Menlu Ungkap Sumber Biaya untuk Kirim 8.000 Pasukan ISF dari Indonesia ke Gaza
Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono menyampaikan keterangan pers terkait ISF di Washington DC, AS, Jumat (20/2/2026) waktu setempat. (Dok. Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden)
13:22
21 Februari 2026

Menlu Ungkap Sumber Biaya untuk Kirim 8.000 Pasukan ISF dari Indonesia ke Gaza

- Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono mengungkapkan sumber biaya yang akan digunakan untuk pengiriman 8.000 prajurit Indonesia ke Gaza untuk bergabung dalam Pasukan Stabilisasi Internasional atau International Stabilization Force (ISF).

Menurutnya, biaya pengiriman pasukan akan menggunakan biaya kontribusi dan sudah menjadi komitmen berbagai negara.

"Jadi nanti masalah keuangan sejauh ini itu seperti kemarin di Board of Peace itu juga ada beberapa yang komitmen untuk kontribusi baik private maupun negara, itu juga akan digunakan untuk menopang semua operasional," kata Sugiono dalam keterangannya di Washington DC, AS, dikutip dari tayangan YouTube Sekretariat Presiden, Sabtu (21/2/2025).

Diketahui, sejumlah negara sudah menyampaikan sumbangan lain di luar kontribusi keanggotaan sebesar 1 miliar dollar AS.

Baca juga: Menlu Ungkap Indonesia Tak Setor Dana Apa Pun ke BoP, Kontribusinya Lewat Pasukan Perdamaian

Sembilan negara tersebut, yaitu Kazakhstan, Azerbaijan, Uni Emirat Arab, Maroko, Bahrain, Qatar, Arab Saudi, Uzbekistan, dan Kuwait.

Mereka telah menyatakan komitmen kontribusi dengan total mencapai 7 miliar dollar AS.

Kendati demikian ia tidak memungkiri, Indonesia juga akan mengeluarkan sejumlah biaya untuk pengiriman pasukan itu.

"Tapi kita juga sebagai pengirim pasukan ya pasti mengeluarkan biaya," jelas Sugiono.

Sebelumnya diberitakan, pemerintah Indonesia siap mengirim pasukan TNI untuk perdamaian di Gaza, menyusul bergabungnya Indonesia menjadi Pasukan Stabilisasi Internasional.

Adapun kepastian ini disampaikan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto saat menghadiri KTT Dewan Perdamaian (Board of Peace/BoP) bersama Presiden AS Donald Trump dan sejumlah pemimpin negara lain di Washington DC, AS, pekan ini.

Kepala negara bahkan berkomitmen, jumlah yang dikirim bisa lebih dari 8.000 orang tergantung dengan kebutuhan.

Baca juga: Menlu Sebut Rencana BoP Kirim Pasukan Perdamaian Direstui Palestina

"Pencapaian gencatan senjata itu nyata, kami memuji hal ini. Dan oleh karena itu, kami menegaskan kembali komitmen kami untuk menyumbangkan sejumlah besar pasukan, hingga 8.000 atau lebih jika diperlukan," kata Prabowo dalam KTT BoP, Kamis (19/2/2026) waktu setempat.

Selepas acara, mantan Menteri Pertahanan ini menyatakan, pengiriman pasukan akan terlaksana dalam waktu dekat.

Menurutnya, pengiriman kelompok awal untuk misi perdamaian Gaza itu kemungkinan berlangsung dalam dua bulan ke depan.

"Mungkin, ya kelompok-kelompok advance, mungkin tidak lama lah, mungkin 1-2 bulan ini," ungkap Prabowo.

Tag:  #menlu #ungkap #sumber #biaya #untuk #kirim #8000 #pasukan #dari #indonesia #gaza

KOMENTAR