6 Tanda Halus yang Sering Diabaikan, Padahal Jadi Peringatan Awal Diabetes Mellitus
– Banyak orang menduga bahwa diabetes hanya muncul lewat gejala besar seperti kadar gula darah yang melonjak tinggi atau kondisi tubuh yang tiba-tiba drop.
Padahal peringatan awal penyakit ini sering kali sangat halus dan tidak disadari. Gejalanya bisa tampak sepele, seperti sering haus, cepat lelah, atau kulit kering, menjadi sinyal bahwa metabolisme tubuh mulai tidak seimbang yang menandakan gula darah tinggi.
Tanda dan gejala kecil gula darah tinggi kerap terlewat hingga akhirnya berkembang menjadi komplikasi serius seperti gangguan saraf, penglihatan, atau ginjal.
Melansir dari laman YourTango pada Rabu (05/11), menyoroti enam tanda yang seringkali diabaikan dan justru peringatan pertama diabetes.
Mendeteksi dini melalui gejala ringan dapat menurunkan risiko komplikasi anda terkena diabetes melitus, karena bisa langsung mengubah gaya hidup dan mendapat terapi yang sesuai.
Mengetahui tanda-tanda ini bukan sekadar tentang kewaspadaan semata, melainkan kesempatan untuk bertindak lebih awal, melakukan pemeriksaan gula darah, memperbaiki pola makan, dan meningkatkan aktivitas fisik agar kondisi tidak berkembang parah.
- Kelelahan terus-menerus yang tidak membaik dengan istirahat
Kelelahan berbeda dengan sekadar lelah, yang seringkali dapat diredakan dengan istirahat yang cukup.
Kelelahan terus-menerus bisa menjadi pertanda gula darah yang tinggi dan sel tubuh yang tidak mendapat energi yang cukup karena insulin tidak bekerja optimal.
- Rasa haus yang tidak biasa dan sering buang air kecil
Ketika gula darah meningkat, ginjal bekerja lebih keras untuk membuang kelebihan glukosa melalui urine.
Proses ini menarik cairan dari tubuh, sehingga muncul rasa haus yang tak biasa dan frekuensi buang air kecil naik.
- Meningkatnya rasa lapar disertai dengan penurunan berat badan yang tidak dapat dijelaskan
Meskipun makan cukup atau bahkan lebih, berat badan bisa turun karena tubuh tak bisa menggunakan glukosa dengan baik sehingga mulai membakar lemak dan otot.
Ditambah rasa lapar terus-menerus muncul karena sel tubuh kelaparan dan membutuhkan asupan energi.
- Penglihatan kabur atau berubah-ubah
Perubahan kadar gula dapat menarik cairan ke dalam lensa mata atau memengaruhi pembuluh darah kecil, yang menyebabkan penglihatan menjadi kabur atau berubah-ubah.
- Muncul garis horizontal pada kuku atau napas seperti buah
Beberapa tanda yang sangat tidak biasa namun penting muncul garis-garis horizontal di kuku, serta nafas yang berbau manis atau seperti buah.
Kedua tanda ini bisa menjadi sinyal gula darah yang sangat tinggi atau gangguan metabolik yang mendasari.
- Kesemutan, rasa terbakar, atau mati rasa di kaki dan tangan
Kerusakan saraf awal (neuropati) sering terjadi ketika gula darah tinggi berlangsung lama tanpa disadari.
Sensasi kesemutan, mati rasa atau terbakar di kaki atau tangan bisa menjadi alarm agar segera memeriksakan diri.
Peringatan-awal diabetes tidak selalu keras atau dramatis, seringkali ia berbicara melalui sinyal halus yang kita mudah abaikan.
Dengan mengenali tanda-tanda di atas dan kemudian memeriksakan gula darah serta melakukan perubahan gaya hidup (makan sehat, bergerak aktif, cek rutin), risiko komplikasi besar seperti kerusakan organ dapat ditekan.
Tag: #tanda #halus #yang #sering #diabaikan #padahal #jadi #peringatan #awal #diabetes #mellitus