Waspada Sebelum Terlambat: 7 Ciri Fisik Awal Gagal Ginjal yang Sering Diabaikan Banyak Orang
Ilustrasi orang sakit ginjal (Lifestylememory/freepik)
23:40
10 November 2025

Waspada Sebelum Terlambat: 7 Ciri Fisik Awal Gagal Ginjal yang Sering Diabaikan Banyak Orang

Ginjal adalah organ penting yang bekerja tanpa henti untuk menyaring racun dan menjaga keseimbangan cairan tubuh. Namun, sering kali fungsi ginjal terganggu tanpa kita sadari.

Banyak orang baru menyadari gangguan ginjal setelah kondisinya parah dan memerlukan tindakan serius seperti hemodialisis atau cuci darah.

Padahal, gagal ginjal biasanya menunjukkan tanda-tanda fisik sejak dini. Sayangnya, gejala awal ini sering diabaikan karena dianggap sepele atau disalahartikan sebagai kelelahan biasa.

Dengan memahami ciri-ciri fisik gagal ginjal lebih awal, Anda dapat mengambil langkah pencegahan sebelum fungsi ginjal benar-benar menurun.

Melalui penjelasan berikut, Anda akan mengetahui berbagai gejala fisik yang menandakan gangguan ginjal, penyebab yang memicunya, hingga tindakan awal yang sebaiknya dilakukan dilansir dari kanal YouTube Kata Dokter.

Pahami sinyal tubuh Anda sebelum terlambat, karena kesehatan ginjal adalah kunci dari keseimbangan seluruh sistem tubuh.

1. Nyeri di Pinggang Bagian Kanan atau Kiri

Salah satu tanda paling umum dari gangguan ginjal adalah rasa nyeri pada pinggang bagian kanan atau kiri, bukan di tengah seperti nyeri otot biasa.

Nyeri ini bisa muncul terus-menerus atau terasa tajam seperti tertusuk, terutama ketika ginjal mengalami infeksi atau terdapat batu yang menyumbat saluran kemih.

Ketika batu ginjal terbentuk akibat kurang minum atau terlalu banyak duduk, nyeri bisa menjadi sangat hebat hingga membuat seseorang sulit berjalan atau berdiri.

Jika dibiarkan tanpa penanganan, kondisi ini dapat memperburuk fungsi ginjal dan memicu komplikasi serius seperti gagal ginjal kronik.

Langkah awal yang dapat Anda lakukan adalah memperbanyak konsumsi air putih dan segera memeriksakan diri ke dokter jika nyeri muncul berulang.

Pemeriksaan ultrasonografi (USG) atau tes urin dapat membantu mendeteksi gangguan sejak dini sebelum berkembang menjadi kondisi kronis.

2. Kencing Berdarah atau Bernanah

Air kencing yang bercampur darah atau terlihat keruh seperti bernanah bisa menjadi tanda adanya infeksi atau batu ginjal. Kondisi ini biasanya disertai rasa nyeri saat buang air kecil dan sensasi terbakar di saluran kemih. Jika dibiarkan, infeksi dapat menyebar ke ginjal dan menyebabkan kerusakan permanen.

Infeksi saluran kemih yang tidak ditangani dengan baik merupakan salah satu faktor pemicu gangguan ginjal. Ketika bakteri menginfeksi ginjal, peradangan bisa memperberat kerja organ tersebut.

Itulah sebabnya penting untuk tidak menyepelekan perubahan warna atau bau pada urine.

Segera konsultasikan ke dokter bila Anda mengalami gejala ini. Dokter akan memberikan antibiotik atau terapi medis yang sesuai agar infeksi tidak berkembang menjadi gagal ginjal kronik.

3. Pembengkakan pada Kaki dan Wajah

Ginjal yang tidak berfungsi optimal akan kesulitan mengeluarkan kelebihan cairan dan natrium dari tubuh. Akibatnya, terjadi penumpukan cairan yang memicu pembengkakan pada kaki, pergelangan, tangan, atau bahkan wajah. Kondisi ini dikenal dengan istilah edema dan menjadi salah satu tanda klasik gangguan ginjal.

Pembengkakan ini biasanya terjadi di pagi hari dan bisa berkurang seiring berjalannya waktu, tetapi tidak sepenuhnya hilang.

Jika disertai dengan kelelahan, penurunan nafsu makan, dan perubahan pola buang air kecil, maka hal tersebut patut diwaspadai.

Menjaga pola makan rendah garam, memperbanyak air putih, serta melakukan pemeriksaan fungsi ginjal dapat membantu mencegah kondisi semakin buruk. Jangan tunggu hingga pembengkakan mengganggu aktivitas harian Anda.

4. Mudah Lelah dan Lesu Tanpa Sebab

Ketika ginjal tidak lagi mampu menyaring racun secara efisien, zat sisa metabolisme menumpuk dalam darah dan membuat tubuh terasa lemah.

Selain itu, ginjal yang rusak tidak dapat memproduksi hormon eritropoietin secara optimal, yang berfungsi merangsang pembentukan sel darah merah. Akibatnya, tubuh mengalami anemia yang membuat Anda mudah lelah.

Rasa lelah akibat gangguan ginjal berbeda dari kelelahan biasa. Anda mungkin merasa tidak bertenaga bahkan setelah beristirahat cukup. Kondisi ini juga sering disertai pusing, kulit pucat, dan konsentrasi menurun.

Agar tidak berlanjut, segera lakukan pemeriksaan darah dan fungsi ginjal jika kelelahan berlangsung lama tanpa sebab yang jelas. Perubahan gaya hidup sehat dan asupan nutrisi seimbang bisa membantu meringankan beban kerja ginjal.

5. Frekuensi Buang Air Kecil Tidak Normal

Perubahan frekuensi buang air kecil juga dapat menjadi sinyal awal gagal ginjal. Anda mungkin lebih sering buang air kecil terutama di malam hari, atau justru jarang buang air kecil karena fungsi penyaringan ginjal menurun.

Jika urine berbusa, berwarna gelap, atau berbau tajam, hal itu bisa menandakan adanya kebocoran protein dari ginjal. Ini merupakan pertanda kerusakan pada nefron, yaitu unit penyaring di dalam ginjal.

Perhatikan pola buang air kecil Anda setiap hari. Catat perubahan yang tidak biasa dan konsultasikan dengan dokter agar dapat dilakukan pemeriksaan laboratorium untuk memastikan kondisi ginjal Anda tetap sehat.

6. Nafsu Makan Menurun dan Mual Berkepanjangan

Ketika racun dalam tubuh menumpuk akibat ginjal yang tidak berfungsi baik, efeknya bisa dirasakan pada sistem pencernaan. Salah satu tanda yang sering muncul adalah penurunan nafsu makan, mual, dan bahkan muntah.

Gejala ini terjadi karena tubuh berusaha menolak kelebihan zat sisa metabolisme yang seharusnya dibuang melalui urine. Jika dibiarkan, tubuh akan kekurangan nutrisi dan memperburuk kondisi kesehatan secara keseluruhan.

Untuk mencegah hal ini, penting bagi Anda menjaga pola makan sehat dan tidak berlebihan dalam mengonsumsi protein hewani. Protein yang terlalu tinggi bisa memperberat kerja ginjal dan mempercepat kelelahan organ tersebut.

7. Tekanan Darah Tinggi dan Kencing Manis

Tekanan darah tinggi dan diabetes merupakan dua penyebab utama gagal ginjal kronik. Kedua kondisi ini dapat merusak pembuluh darah kecil di dalam ginjal sehingga mengganggu proses penyaringan darah.

Jika Anda memiliki riwayat hipertensi atau diabetes, penting untuk menjaga kadar gula dan tekanan darah tetap stabil. Lakukan pemeriksaan rutin untuk mendeteksi perubahan fungsi ginjal sedini mungkin.

Menjalankan pola hidup sehat dengan mengurangi garam, rutin olahraga, serta mengontrol berat badan dapat menjadi langkah efektif mencegah gagal ginjal. Dengan kedisiplinan dan kesadaran diri, Anda bisa mempertahankan fungsi ginjal tetap optimal hingga usia lanjut.

Editor: Hanny Suwindari

Tag:  #waspada #sebelum #terlambat #ciri #fisik #awal #gagal #ginjal #yang #sering #diabaikan #banyak #orang

KOMENTAR