Tren Baru Imlek di China, Boneka Salah Jahit dan Penjahat Harry Potter
Poster besar bergambar karakter jahat di film Harry Potter, Draco Malfoy, dipajang di salah satu mal di Shangqiu, Provinsi Henan, China, 5 Februari 2026. Malfoy menjadi salah satu tren baru di Imlek kali ini, bersama boneka kuda sedih.(STR/AFP)
14:48
17 Februari 2026

Tren Baru Imlek di China, Boneka Salah Jahit dan Penjahat Harry Potter

- Perayaan Tahun Baru Imlek yang dimulai pada 17 Februari 2026 kali ini diwarnai sejumlah tren tak biasa, mencuri perhatian publik di China.

Boneka kuda bermuka murung, kue keranjang yang “diadopsi” seperti hewan peliharaan, hingga sosok orang jahat Draco Malfoy dari film Harry Potter mendadak viral, menghiasi suasana liburan untuk menyambut Tahun Kuda.

Fenomena ini memadukan unsur tradisi China dengan kecemasan generasi muda yang menghadapi tekanan dunia kerja di tengah kondisi ekonomi lesu.

Baca juga: Bos Punya Shio Naga, Perusahaan Ini Tak Menerima Kandidat Karyawan Bershio Anjing

Dikutip dari kantor berita AFP, berikut adalah penjelasan tren-tren baru di Imlek kali ini.

1. Draco Malfoy

Karakter antagonis di sekolah dalam film Harry Potter ini muncul sebagai maskot Imlek yang tak terduga.

Wajah aktor Inggris Tom Felton, pemeran Malfoy dalam serial film yang berakhir 15 tahun lalu, terpampang di berbagai poster, magnet kulkas, hingga spanduk pusat perbelanjaan di "Negeri Panda".

Waralaba film tersebut memang sangat populer di China. Beijing bahkan memiliki atraksi bertema Harry Potter berskala besar di resor Universal Studios.

Demam Draco kali ini berkaitan dengan transliterasi nama keluarganya dalam bahasa Mandarin, yaitu “Ma Er Fu”.

Nama tersebut memuat karakter Tionghoa untuk “kuda” dan “keberuntungan”, dua makna yang dianggap membawa pertanda baik di Tahun Kuda.

Tom Felton yang kini berusia 38 tahun ikut meramaikan tren tersebut.

Ia me-repost video dekorasi Imlek yang menampilkan gambarnya melalui akun Instagram pribadinya.

Baca juga: Ogah Uang Angpau Amblas di Tangan Orangtua, Bocah 10 Tahun Pilih Borong Emas

2. Boneka kuda sedih

Crying horse atau boneka kuda cemberut dipajang menjelang Tahun Baru Imlek di China, bertepatan dengan Tahun Kuda 2026.REUTERS/NICOCO CHAN Crying horse atau boneka kuda cemberut dipajang menjelang Tahun Baru Imlek di China, bertepatan dengan Tahun Kuda 2026.Tren lain bermula dari kesalahan produksi di pabrik pembuat boneka “Tahun Kuda”.

Seorang karyawan tanpa sengaja menjahit mulut boneka anak kuda secara terbalik, sehingga ekspresi yang semula ceria berubah menjadi cemberut muram.

Boneka itu kemudian dijuluki “kuda menangis” oleh warganet.

Ekspresi murung tersebut justru dianggap merepresentasikan kondisi emosional banyak pekerja muda di China, yang menghadapi pasar kerja sangat kompetitif dan perlambatan ekonomi.

Tagar terkait “kuda menangis” meraih lebih dari 100 juta views di platform media sosial Weibo.

Stasiun televisi pemerintah CCTV melaporkan, hampir 20.000 kue ketan dikirim setiap hari pada puncak popularitas tren tersebut. Pesanan pun menumpuk hingga Maret.

“Dengan wajah penuh kekesalan dan ketidakberdayaan, kue ini benar-benar terlihat seperti karyawan yang membujuk dirinya sendiri untuk bekerja,” tulis seorang warganet Weibo.

Sebagian konsumen bahkan membeli versi boneka tersenyum dan cemberut sekaligus, sebagai simbol suka dan duka yang mungkin hadir sepanjang tahun.

Baca juga: Tak Sengaja Salah Jahit, Boneka Kuda Cemberut Malah Laris Manis

3. "Adopsi" kue keranjang

Kue keranjang karya jemaat Vihara Jagatnata Maitreya Kabupaten Jember.KOMPAS.com/Mega Silvia Kue keranjang karya jemaat Vihara Jagatnata Maitreya Kabupaten Jember.Selain boneka kuda, tren lain yang tak kalah unik adalah “mengadopsi” kue keranjang.

Sticky rice cake atau kue keranjang dalam istilah Indonesia, merupakan hidangan populer saat Tahun Baru Imlek di wilayah timur dan selatan China.

Proses persiapannya mengharuskan kue direndam dalam air yang perlu diganti berkala.

Unggahan di media sosial memperlihatkan warganet yang memperlakukan kue keranjang layaknya hewan peliharaan.

Mereka mengeluh harus “mengasuh” kue tersebut di rumah dan menyebutnya seperti peliharaan baru.

Seorang netizen di RedNote, media sosial mirip Instagram, meraih lebih dari 23.000 tanda suka setelah mengunggah foto sekantong kue keranjang yang tertinggal di kereta.

“Siapa yang kehilangan hewan peliharaannya?” tulisnya dalam keterangan foto.

Kue keranjang menambah daftar benda mati yang secara bercanda diadopsi anak muda China dalam beberapa tahun terakhir, mulai dari biji mangga, batu, hingga anjing kardus.

Baca juga: Alasan Generasi Muda di China Enggan Rayakan Imlek

4. Hari rambut bersih

Di tengah berbagai tren tersebut, warganet juga menyerukan “hari keramas nasional” pada malam sebelum Imlek.

Tradisi China umumnya menganjurkan orang tidak keramas saat Imlek, bahkan beberapa hari setelahnya.

Larangan itu diyakini dapat mencegah hilangnya keberuntungan dan kekayaan di tahun yang akan datang.

Tagar “keramas massal pada tanggal 16” pun ramai di media sosial.

Pengguna internet pun bercanda bahwa salon-salon sudah penuh dipesan menjelang hari terakhir tahun lunar.

Baca juga: Sejarah Shio, Saat Para Hewan Berlomba Menuju Gerbang Surga

Tag:  #tren #baru #imlek #china #boneka #salah #jahit #penjahat #harry #potter

KOMENTAR