USS Gerald R Ford, Kapal Induk AS Paling Canggih yang Menuju Timur Tengah
Kapal perang Amerika Serikat USS Gerald R Ford, yang merupakan kapal induk terbesar di dunia, saat melintasi Laut Utara dalam latihan NATO Neptune Strike 2025 pada 24 September.(AFP/JONATHAN KLEIN)
13:36
17 Februari 2026

USS Gerald R Ford, Kapal Induk AS Paling Canggih yang Menuju Timur Tengah

- Kapal induk bertenaga nuklir terbesar di dunia milik Amerika Serikat, USS Gerald R Ford, dilaporkan tengah bergerak menuju kawasan Timur Tengah. 

Kehadirannya diprediksi akan mempertebal kekuatan militer AS di wilayah tersebut di tengah eskalasi ketegangan dengan Iran.

Momentum pengerahan ini bertepatan dengan pelaksanaan negosiasi nuklir antara utusan Iran dan AS yang berlangsung di Jenewa, Swiss, pada Selasa (17/2/2026).

Berdasarkan laporan The New York Times, USS Gerald R Ford beserta gugus tempur pengawalnya telah menerima instruksi resmi mengenai perubahan rute tujuan tersebut. 

Lantas, seperti apa kekuatan kapal induk USS Gerald R Ford?

Baca juga: Lokasi Pasti USS Abraham Lincoln Terungkap, Berjarak 700 Km dari Iran

Kecanggihan USS Gerald R Ford

Sebagai kapal utama dari kelas terbaru di Angkatan Laut AS, USS Gerald R Ford memegang predikat sebagai salah satu kapal induk paling mutakhir di dunia. 

Melansir Times of India, ini merupakan desain kapal induk baru pertama yang diperkenalkan AS dalam lebih dari empat dekade.

Sejak diresmikan pada Juli 2017, kapal ini membawa berbagai lompatan teknologi yang bertujuan meningkatkan efisiensi operasional dibandingkan pendahulunya, kelas Nimitz.

Kapal tersebut menggabungkan beberapa peningkatan teknologi utama dibandingkan kapal kelas Nimitz yang lebih tua.

Baca juga: Bersiap Perang, Garda Revolusi Iran Mulai Latihan di Selat Hormuz

Salah satu keunggulan kapal ini adalah Sistem Peluncuran Pesawat Elektronik (EMALS) yang menggantikan sistem uap tradisional, memungkinkan peluncuran pesawat dengan tingkat efisiensi dan keamanan lebih tinggi.

Dengan panjang sekitar 337 meter atau tiga kali lapangan sepak bola, kapal induk bertenaga nuklir ini memiliki bobot sekitar 100.000 ton saat terisi penuh.

Sebagai kapal induk, USS Gerald R Ford berfungsi sebagai lapangan terbang bergerak di laut. 

Kapal ini dapat membawa lebih dari 60-75 pesawat, termasuk pesawat tempur seperti F-35C, F/A-18 Super Hornet, dan platform pengawasan. 

Pesawat-pesawat ini memberi AS proyeksi kekuatan udara dari perairan internasional, memungkinkan respons cepat terhadap krisis.

Baca juga: Bukan untuk Serang Iran, Ini Alasan AS Kerahkan Armada Militer Besar ke Timur Tengah

Bertenaga nuklir

Angkatan Laut Amerika Serikat (AS) melakukan tes kejut terhadap kapal induk USS Gerald R Ford, di lepas pantai timur AS pada Jumat (18/6/2021).SEAMAN RILEY MCDOWELL/US NAVY Angkatan Laut Amerika Serikat (AS) melakukan tes kejut terhadap kapal induk USS Gerald R Ford, di lepas pantai timur AS pada Jumat (18/6/2021).

Penamaan CVN-78 mengidentifikasi USS Gerald R Ford sebagai jenis kapal perang tertentu di Angkatan Laut AS, dikutip dari Wion. 

Dalam klasifikasi lambung kapal angkatan laut, 'CV' menunjukkan kapal induk, 'N' menandakan propulsi nuklir, dan 78 adalah nomor urut yang diberikan kepada kapal induk khusus ini.

Singkatnya, CVN-78 berarti kapal ini adalah kapal induk bertenaga nuklir dan merupakan kapal ke-78 yang ditugaskan oleh Angkatan Laut AS, sebuah sistem yang digunakan untuk mengkategorikan kapal yang sedang beroperasi.

Dua reaktor A1B memungkinkan kapal beroperasi selama bertahun-tahun tanpa pengisian bahan bakar, menawarkan jangkauan dan daya tahan yang lebih luas yang merupakan ciri khas kapal induk nuklir AS. 

Reaktor-reaktor ini memungkinkan Ford untuk mempertahankan operasi berkecepatan tinggi jauh dari pelabuhan asalnya.

Baca juga: Skenario Perang Dimatangkan, Militer AS Bersiap Serang Iran Berminggu-minggu

Berperan dalam operasi di Karibia

Kapal induk USS Gerald R Ford ditempatkan di Laut Karibia pada akhir 2025 sebagai bagian dari peningkatan kekuatan angkatan laut AS.

Hal ini dilakukan di bawah Operasi Southern Spear yang bertujuan untuk melawan perdagangan narkotika dan ketidakstabilan regional di dekat Venezuela.

Kehadirannya bertepatan dengan penangkapan Presiden Nicolas Maduro di Caracas oleh pasukan AS, yang didukung oleh pesawat dari sayap udara kapal induk tersebut sebelum dialihkan ke Timur Tengah.

Kapal induk ini diprediksi bakal tiba di Timur Tengah dalam tiga pekan ke depan.

Tag:  #gerald #ford #kapal #induk #paling #canggih #yang #menuju #timur #tengah

KOMENTAR