Manfaat Mengasuh Cucu bagi Kesehatan Otak Kakek dan Nenek
– Mengasuh dan bermain bersama cucu ternyata berpotensi memberi manfaat bagi kesehatan otak kakek dan nenek.
Sebuah studi terbaru menemukan bahwa kakek-nenek yang terlibat dalam pengasuhan cucu memiliki fungsi kognitif yang lebih baik dibandingkan mereka yang tidak terlibat sama sekali.
“Yang paling menonjol bagi kami adalah bahwa keterlibatan kakek-nenek dalam mengasuh cucu ternyata lebih berpengaruh terhadap fungsi kognitif dibandingkan seberapa sering mereka mengasuh atau aktivitas apa yang dilakukan bersama cucu,” ujar penulis utama studi, Flavia Chereches, melansir dari HuffPost, Selasa (3/1/2026).
Baca juga: Berhenti Multitasking Selama Sebulan, Ini Perubahan yang Terjadi di Otak
Pengasuhan cucu dan fungsi kognitif
Penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Psychology and Aging ini dilakukan oleh tim peneliti dari Tilburg University.
Peneliti menganalisis data 2.887 kakek-nenek berusia di atas 50 tahun dengan rata-rata usia 67 tahun. Para peserta diminta melaporkan keterlibatan mereka dalam pengasuhan cucu selama satu tahun terakhir.
Aktivitas pengasuhan yang dimaksud meliputi membantu mengerjakan pekerjaan rumah, merawat cucu saat sakit, memasak, bermain, mengantar ke sekolah, hingga menjaga cucu menginap.
Selain itu, para peserta juga menjalani serangkaian tes kognitif yang mengukur kemampuan memori dan bahasa. Tes tersebut dilakukan sebanyak tiga kali dalam periode 2016 hingga 2022.
Hasilnya menunjukkan bahwa kakek-nenek yang terlibat dalam pengasuhan mencatat skor memori dan kemampuan verbal yang lebih tinggi dibandingkan mereka yang tidak terlibat.
Baca juga: 10 Kebiasaan Pagi yang Berdampak Baik untuk Kesehatan Otak
Dampak lebih terasa pada nenek
Penelitian ini juga menemukan bahwa manfaat pengasuhan terhadap kesehatan otak tampak lebih jelas pada nenek.
Penurunan fungsi kognitif berlangsung lebih lambat pada perempuan yang aktif mengasuh cucu dibandingkan nenek yang tidak terlibat dalam pengasuhan.
Menariknya, frekuensi dan jenis aktivitas pengasuhan tidak menjadi faktor penentu utama.
“Manfaat ini tidak bergantung pada seberapa sering pengasuhan dilakukan atau aktivitas spesifik apa yang dikerjakan, melainkan pada keterlibatan dalam peran pengasuhan itu sendiri,” kata Chereches.
Baca juga: Bukan Hanya Menurunkan Berat Badan, Intermittent Fasting Juga Pengaruhi Otak dan Usus
Belajar dan bersosialisasi jaga kesehatan otak
Para ahli menilai, ada beberapa alasan mengapa mengasuh cucu dapat berdampak positif pada kesehatan otak.
Pengasuhan menuntut kakek-nenek untuk terus belajar dan beradaptasi dengan situasi baru, mulai dari membantu pelajaran sekolah hingga memahami dunia sosial cucu mereka.
“Setiap kali kita mempelajari hal-hal baru, kita tahu bahwa kita membentuk koneksi baru antara sel-sel otak,” jelas dr. Zaldy Tan, Direktur Pusat Jona Goldrich untuk Alzheimer dan Gangguan Memori.
Menurut Tan, aktivitas ini mendorong otak untuk membentuk koneksi baru antarsel saraf, yang penting untuk menjaga plastisitas otak seiring bertambahnya usia. Plastisitas sendiri merupakan kemampuan pikiran dan otak untuk beradaptasi dengan perubahan.
Selain itu, mengasuh cucu juga meningkatkan interaksi sosial. Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa keterlibatan sosial berperan penting dalam menjaga fungsi kognitif, sementara isolasi sosial dan kesepian justru dikaitkan dengan peningkatan risiko penurunan kognitif dan demensia.
Baca juga: 6 Jenis Diet untuk Otak yang Lebih Sehat
Tetap ada keterbatasan penelitian
Meski hasilnya menjanjikan, peneliti mengakui adanya sejumlah keterbatasan. Salah satunya, kebiasaan hidup peserta di usia paruh baya tidak tercatat, padahal faktor tersebut dapat memengaruhi kemampuan kognitif di usia lanjut.
Selain itu, data pengasuhan diperoleh dari laporan mandiri peserta sehingga tetap ada potensi bias atau ketidakakuratan ingatan.
Peran sederhana dengan manfaat jangka panjang
Meski demikian, temuan ini memperkuat pentingnya gaya hidup aktif untuk menjaga kesehatan otak.
Bersama dengan olahraga teratur, tidur cukup, pola makan seimbang, dan pengelolaan stres, keterlibatan dalam pengasuhan cucu dapat menjadi salah satu cara sederhana untuk membantu menjaga fungsi kognitif di usia lanjut.
Dengan kata lain, meluangkan waktu bersama cucu bukan hanya mempererat hubungan keluarga, tetapi juga berpotensi menjadi investasi bagi kesehatan otak kakek dan nenek di masa depan.
Baca juga: Merasa Kesepian di Keramaian? Ini Tanda Perlu Bantuan Profesional
Tag: #manfaat #mengasuh #cucu #bagi #kesehatan #otak #kakek #nenek