Dada Sesak Saat Baca Broken Strings Aurelie Moeremans, Ini Tanda Harus Berhenti Kata Psikolog
Gejala sesak napas dan jantung berdebar saat membaca buku Broken Strings karya Aurelie Moeremans merupakan sinyal bahaya "emotional overload" yang dikirimkan oleh otak.
Psikolog memperingatkan bahwa memaksakan diri menyelami kisah trauma tersebut berisiko memicu retraumatisasi yang serius.
Segera kenali tanda-tanda kritis dari tubuh yang mewajibkan Anda untuk berhenti membaca sejenak.
Memahami batas kapasitas mental
Kisah Aurelie yang menceritakan pengalaman grooming hingga intimidasi saat usia remaja memang sangat emosional.
Psikolog Rumah Sakit Dr. Oen Solo Baru, Yustinus Joko Dwi Nugroho, S.Psi., M.Psi., menjelaskan bahwa bagi sebagian pembaca, menyelami luka orang lain bisa memicu reaksi tubuh yang hebat seolah ancaman tersebut sedang menimpa diri sendiri.
"Tubuh kita sebenarnya punya sinyal-sinyal yang sangat jelas. Jika ada tanda-tanda yang dikirimkan tubuh, lebih baik berhenti sejenak agar tidak terjadi retraumatisasi," ujar Yustinus kepada Kompas.com, Selasa (13/1/2026).
Sinyal "alarm" tubuh yang wajib diwaspadai
Menurut Yustinus, Anda harus segera menutup buku atau menjauh sejenak jika merasakan tanda-tanda berikut ini:
- Gejala Fisik: Dada terasa sesak atau terhimpit, napas menjadi pendek, kepala mendadak pusing, hingga mual atau tangan gemetar.
- Gejala Emosional: Muncul tangisan hebat yang sulit dikendalikan, kecemasan berlebihan, atau justru merasa hampa dan mati rasa (numb).
- Gejala Pikiran (Kognisi): Pikiran terus terlempar ke pengalaman buruk masa lalu dan Anda mulai kehilangan fokus pada realita saat ini.
Mengapa membaca bisa memicu reaksi fisik?
Tangkapan layar buku Broken Strings Aurelie Moeremans di akun Instagram pribadinya @aurelie. Psikolog ingatkan bahaya sesak napas dan jantung berdebar saat membaca kisah trauma Aurelie Moeremans dalam buku Broken Strings sebagai sinyal kritis untuk segera berhenti.
Fenomena ini terjadi karena manusia memiliki saraf cermin (mirror neuron) yang membuat kita bisa merasakan penderitaan orang lain secara nyata.
Bagi pembaca yang memiliki "irisan" pengalaman serupa dengan Aurelie, otak akan mengaktifkan kembali ingatan lama yang tersimpan di alam bawah sadar.
"Ingatan traumatis itu tidak tersimpan seperti ingatan biasa, tapi bisa dalam bentuk sensasi tubuh. Jadi, tubuh Anda bisa bereaksi duluan sebelum Anda sempat memproses apa yang sedang terjadi," jelas Yustinus.
Langkah yang harus dilakukan
Jika Anda merasa tidak nyaman, Yustinus menyarankan untuk melakukan teknik Grounding 5-4-3-2-1 atau Teknik Napas 4-6 (tarik napas 4 detik, buang 6 detik). Langkah paling penting adalah memvalidasi perasaan Anda sendiri tanpa menghakimi.
"Healing itu bukan tentang seberapa kuat kita menahan sakit, tapi seberapa bijak kita bisa menjaga diri kita sendiri," tutup Yustinus.
Tag: #dada #sesak #saat #baca #broken #strings #aurelie #moeremans #tanda #harus #berhenti #kata #psikolog