Pilihan Terapi Atasi Varises Makin Efektif dan Nyaman
Mengalami perubahan warna pembuluh darah di bawah permukaan kulit adalah salah satu gejala varises.(Shutterstock/Albina Gavrilovic)
20:06
17 Februari 2026

Pilihan Terapi Atasi Varises Makin Efektif dan Nyaman

Varises yang menyebabkan timbul garis kebiruan yang menonjol di permukaan kaki, bukan cuma masalah penampilan. Varises bisa jadi tanda adanya gangguan pada sistem pembuluh darah vena. 

Dijelaskan oleh dr. Harsya Dwindaru Gunardi, Sp.B, Subsp. BVE(K), varises merupakan kondisi pelebaran dan kerusakan katup vena yang menyebabkan aliran darah tidak optimal, terutama pada area tungkai. 

"Gejalanya bisa berupa pembengkakan, nyeri, rasa berat di kaki, hingga perubahan warna kulit. Pada kondisi tertentu, varises juga dapat menimbulkan luka kronis (ulkus) yang sulit sembuh," kata dr.Harsya.

Faktor pemicu varises beragam, mulai dari terlalu lama berdiri atau duduk, kehamilan, kelebihan berat badan, hingga faktor keturunan. 

Keluhan yang muncul pun tidak hanya rasa pegal dan berat di kaki, tetapi juga bisa disertai nyeri dan bengkak. 

Baca juga: Dokter Ungkap 5 Cara Mencegah Varises jika Sering Pakai High Heels

Pilihan terapi mengatasi varises

Kabar baiknya, pilihan penanganan varises kini semakin beragam, dari perubahan gaya hidup dan terapi kompresi hingga prosedur medis minimal invasif yang dirancang untuk memperbaiki aliran vena sekaligus meningkatkan kenyamanan pasien.

Metode terbaru dalam penanganan varises, khususnya melalui teknologi laser adalah EVLA (Endovenous Laser Ablation). 

Klinik Indonesia Vein Center mengadakan workshop mengenai metode ini dengan menghadirkan tiga dokter, yaitu dr.Harsya, dr. Charley Simanjuntak, B.Med.Sc., Sp.B, Subsp. BVE(K), dan  dr. Yuliardy Limengka, B.Med.Sc., Sp.B, Subsp. BVE(K) di Jakarta (15/2/2026).

Menurut dr.Harsya, pemahaman dasar mengenai varises (CVI) sangat penting sebelum menentukan jenis terapi lanjutan. 

Baca juga: Cara Efektif Hilangkan Varises Kaki dengan Laser

“Tidak semua kasus varises harus langsung ditangani dengan tindakan invasif. Terapi konservatif seperti perubahan gaya hidup, penggunaan stoking kompresi, serta edukasi pasien tetap menjadi fondasi utama dalam penanganan CVI,” ujar dr. Harsya.

Dalam tindakan laser, metode EVLA bekerja dengan memanfaatkan energi laser yang dimasukkan ke dalam pembuluh darah yang bermasalah, sehingga menyebabkan vena tersebut menutup secara permanen dan aliran darah dialihkan ke pembuluh yang sehat.

“EVLA merupakan terobosan besar dalam dunia bedah vaskular. Dengan bantuan laser, kita dapat menutup pembuluh darah yang bermasalah tanpa sayatan besar, sehingga pasien dapat kembali beraktivitas dalam waktu yang relatif singkat,” jelas dr. Charley.

Beberapa keunggulan metode EVLA antara lain tidak butuh sayatan besar, nyeri minimal, waktu tindakan singkat (30-60 menit), serta pasien bisa langsung beraktivitas ringan setelah tindakan.

Baca juga: Ini Pengobatan Rumahan yang Bisa Dicoba untuk Mengobati Varises

Menurut dr.Yuliardy, kunci keberhasilan terapi ini bukan cuma karena alatnya yang canggih, tapi juga ketepatan diagnosis dan keterampilan operator.

“Dengan teknik yang tepat, EVLA dapat menjadi solusi jangka panjang bagi pasien varises tanpa rasa takut terhadap operasi besar,” ungkap dr. Yuliardy.

Melalui workshop ini, Klinik Indonesia Vein Center berharap dapat meningkatkan awareness masyarakat bahwa varises adalah kondisi medis yang dapat dan perlu ditangani secara profesional, bukan sekadar masalah kosmetik. 

Edukasi ini juga diharapkan mampu mengubah stigma bahwa tindakan varises selalu identik dengan operasi besar dan masa pemulihan yang lama.

Baca juga: Bukan Sekadar Varises, Ini Bahaya Chronic Venous Insufficiency yang Dialami Trump

Tag:  #pilihan #terapi #atasi #varises #makin #efektif #nyaman

KOMENTAR