6.186 Tahanan Dapat Amnesti dari Militer Myanmar, Aung San Suu Kyi Tak Termasuk
Myanmar's leader Aung San Suu Kyi addresses judges of the International Court of Justice for the second day of three days of hearings in The Hague, Netherlands, Wednesday, Dec. 11, 2019. Aung San Suu Kyi will represent Myanmar in a case filed by Gambia at the ICJ, the United Nations' highest court, accusing Myanmar of genocide in its campaign against the Rohingya Muslim minority. (AP Photo/Peter Dejong)
21:33
4 Januari 2026

6.186 Tahanan Dapat Amnesti dari Militer Myanmar, Aung San Suu Kyi Tak Termasuk

- Militer Myanmar yang berkuasa telah memberikan amnesti kepada 6.186 tahanan, termasuk 52 warga negara asing, dalam rangka memperingati HUT kemerdekaan Myanmar ke-78 dari kekuasaan Inggris. Menurut laporan media setempat, diantara tahanan yang akan dibebaskan yakni mantan Menteri Informasi yang ditahan karena mengkritik pemerintah militer.

Pemimpin demokrasi Myanmar, Aung San Suu Kyi, yang digulingkan dan dipenjara pascakudeta militer pada 2021 diyakini tidak termasuk diantara mereka yang mendapat amnesti.

Myanmar saat ini sedang dalam proses pemilihan umum multitahap yang dimulai pada 28 Desember, menjadi pemilu pertama sejak kudeta yang menggulingkan dan memenjarakan Suu Kyi. Namun demikian, partai-partai pro-demokrasi utama, termasuk partai Suu Kyi, dikecualikan.

Komunitas internasional secara luas mengkritik pemilihan tersebut sebagai upaya militer untuk melegitimasi kekuasaan mereka sekaligus memperketat cengkeramannya pada kekuasaan.

Menurut komisi pemilihan umum (KPU) yang ditunjuk militer, Partai Persatuan Solidaritas dan Pembangunan yang didukung militer unggul pada tahap awal pemilu yang digelar pekan lalu. Pemilu Myanmar dilakukan dalam tiga fase hingga 25 Januari, dengan hasil akhir diperkirakan akan diumumkan pada akhir bulan ini.

Sumber: Kyodo-OANA

Editor: Estu Suryowati

Tag:  #6186 #tahanan #dapat #amnesti #dari #militer #myanmar #aung #termasuk

KOMENTAR