Antisipasi Lonjakan Pengiriman Paket Jelang Ramadhan, Lion Parcel Fokus Ini
Chief Marketing Officer Lion Parcel Kenny Kwanto dan Chief Experience Officer (CXO) Lion Parcel Budi Santoso(KOMPAS.com/KIKI SAFITRI)
16:44
3 Februari 2026

Antisipasi Lonjakan Pengiriman Paket Jelang Ramadhan, Lion Parcel Fokus Ini

- Perusahaan jasa logistik Lion Parcel mulai menyiapkan langkah strategis untuk menghadapi potensi lonjakan volume pengiriman paket menjelang dan selama bulan Ramadhan.

Chief Experience Officer (CXO) Lion Parcel Budi Santoso mengatakan, berdasarkan evaluasi kinerja tahun lalu, perusahaan tidak menemui kendala signifikan pada aspek fasilitas maupun infrastruktur utama.

Namun, tantangan terbesar justru berada pada segmen last mile delivery, terutama saat volume pengiriman meningkat tajam.

Baca juga: Bongkar Muat di Pelabuhan Melambat, Biaya Logistik Terancam Naik

“Kendala tahun lalu itu sebenarnya bukan di fasilitas. Yang paling terasa ketika volume naik adalah di last mile. Makanya kami fokus di pengiriman tahap akhir ke pelanggan,” ujar Budi di Jakarta, Selasa (2/2/2026).

Ia menjelaskan, karakteristik lonjakan pengiriman pada periode Ramadhan dan Lebaran memiliki tantangan tersendiri dibandingkan peak season lainnya.

Selama masa mudik, keterbatasan sumber daya manusia di lapangan dapat berdampak pada kecepatan distribusi paket.

“Kalau Lebaran itu unik. Banyak orang mudik, jadi kecepatan pengiriman di bulan Ramadhan, khususnya menjelang dan saat Lebaran, itu sangat krusial,” jelasnya.

Untuk mengantisipasi kondisi tersebut, Lion Parcel memprioritaskan penambahan kapasitas armada pengiriman last mile, terutama melalui penambahan jumlah kurir.

Menurut Budi, upaya ini lebih menantang dibandingkan menambah armada truk di jalur distribusi utama.

“Menambah truk mungkin lebih cepat, tapi menambah kurir itu jauh lebih menantang. Karena itu fokus kami ada di last mile,” katanya.

Budi menyampaikan bahwa penentuan lokasi penambahan kurir dilakukan berdasarkan analisis data historis kinerja pengiriman.

Perusahaan secara rutin melakukan evaluasi untuk mengidentifikasi titik-titik dengan performa yang perlu diperkuat.

“Kami melihat tren historis dari tahun-tahun sebelumnya. Dari situ kami tahu apakah yang kurang itu di first mile, middle mile, atau last mile. Evaluasi ini kami lakukan secara berkala, biasanya setiap kuartal, untuk menentukan penambahan kapasitas,” pungkas Budi.

Menurut Chief Marketing Officer Lion Parcel Kenny Kwanto, momentum Ramadhan menjadi salah satu faktor pendorong utama pertumbuhan volume logistik tahun ini.

Dia mengatakan, momentum Ramadhan mendorong peningkatan transaksi perdagangan, khususnya dari pelaku usaha dan penjual daring, diyakini akan memberikan kontribusi signifikan terhadap kinerja Lion Parcel.

“Di Ramadhan tahun ini kami yakin pertumbuhan akan terlihat jelas. Jadi secara keseluruhan kami masih sangat optimistis terhadap prospek kinerja 2026,” kata Kenny.

Baca juga: Perusahaan Logistik Terbesar di Dunia Bakal PHK 30.000 Karyawan

Tag:  #antisipasi #lonjakan #pengiriman #paket #jelang #ramadhan #lion #parcel #fokus

KOMENTAR