IHSG Bakal Lanjut Menguat? Simak Rekomendasi Analis
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) (ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha)
08:32
5 Februari 2026

IHSG Bakal Lanjut Menguat? Simak Rekomendasi Analis

- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih membuka peluang penguatan lanjutan pada perdagangan Kamis (5/2/2026), setelah kemarin ditutup menguat 0,30 persen ke posisi 8.146,717.

Analis teknikal MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, memperkirakan posisi IHSG saat ini berada dari wave [x], sehingga ruang penguatan masih terbuka.

Area 8.328-8.527 menjadi target terdekat yang berpotensi diuji apabila momentum beli tetap berlanjut.

Baca juga: Mampukah IHSG Hari Ini Pertahankan Kenaikan? Simak Rekomendasi Analis

Namun demikian, pelaku pasar diimbau tetap waspada terhadap kemungkinan koreksi.

Area 7.896-8.010 menjadi zona koreksi yang perlu diperhatikan jika terjadi tekanan jual dalam jangka pendek.

“Kami perkirakan, posisi IHSG saat ini masih berada pada bagian dari wave [x], sehingga masih terdapat peluang penguatan untuk menguji 8.328-8.527. Namun demikian cermati area koreksi yang berada di 7.896-8.010,” ujar Herditya dalam analisis hariannya.

Adapun level support IHSG 7.854 dan 7.654, sementara resistance terdekat 8.181 dan 8.318.

Rekomendasi Saham Hari Ini

Saham apa saja yang dapat dicermati pada perdagangan hari ini di Bursa Efek Indonesia?

Berikut rekomendasi dari MNC Sekuritas.

Saham PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) ditutup di Rp 2.180. ADRO dinilai berada di awal wave [iii] dari wave C, yang mengindikasikan peluang penguatan lanjutan.

Saham PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) berakhir di harga Rp 995. BRMS saat ini berada di awal wave [b] dari wave 4, sehingga masih membuka ruang pergerakan naik lanjutan setelah fase konsolidasi.

Saham PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk (TKIM) ditutup di level Rp 6.850. TKIM berada pada bagian dari wave [c] dari wave B, yang mencerminkan potensi penguatan lanjutan meskipun volatilitas masih mungkin terjadi.

Untuk saham menara telekomunikasi, PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) ditutup di harga Rp 530. TOWR dinilai berada di awal wave (iii) dari wave [i], yang umumnya menjadi fase penguatan cukup agresif.

Disclaimer: Artikel ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Seluruh rekomendasi berasal dari analis sekuritas. Keputusan investasi menjadi tanggung jawab investor. Pastikan melakukan riset mandiri sebelum menentukan pilihan.

Tag:  #ihsg #bakal #lanjut #menguat #simak #rekomendasi #analis

KOMENTAR