Antisipasi Penyebaran Superflu di Indonesia, Begini Cara Mencegahnya
Ilustrasi sakit flu(FREEPIK)
22:54
29 Desember 2025

Antisipasi Penyebaran Superflu di Indonesia, Begini Cara Mencegahnya

Istilah superflu belakangan ramai diperbincangkan seiring meningkatnya kasus influenza di sejumlah negara.

Superflu merujuk pada virus influenza A H3N2, khususnya varian subclade K, yang dikenal memiliki tingkat penularan tinggi.

Anggota Unit Kerja Koordinasi Respirologi Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), Dr. dr. Nastiti Kaswandani, Sp.A(K), menjelaskan bahwa superflu bukanlah virus baru, melainkan bagian dari influenza A yang mudah bermutasi dan cepat menyebar, terutama di wilayah dengan musim dingin.

“Nah masalahnya mungkin salah satu jadi penyebab istilah ‘superflu’ ini karena penularannya cepat, jadi satu orang itu bisa menulari 2-3 orang sekitarnya, diperkirakan varian ini mungkin bisa menulari lebih tapi belum ada penelitiannya,” kata dr. Nastiti dikutip dari Antara, Senin (29/12/2025).

Apa itu superflu?

Menurut dr. Nastiti, superflu merupakan istilah populer untuk menggambarkan peningkatan kasus influenza A H3N2 yang terjadi di sejumlah negara belahan bumi utara.

Varian ini terdeteksi melalui pemeriksaan genome sequencing, serupa dengan metode yang digunakan saat pandemi Covid-19.

Meski demikian, dr. Nastiti menegaskan bahwa secara klinis superflu tidak bisa dibedakan dari influenza A pada umumnya.

Gejalanya meliputi demam tinggi, menggigil, sakit kepala, nyeri tenggorokan, pilek, hingga rasa tidak enak badan.

Ilustrasi flu. Kasus flu meningkat tajam dan ramai disebut ?super flu?, namun dokter menegaskan kondisi ini disebabkan varian yang lebih mudah menular, bukan virus baru.Freepik/benzoix Ilustrasi flu. Kasus flu meningkat tajam dan ramai disebut ?super flu?, namun dokter menegaskan kondisi ini disebabkan varian yang lebih mudah menular, bukan virus baru.

Kelompok yang berisiko superflu

Influenza H3N2 berisiko menimbulkan kondisi berat pada kelompok tertentu, seperti balita, lansia, ibu hamil, serta pasien dengan penyakit penyerta.

Termasuk di dalamnya penderita penyakit jantung bawaan pada anak, penyakit kardiovaskular pada orang dewasa, kanker, dan individu dengan daya tahan tubuh rendah.

Meski belum terbukti menyebabkan keparahan yang lebih tinggi dibandingkan varian influenza lain, lonjakan kasus tetap perlu diantisipasi karena dapat meningkatkan kebutuhan perawatan rumah sakit.

PHBS jadi kunci pencegahan di Indonesia

Berbeda dengan negara empat musim, Indonesia menghadapi risiko influenza sepanjang tahun.

Karena itu, penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) menjadi langkah penting untuk memutus rantai penularan.

  • Nastiti menekankan beberapa langkah pencegahan utama, seperti:
  • Menggunakan masker, terutama saat sakit
  • Rajin mencuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer
  • Menghindari kontak dekat dengan orang yang sedang sakit
  • Menerapkan etika batuk dan bersin

Virus influenza dapat menyebar melalui percikan ludah maupun permukaan benda yang terkontaminasi, seperti meja, tisu, atau alat sehari-hari.

Jika tangan yang terkontaminasi menyentuh hidung atau mulut, virus dapat masuk ke tubuh dan memperluas rantai penularan.

WHO juga merekomendasikan etika batuk dengan menutup mulut dan hidung menggunakan lengan atau tisu, lalu segera membuang tisu ke tempat sampah.

Vaksin influenza tetap dianjurkan

Selain PHBS, vaksinasi influenza masih menjadi upaya pencegahan paling efektif untuk menurunkan risiko penularan dan keparahan penyakit.

Nastiti menyebutkan bahwa berbagai pedoman kesehatan di dunia menunjukkan vaksinasi berperan signifikan dalam menurunkan angka kesakitan dan kematian akibat influenza.

Vaksin influenza perlu diberikan setiap tahun, karena virus terus mengalami mutasi. Formulasi vaksin juga selalu diperbarui berdasarkan prediksi virus yang akan beredar.

IDAI merekomendasikan vaksin influenza mulai usia 6 bulan.

Pada pemberian awal, vaksin diberikan dua dosis, kemudian dilanjutkan secara rutin setiap tahun agar perlindungan optimal, terutama pada anak hingga usia lima tahun.

Tag:  #antisipasi #penyebaran #superflu #indonesia #begini #cara #mencegahnya

KOMENTAR