Taksi Tanpa Sopir di AS Ternyata Di-remote dari Filipina
Taksi self-driving Waymo(screenshoot/Waymo)
15:54
10 Februari 2026

Taksi Tanpa Sopir di AS Ternyata Di-remote dari Filipina

– Perusahaan taksi tanpa sopir asal Amerika Serikat, Waymo, mengakui bahwa sistem mobil otonomnya dalam kondisi tertentu masih dibantu oleh operator jarak jauh (remote operator) yang berbasis di Filipina.

Pengakuan ini muncul di tengah sorotan terhadap industri kendaraan otonom, khususnya setelah sejumlah insiden yang melibatkan robotaxi di berbagai kota di AS.

Dalam laporan yang dikutip dari TechSpot, Waymo menjelaskan bahwa meski kendaraan mereka dirancang untuk beroperasi sepenuhnya tanpa pengemudi, terdapat situasi tertentu di mana sistem membutuhkan intervensi manusia dari jarak jauh.

Bukan mengemudi, tapi memberi arahan

Waymo menegaskan bahwa operator jarak jauh tersebut tidak secara langsung mengendalikan mobil seperti sopir konvensional.

Sebaliknya, mereka memberikan panduan atau saran kepada sistem ketika kendaraan menghadapi situasi kompleks, seperti kondisi jalan yang tidak biasa atau hambatan tak terduga.

Baca juga: Mobil Tanpa Sopir Uber Tabrak Pedestrian di Tempe hingga Tewas

Perusahaan menyebut peran operator ini lebih sebagai pendukung keputusan sistem, bukan pengganti pengemudi.

Operator yang berbasis di Filipina tersebut membantu memastikan kendaraan dapat melanjutkan perjalanan dengan aman ketika sistem membutuhkan konfirmasi tambahan.

Pengakuan ini memicu kembali diskusi soal klaim kendaraan “sepenuhnya otonom”. Selama ini, robotaxi dipromosikan sebagai solusi transportasi tanpa pengemudi manusia.

Namun praktik penggunaan operator jarak jauh menunjukkan bahwa dalam kondisi tertentu, peran manusia masih diperlukan untuk menjaga keselamatan dan kelancaran operasional.

Waymo sendiri merupakan salah satu pionir di industri taksi otonom di AS dan telah mengoperasikan layanan robotaxi di sejumlah kota besar.

Penumpang Waymo turun setelah mobil taksi otonom itu terjebak di jalur kereta di Arizona, AS.Dexerto. Penumpang Waymo turun setelah mobil taksi otonom itu terjebak di jalur kereta di Arizona, AS.

Kompromi keselamatan

Waymo menyatakan bahwa penggunaan operator jarak jauh merupakan bagian dari pendekatan keselamatan berlapis yang diterapkan perusahaan.

Baca juga: Intel Caplok Startup Transportasi Moovit untuk Bikin Taksi Robot

Menurut perusahaan, sistem otonom tetap menjadi pengendali utama kendaraan. Operator hanya memberikan masukan ketika diminta oleh sistem atau saat diperlukan untuk mengklarifikasi situasi.

Praktik ini dinilai sebagai kompromi antara ambisi teknologi kendaraan tanpa sopir dan kebutuhan menjaga standar keselamatan tinggi di jalan raya.

Pengakuan tersebut sekaligus menegaskan bahwa meski teknologi mobil otonom telah berkembang pesat, pengawasan dan dukungan manusia masih menjadi bagian dari ekosistem operasionalnya.

Tag:  #taksi #tanpa #sopir #ternyata #remote #dari #filipina

KOMENTAR