Minum Kopi Saat Sahur: Bikin Puasa Lebih Bertenaga atau Justru Cepat Haus? Ini Penjelasan Medisnya
Puasa Ramadan bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi juga menjaga tubuh tetap bugar agar aktivitas harian tetap berjalan optimal.
Salah satu kebiasaan yang sering dipertanyakan adalah minum kopi saat sahur, karena banyak orang merasa kopi bisa membantu menjaga energi sepanjang hari.
Kopi memang identik dengan semangat dan fokus, sehingga tak sedikit yang menjadikannya “senjata andalan” sebelum berpuasa.
Namun, benarkah kafein mampu menjaga stamina hingga waktu berbuka, atau justru menimbulkan masalah baru bagi tubuh?
Dilansir dari laman YouTube Tirta PengPengPeng, dr. Tirta menjelaskan bahwa konsumsi kafein saat sahur perlu dipahami dengan benar.
Kopi memang memberikan efek segar dalam waktu singkat, tetapi jika tidak dikonsumsi dengan bijak, justru berpotensi membuat tubuh lebih cepat merasa haus dan lemas saat puasa.
Kafein Saat Sahur: Penambah Energi atau Pemicu Dehidrasi?
Kafein bekerja sebagai stimulan yang merangsang sistem saraf pusat dan meningkatkan kewaspadaan.
Inilah alasan mengapa setelah minum kopi, tubuh terasa lebih segar dan fokus meningkat. Namun, efek ini bersifat sementara dan tidak bertahan lama.
Menurut dr. Tirta, kafein juga memiliki efek diuretik ringan, yaitu meningkatkan frekuensi buang air kecil.
Jika diminum saat sahur tanpa diimbangi asupan cairan yang cukup, tubuh berisiko kehilangan lebih banyak cairan, sehingga rasa haus bisa muncul lebih cepat saat berpuasa.
Hal penting lainnya, efek stimulan kopi rata-rata hanya bertahan sekitar dua hingga tiga jam.
Setelah itu, tubuh tetap membutuhkan energi dari sumber nutrisi lain, bukan dari kafein semata.
Karena itu, mengandalkan kopi sebagai sumber energi utama saat sahur bukanlah pilihan yang ideal.
Sebagai solusi, dr. Tirta menyarankan agar konsumsi kopi digeser ke waktu setelah berbuka puasa atau setelah salat Tarawih.
Dengan cara ini, manfaat kafein tetap bisa dirasakan tanpa mengganggu keseimbangan cairan tubuh selama puasa. Jika tetap ingin minum kopi saat sahur, sebaiknya pilih kopi dengan kadar kafein ringan dan tanpa tambahan gula berlebihan.
Pola Sahur yang Tepat Agar Energi Tahan Lama
Selain soal kopi, kualitas sahur memiliki peran jauh lebih besar dalam menjaga stamina selama puasa. Berikut beberapa prinsip sahur yang dianjurkan agar tubuh tetap bertenaga hingga berbuka:
1. Utamakan Karbohidrat Kompleks
Karbohidrat kompleks seperti nasi merah, oatmeal, dan roti gandum dicerna lebih lambat sehingga energi dilepaskan secara bertahap. Hal ini membantu tubuh tetap kenyang dan tidak cepat lemas.
2. Cukupi Asupan Protein
Protein dari telur, ikan, ayam, atau kacang-kacangan membantu menjaga massa otot dan memberikan energi yang lebih stabil sepanjang hari.
3. Tambahkan Lemak Sehat Secukupnya
Lemak sehat dari alpukat, kacang-kacangan, dan minyak zaitun dapat menjadi cadangan energi yang baik tanpa membebani pencernaan.
4. Batasi Gorengan dan Lemak Jenuh
Makanan berlemak tinggi cenderung membuat tubuh cepat lelah dan mengganggu metabolisme, sehingga sebaiknya dihindari saat sahur.
5. Pastikan Asupan Air Putih Cukup
Air putih tetap menjadi kunci utama agar tubuh terhidrasi dengan baik dan terhindar dari dehidrasi selama puasa.
Minum kopi saat sahur sebenarnya tidak dilarang, tetapi bukan solusi utama untuk menjaga energi sepanjang hari. Kafein hanya memberikan dorongan sementara dan berpotensi meningkatkan rasa haus jika tidak diimbangi cairan yang cukup.
Pilihan terbaik adalah mengatur waktu minum kopi setelah berbuka atau Tarawih, serta fokus pada sahur dengan gizi seimbang. Dengan pola makan yang tepat, puasa tidak hanya menjadi ibadah yang bernilai pahala, tetapi juga sarana menjaga kesehatan tubuh secara optimal.
Tag: #minum #kopi #saat #sahur #bikin #puasa #lebih #bertenaga #atau #justru #cepat #haus #penjelasan #medisnya