Askrindo dan BPD Kalteng Perkuat Pembiayaan UMKM lewat Asuransi Kredit
PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) dan PT Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Tengah (BPD Kalteng) menandatangani Perjanjian Kerja Sama Asuransi Kredit Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan Asuransi Umum. (Dok. Askrindo)
14:04
10 Februari 2026

Askrindo dan BPD Kalteng Perkuat Pembiayaan UMKM lewat Asuransi Kredit

— Penguatan perlindungan risiko dinilai menjadi salah satu faktor penting untuk mendorong penyaluran kredit usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di daerah strategis seperti Kalimantan Tengah.

Upaya ini dilakukan melalui kerja sama antara PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) dan PT Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Tengah (BPD Kalteng) dalam skema asuransi kredit Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan asuransi umum.

“Melalui skema asuransi kedit KUR, penyaluran pembiayaan UMKM memperoleh perlindungan risiko kredit, sementara asuransi umum berperan memitigasi risiko usaha produktif,” kata Direktur Bisnis Askrindo Budhi Novianto dalam keterangan resmi, Senin (9/2/2026).

Kolaborasi tersebut diarahkan untuk memperkuat ekosistem pembiayaan UMKM agar lebih inklusif dan berkelanjutan, terutama bagi pelaku usaha di sektor-sektor produktif utama Kalimantan Tengah.

Wilayah ini memiliki peran strategis sebagai penyangga pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN), sekaligus basis kegiatan ekonomi di sektor pertanian dan perkebunan.

Budhi menjelaskan, perlindungan risiko tidak hanya berkaitan dengan kredit, tetapi juga mencakup aspek produksi, aset, hingga aktivitas operasional usaha.

Cakupan ini termasuk usaha pendukung logistik dan infrastruktur di kawasan penyangga IKN yang terus berkembang.

Baca juga: Askrindo Gaet Pembiayaan Sektor Konstruksi Daerah dengan Gandeng Bank Kalsel

Kebutuhan proteksi seiring ekspansi usaha

Pertumbuhan UMKM di Kalimantan Tengah yang ditopang sektor pertanian, perkebunan, serta pengembangan kawasan food estate dinilai perlu diimbangi sistem pembiayaan yang dilengkapi perlindungan risiko. Struktur ekonomi daerah yang bertumpu pada sektor-sektor tersebut membuat kebutuhan proteksi menjadi semakin relevan.

“Lewat kerja sama ini, kami ingin perbankan lebih percaya diri menyalurkan kredit, sekaligus memberi ruang bagi UMKM untuk tumbuh dan mengembangkan usahanya secara berkelanjutan,” tutur Budhi.

Konsentrasi usaha mikro pada sektor produktif mendorong meningkatnya kebutuhan pembiayaan yang lebih aman. Pada saat yang sama, ekspansi sektor tersebut memperluas permintaan terhadap asuransi umum sebagai instrumen mitigasi risiko produksi dan operasional.

Perlindungan ini dipandang penting untuk menjaga keberlanjutan usaha sekaligus menopang kepercayaan perbankan dalam menyalurkan pembiayaan. Dengan skema mitigasi yang lebih terstruktur, risiko usaha dapat dikelola tanpa menghambat akses kredit bagi pelaku UMKM.

Baca juga: Visa Bidik Jantung Keuangan Daerah, BPD Jadi Target Ekspansi

Basis ekonomi rakyat yang besar

Askrindo menilai perannya tidak hanya sebagai penyedia proteksi risiko kredit, tetapi juga mitra strategis dalam mendorong literasi dan inklusi asuransi. Upaya ini diarahkan untuk memperkuat ketahanan ekonomi daerah yang banyak ditopang usaha mikro dan UMKM produktif.

Melalui kerja sama dengan BPD Kalteng, kedua pihak optimistis dapat memperkuat pengembangan ratusan ribu usaha mikro di provinsi tersebut. Harapannya, pelaku usaha mampu meningkatkan kapasitas produksi dan memperluas skala bisnis.

“Ke depan, Askrindo akan terus membuka ruang kolaborasi yang lebih luas dengan perbankan daerah. Harapannya, UMKM semakin mudah mengakses pembiayaan yang sehat dan berkelanjutan. Dengan sinergi ini, UMKM di Kalimantan Tengah diharapkan makin tangguh dan siap menjadi penggerak ekonomi daerah secara inklusif,” tutup Budhi.

Data portal Satu Data Kalimantan Tengah mencatat jumlah usaha mikro di wilayah itu mencapai sekitar 278.588 unit pada periode 2023–2024. Besarnya jumlah tersebut mencerminkan peran ekonomi rakyat dalam menopang produksi, penyerapan tenaga kerja, serta rantai pasok sektor unggulan daerah.

Tag:  #askrindo #kalteng #perkuat #pembiayaan #umkm #lewat #asuransi #kredit

KOMENTAR