Lion Parcel Siapkan “Senjata Rahasia” untuk Kejar Pertumbuhan 2026
- Lion Parcel menyiapkan sejumlah strategi baru untuk menjaga pertumbuhan kinerja dua digit pada semester pertama 2026.
Salah satu langkah utama berupa peluncuran inovasi layanan baru yang disebut manajemen sebagai “senjata rahasia”. Layanan tersebut dijadwalkan meluncur pada kuartal II-2026.
Chief Marketing Officer Lion Parcel Kenny Kwanto menyampaikan optimisme tersebut sejalan dengan capaian tahun sebelumnya. Pada semester pertama 2025, Lion Parcel mencatat pertumbuhan sekitar 40 persen.
“Di 2026 ini ada dua hal yang kami antisipasi. Ekonomi memang masih belum begitu oke. Mau tidak mau, growth Lion Parcel harus datang dari mengambil porsi pasar logistik lain. Harus,” ujar Kenny di Jakarta, Selasa (3/2/2026).
“Jadi, kami ada beberapa hal yang akan kami lakukan di Q2, tapi rahasia, nanti bocor,” sambungnya.
Baca juga: Lion Parcel Bidik Pertumbuhan 2 Digit pada Semester I 2026, Andalkan Peak Season dan Ramadhan
Kenny menjelaskan, Lion Parcel telah melakukan riset mendalam untuk memetakan kebutuhan pelanggan sebelum meluncurkan inovasi tersebut. Riset dilakukan untuk memastikan layanan baru relevan dengan kebutuhan pasar.
Peluncuran awal dijadwalkan berlangsung pada 1 April 2026. Tahap awal difokuskan untuk membaca respons pasar sebelum ekspansi promosi dilakukan secara luas.
“Kami sudah lakukan research ke pelanggan, melihat kebutuhan logistik itu seperti apa. Nanti kita coba launching dulu, lihat respons satu-dua minggu dari teman-teman seller. Setelah itu baru kita gas dengan iklan. Semua sedang kami persiapkan,” kata Kenny.
Chief Marketing Officer Lion Parcel Kenny Kwanto dan Chief Experience Officer (CXO) Lion Parcel Budi Santoso
Meski belum mengungkap detail inovasi yang dimaksud, Kenny menegaskan langkah ini dirancang untuk memperkuat posisi Lion Parcel di tengah persaingan industri logistik.
“Di kuartal II nanti kami punya senjata baru. Ini sudah kami diskusikan sejak Januari 2026. Detailnya masih rahasia, nanti bocor,” ujarnya.
Dari sisi pengalaman pelanggan, Chief Experience Officer Lion Parcel Budi Santoso menegaskan perusahaan tidak memilih bersaing hanya lewat harga.
Budi menilai diferensiasi Lion Parcel terletak pada kualitas layanan dan keandalan pengiriman, bukan tarif termurah.
“Pemain logistik itu banyak. Ada yang price sensitive, ada juga yang tidak, tergantung segmennya. Posisi Lion Parcel saat ini bukan fokus ke harga termurah, tapi harga yang kompetitif dengan fokus utama ke quality,” jelas Budi.
Baca juga: Pintu Rilis Fitur Price Protection untuk Perdagangan Derivatif Kripto
Seluruh kampanye perusahaan diarahkan untuk memperkuat kualitas layanan, terutama reliabilitas pengiriman. Strategi ini diharapkan memperkuat retensi pelanggan di tengah persaingan ketat.
“Kami ingin retensi pelanggan lebih bagus. Di era media sosial, komplain itu cepat sekali menyebar. Jadi kepuasan pelanggan harus benar-benar dijaga. Kami ingin customer satisfaction di logistik bisa bersaing dengan industri lain, meskipun standarnya memang berbeda,” kata Budi.
Menanggapi hal tersebut, Kenny menekankan fokus pada kualitas lahir dari berbagai riset internal. Lion Parcel rutin melakukan riset kuantitatif serta diskusi kelompok terarah atau focus group discussion.
“Kami sering sekali melakukan riset. Ketika bertemu business owner, mereka itu bukan baru pertama kali pakai logistik. Mereka sudah coba macam-macam. Dan ujung-ujungnya, mereka selalu kembali ke soal quality,” ujarnya.
Kenny menambahkan, keterlambatan pengiriman berdampak langsung pada reputasi penjual. Risiko tersebut membuat pelaku usaha menaruh perhatian besar pada kualitas layanan logistik.
“Kalau barang telat, yang disalahkan pembeli itu brand si penjual, bukan logistiknya. Itu sebabnya business owner sangat concern soal kualitas,” katanya.
Meski demikian, Kenny mengakui karakter pasar logistik sangat beragam. Sebagian pelanggan menempatkan kualitas sebagai prioritas utama, sementara segmen lain lebih sensitif terhadap harga.
“Di dunia logistik itu segmennya banyak. Ada yang benar-benar butuh quality, ada juga yang fokus ke harga murah,” tegas Kenny.
Tag: #lion #parcel #siapkan #senjata #rahasia #untuk #kejar #pertumbuhan #2026