Legislator Dorong Penguatan Polisi Wisata Usai Rentetan Kecelakaan di Tempat Wisata
- Anggota Komisi VII DPR RI Yoyok Sudibyo mendorong penguatan peran polisi wisata untuk meningkatkan keamanan di kawasan destinasi pariwisata nasional.
Menurut dia, aspek keamanan masih menjadi titik lemah yang belum mendapat perhatian serius dari Kementerian Pariwisata.
“Ini yang penting lagi ini, Bu, masalah keamanan. Ini masalah keamanan harusnya Ibu juga bisa dong kolaborasi dengan polisi,” ujar Yoyok dalam rapat kerja Komisi VII DPR bersama Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana di Gedung DPR RI, Rabu (4/2/2026).
“Tadi Ibu yang disampaikan data tentang kecelakaan-kecelakaan tadi, satu pun Ibu tidak menyinggung tentang polisi wisata. Masih ada tidak sih itu? Sudah tidak ada? Sudah disebutkan? Kalau sudah disebutkan, itu dimanfaatkan maksimal,” sambungnya.
Baca juga: Anggota DPR Sentil Menpar: Kementerian Jangan Kayak Event Organizer
Dia menilai, keberadaan polisi wisata seharusnya dapat dimaksimalkan untuk mencegah kecelakaan serta memastikan standar keselamatan di destinasi wisata, terutama yang memiliki risiko tinggi.
“Kalau polisi wisata itu diajukan, saya yakin efeknya akan lebih bagus, Bu,” jelas Yoyok.
Politikus Nasdem itu pun kemudian menyinggung sejumlah insiden kecelakaan di kawasan wisata yang menurutnya mencerminkan lemahnya pengawasan dan pengelolaan keamanan.
Salah satunya adalah kecelakaan jip wisata di kawasan Bromo.
“Di Bromo itu jip nyemplung sudah berapa, Bu? Ini yang luar biasa lagi,” kata dia.
Dia juga menceritakan pengalamannya mengikuti ajang internasional Ultra-Trail du Mont-Blanc (UTMB) di Danau Toba, yang menurutnya menunjukkan persoalan serius dalam kesiapan fasilitas dan pengamanan.
Baca juga: Menpar Bantah Isu Bali Sepi Wisatawan, Kunjungan Tembus 12,2 Juta pada 2025
“Saya baru mengikuti event internasional di Toba, Bu. Aduh, parahlah. Waktu saya ikut UTMB di Toba, kacau. Ini fakta,” jelas Yoyok.
Yoyok mengingatkan bahwa keamanan wisata tidak boleh diabaikan karena menyangkut keselamatan wisatawan.
Untuk itu, penguatan polisi wisata ini juga perlu dibarengi evaluasi menyeluruh terhadap kondisi kendaraan wisata, kompetensi pengemudi, serta kelayakan fasilitas penunjang.
“Dimanfaatkan secara maksimal lagi untuk pengecekan semua fasilitas… Di Bromo itu yang jip-jip pating nyungsep ke bawah itu kan mungkin remnya, mungkin sopirnya, dan lain sebagainya, Bu,” pungkasnya.
Tag: #legislator #dorong #penguatan #polisi #wisata #usai #rentetan #kecelakaan #tempat #wisata