Ramai Disebut Super Flu, Dokter Jelaskan Varian Flu yang Lebih Mudah Menular
Istilah “super flu” belakangan ramai diperbincangkan setelah kasus flu meningkat tajam di sejumlah negara, termasuk Amerika Serikat, Inggris, dan Kanada.
Kondisi ini membuat banyak orang khawatir, apalagi penyebarannya terjadi menjelang periode libur panjang ketika aktivitas dan pertemuan meningkat.
Namun, dokter menegaskan bahwa yang terjadi bukanlah jenis flu baru yang sepenuhnya berbeda, melainkan varian flu yang lebih mudah menular dan berpotensi menyebabkan musim flu yang lebih berat.
Apa yang dimaksud dengan “super flu”?
Dikutip dari Prevention, pakar penyakit menular dari Johns Hopkins Center for Health Security, dr. Amesh A. Adalja, menjelaskan bahwa istilah “super flu” sebenarnya tidak tepat secara medis.
“‘Super flu’ adalah istilah yang sensasional,” ujar Adalja.
Ia menjelaskan bahwa flu yang sedang banyak menyebar saat ini tetap merupakan influenza, bukan virus baru, tetapi didorong oleh varian tertentu yang penyebarannya lebih cepat.
Varian tersebut dikenal sebagai influenza A/H3N2 subclade K.
Mengapa flu tahun ini lebih mudah menular?
Subclade K memiliki perubahan genetik yang membuat virus lebih efisien dalam menginfeksi manusia.
Menurut dr. Thomas Russo, profesor dan kepala divisi penyakit menular di University at Buffalo, New York, varian ini memiliki beberapa mutasi yang meningkatkan daya tularnya.
“Varian ini memiliki sejumlah mutasi yang tampaknya membuatnya lebih menular,” kata Russo.
Awalnya terdeteksi di Inggris, subclade K kemudian menyebar ke Kanada dan kini menjadi strain flu yang dominan di Amerika Serikat.
Data dari Centers for Disease Control and Prevention (CDC) menunjukkan peningkatan signifikan kasus flu dalam beberapa pekan terakhir, dengan influenza tipe A sebagai penyebab utama.
Apakah flu ini lebih berbahaya?
Meski penyebarannya lebih cepat, dokter menegaskan bahwa flu ini tidak otomatis lebih mematikan.
Adalja menyebut musim flu tahun ini kemungkinan berada pada tingkat sedang hingga berat, terutama karena banyak orang belum memiliki perlindungan optimal terhadap strain yang beredar.
Russo juga mengingatkan bahwa kondisi ini bisa menjadi kelanjutan dari musim flu sebelumnya yang sudah tergolong buruk.
“Sepertinya kita akan menghadapi dua musim flu berat secara berurutan,” ujarnya.
Gejala flu yang perlu diwaspadai
Secara klinis, gejala flu yang muncul tetap sama seperti influenza pada umumnya. Russo menjelaskan bahwa flu ini tetap menyebabkan keluhan khas, antara lain:
- Demam atau meriang
- Batuk
- Sakit tenggorokan
- Hidung tersumbat atau pilek
- Nyeri otot dan badan
- Sakit kepala
- Lelah berat
Karena gejalanya mirip dengan Covid-19 dan infeksi pernapasan lainnya, pemeriksaan medis tetap dianjurkan jika gejala memberat atau tidak membaik.
Peran vaksin flu di tengah varian baru
Ilustrasi vaksin flu. Kasus flu meningkat tajam dan ramai disebut ?super flu?, namun dokter menegaskan kondisi ini disebabkan varian yang lebih mudah menular, bukan virus baru.
Meskipun kecocokan vaksin flu tahun ini tidak sepenuhnya ideal terhadap subclade K, para ahli tetap menganjurkan vaksinasi.
“Vaksin masih memberikan perlindungan terhadap penyakit berat akibat varian K,” jelas Adalja.
Russo menambahkan bahwa vaksin flu dapat membantu mengurangi risiko rawat inap dan komplikasi serius.
“Walaupun bukan pasangan yang sempurna, vaksin tetap bisa menurunkan kemungkinan seseorang mengalami kondisi berat,” katanya.
Cara sederhana mengurangi risiko tertular flu
Selain vaksinasi, dokter menyarankan langkah pencegahan dasar yang tetap efektif.
Penggunaan masker di ruang tertutup dan padat orang, menjaga kebersihan tangan, serta menghindari kontak dekat saat sedang sakit dinilai membantu menekan penularan.
Jika seseorang terdiagnosis flu, Adalja menyarankan konsultasi ke tenaga medis karena obat antivirus seperti oseltamivir (Tamiflu) dapat diberikan dalam kondisi tertentu.
Obat ini membantu memperpendek durasi sakit dan menurunkan risiko komplikasi, terutama pada kelompok berisiko tinggi.
Para dokter menekankan bahwa masyarakat tidak perlu panik menghadapi istilah “super flu”.
Yang terpenting adalah memahami bahwa flu tahun ini menyebar lebih cepat, sehingga kewaspadaan dan pencegahan menjadi kunci utama.
Dengan langkah yang tepat, risiko flu berat tetap bisa ditekan.
Tag: #ramai #disebut #super #dokter #jelaskan #varian #yang #lebih #mudah #menular