Bursa Kripto Global Ini Catatkan Kepemilikan Aset Rp486 Triliun
Ilustrasi uang kripto (Pixabay).
14:14
4 Februari 2026

Bursa Kripto Global Ini Catatkan Kepemilikan Aset Rp486 Triliun

Baca 10 detik
  • OKX rilis PoR ke-39 dengan aset utama $30,6 miliar, jamin rasio cadangan 100%+.
  • Verifikasi independen oleh Hackenclub dan teknologi zk-STARK lindungi privasi pengguna.
  • Cadangan utama mencakup 126.770 BTC (105%) dan 1,58 juta ETH (105%) secara transparan.

Salah satu bursa kripto global, OKX, kembali memperkuat standar transparansi industri dengan merilis laporan Proof of Reserves (PoR) ke-39 secara berturut-turut.

Dalam laporan terbaru periode Januari 2026, OKX mencatatkan kepemilikan aset utama (primary assets) senilai lebih dari USD30,6 miliar atau setara dengan kurang lebih Rp486,5 triliun (asumsi kurs Rp15.900), yang menjamin seluruh dana pengguna didukung penuh dengan rasio cadangan di atas 100%.

Laporan ini telah melalui verifikasi independen oleh Hackenclub dan dipublikasikan secara terbuka untuk memastikan akuntabilitas bagi seluruh pemangku kepentingan.

Berdasarkan snapshot terbaru, OKX menunjukkan ketahanan finansial yang solid pada empat aset kripto utama:

  1. Bitcoin (BTC): Rasio 105% (Memegang 126.770 BTC).
  2. Ethereum (ETH): Rasio 105% (Memegang 1,58 juta ETH).
  3. Tether (USDT): Rasio 106% (Memegang 10,38 miliar USDT).
  4. USD Coin (USDC): Rasio 100% (Memegang 1,44 miliar USDC).

Untuk menyeimbangkan transparansi dan privasi, OKX menggunakan teknologi zk-STARK (Zero-Knowledge Proof). Inovasi ini memungkinkan pengguna memverifikasi bahwa aset mereka aman di dalam cadangan bursa secara mandiri tanpa harus mengungkap data pribadi yang sensitif.

"Kami membangun kepercayaan melalui stabilitas dan disiplin. PoR ke-39 adalah bukti nyata komitmen kami untuk menjaga cadangan 100%+ secara konsisten setiap bulan," ujar Ferry, Growth Manager OKX Wallet dalam laporannya, Rabu (4/2/2026).

Langkah ini juga dipandang sebagai upaya OKX mendukung maturitas industri kripto menuju era "Kinetic Finance", di mana integrasi antara likuiditas, teknologi, dan kepercayaan menjadi standar utama dalam ekosistem aset digital global.

Editor: Mohammad Fadil Djailani

Tag:  #bursa #kripto #global #catatkan #kepemilikan #aset #rp486 #triliun

KOMENTAR