Jalan Kaki Bantu Tingkatkan Mood dan Kesehatan Mental, Ini Kata Dokter
Jalan kaki tidak hanya bermanfaat untuk kesehatan fisik, tetapi juga berperan penting dalam meningkatkan kesehatan mental.
Aktivitas fisik sederhana ini dapat memicu pelepasan endorfin, hormon yang bertanggung jawab untuk meningkatkan suasana hati dan mengurangi perasaan stres atau cemas.
Menurut dr. Iwan Wahyu Utomo, ahli ilmu faal olahraga klinis dan dokter tim Persis Solo, jalan kaki dapat memberikan dampak positif bagi tubuh dan mental, terutama bagi mereka yang sedang merasa tertekan atau galau.
Endorfin: Hormon kebahagiaan yang keluar saat jalan kaki
Endorfin sering disebut sebagai "hormon kebahagiaan" karena perannya dalam memperbaiki suasana hati.
Ketika kita berjalan kaki, tubuh kita merespons dengan menghasilkan endorfin, yang membantu mengurangi ketegangan mental dan fisik.
"Jalan kaki bisa memicu pelepasan endorfin yang membuat kita merasa lebih bahagia, rileks, dan mampu mengatasi stres dengan lebih baik," jelas Iwan.
Endorfin bukan hanya memperbaiki mood secara sementara, tetapi juga memberikan efek jangka panjang yang menyehatkan tubuh secara keseluruhan.
Aktivitas fisik seperti jalan kaki memiliki kemampuan untuk merangsang saraf-saraf di tubuh, mengaktifkan sistem saraf pusat, dan mengurangi perasaan cemas yang bisa mempengaruhi kualitas hidup seseorang.
Jalan kaki sebagai penghilang stres
Stres adalah masalah umum yang banyak dihadapi oleh masyarakat modern, dan beragam cara dicari untuk mengelolanya. Salah satu cara yang mudah dilakukan adalah dengan jalan kaki.
Tidak hanya memperbaiki kondisi fisik tubuh, jalan kaki juga memberi dampak positif pada mental.
Bahkan, berjalan kaki di pagi hari sambil menikmati udara segar dan sinar matahari dapat memperbaiki suasana hati yang lebih baik seharian.
Oleh karena itu, jalan kaki bisa menjadi solusi untuk meredakan stres yang datang setiap hari tanpa perlu mengeluarkan banyak biaya atau waktu.
Pentingnya konsistensi berjalan kaki
Meskipun jalan kaki memberikan manfaat mental yang signifikan, Iwan mengingatkan bahwa konsistensi adalah kunci utama.
Tidak hanya itu, jalan kaki juga membantu mengurangi ketegangan otot dan merilekskan tubuh, meningkatkan energi, dan memperbaiki kualitas tidur.
Ini menjadikan jalan kaki bukan hanya sebuah olahraga, tetapi juga bagian dari gaya hidup sehat yang berkelanjutan.
Oleh karena itu, menjadikan jalan kaki sebagai bagian dari rutinitas harian akan memberi banyak manfaat bagi tubuh dan pikiran.
Cara memulai jalan kaki untuk kesehatan mental
Bagi mereka yang baru ingin memulai, Iwan menyarankan untuk memulai dengan waktu yang lebih pendek, sekitar 10-15 menit, dan meningkatkannya secara bertahap hingga mencapai 30 menit per hari.
"Jangan dipaksakan untuk langsung melakukan 30 menit jika tubuh belum siap. Mulailah pelan-pelan, dan tingkatkan seiring berjalannya waktu. Yang terpenting adalah konsistensi dan rutinitas," tambahnya.
Dengan berjalan kaki setiap hari, kita tidak hanya menjaga tubuh tetap sehat, tetapi juga memberi waktu bagi diri sendiri untuk relaksasi mental.
Cobalah untuk menjadikannya kebiasaan yang menyenangkan, misalnya dengan berjalan di taman atau lingkungan yang hijau, yang dapat memberikan kedamaian tambahan.
Mulailah dengan langkah kecil dan konsisten, dan nikmati manfaat jangka panjang yang diberikan oleh aktivitas fisik yang mudah diakses ini.
Tag: #jalan #kaki #bantu #tingkatkan #mood #kesehatan #mental #kata #dokter