Cara Skrining BPJS Kesehatan 2026, Bisa Deteksi Risiko Penyakit Lebih Dini
Puluhan juta peserta BPJS Kesehatan teridentifikasi berisiko mengalami penyakit kronis dan berbahaya sepanjang 2025.
Risiko tersebut terdeteksi melalui Skrining Riwayat Kesehatan, meski banyak peserta belum merasakan keluhan berarti.
Data ini menunjukkan ancaman penyakit serius bisa muncul tanpa tanda awal yang jelas.
Puluhan juta peserta masuk kelompok risiko
BPJS Kesehatan menekankan skrining menjadi langkah awal untuk mencegah kondisi berkembang lebih berat.
Berdasarkan unggahan akun X resmi BPJS Kesehatan RI @BPJSKesehatanRI pada Selasa (20/1/2026), sepanjang 2025 tercatat 79.575.586 peserta telah mengikuti Skrining Riwayat Kesehatan.
Dari jumlah tersebut, 34.689.118 peserta teridentifikasi berpotensi mengalami risiko penyakit kronis atau berbahaya.
Skrining kesehatan bisa dilakukan mandiri
Ilustrasi BPJS Kesehatan. BPJS Kesehatan mengungkap jutaan peserta berisiko penyakit kronis tanpa gejala awal, membuat skrining kesehatan dinilai tak bisa lagi ditunda.
BPJS Kesehatan menjelaskan bahwa skrining riwayat kesehatan merupakan layanan preventif bagi peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
Skrining ini bertujuan membantu peserta mengenali potensi risiko penyakit berdasarkan kondisi dan kebiasaan sehari-hari.
Melalui skrining, peserta dapat memperoleh gambaran awal terkait kondisi kesehatannya dan langkah lanjutan yang perlu dilakukan sesuai hasil yang diperoleh.
Cara melakukan skrining riwayat kesehatan BPJS Kesehatan
BPJS Kesehatan menyebut skrining riwayat kesehatan dapat dilakukan kapan saja dan tidak harus datang langsung ke fasilitas kesehatan.
Peserta JKN dapat memilih salah satu kanal resmi berikut.
-
Aplikasi Mobile JKN
Peserta dapat melakukan skrining secara mandiri melalui aplikasi Mobile JKN.
Di aplikasi ini, peserta diminta menjawab sejumlah pertanyaan terkait kondisi kesehatan, kebiasaan hidup, dan riwayat penyakit.
-
WhatsApp PANDAWA
Skrining juga dapat dilakukan melalui layanan WhatsApp PANDAWA di nomor 0811-8165-165.
Peserta akan dipandu mengikuti tahapan skrining secara digital tanpa perlu mengunduh aplikasi tambahan.
-
Website resmi BPJS Kesehatan
Peserta dapat mengakses skrining melalui laman www.bpjs-kesehatan.go.id.
Proses dilakukan dengan mengikuti petunjuk dan mengisi pertanyaan yang tersedia di situs resmi tersebut.
-
Datang ke FKTP terdaftar
Bagi peserta yang ingin melakukan skrining secara langsung, layanan ini juga tersedia di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP).
Petugas kesehatan akan membantu proses skrining sesuai ketentuan BPJS Kesehatan.
Upaya pencegahan lebih dini
BPJS Kesehatan menekankan bahwa skrining merupakan bagian dari upaya pencegahan penyakit.
Deteksi dini dinilai penting agar peserta dapat mengambil langkah lanjutan lebih cepat sesuai hasil skrining.
Melalui pemanfaatan layanan skrining riwayat kesehatan, BPJS Kesehatan berharap peserta JKN semakin sadar akan pentingnya menjaga kesehatan sejak dini, bukan hanya saat sakit.
Tag: #cara #skrining #bpjs #kesehatan #2026 #bisa #deteksi #risiko #penyakit #lebih #dini