Imbas MSCI, IHSG Turun Peringkat dari Overweight Jadi Netral
- Lembaga Nomura menurunkan peringkat ekuitas Indonesia dari Overweight menjadi Netral karena peringatan MSCI.
- Keputusan ini didasari risiko aliran modal keluar besar jika status pasar Indonesia diturunkan.
- Penurunan status MSCI memaksa dana institusional menjual saham, memberatkan IHSG di awal tahun 2026.
Lembaga keuangan global, Nomura, secara resmi menurunkan peringkat ekuitas atau saham Indonesia dari posisi Overweight (layak beli di atas rata-rata) menjadi Neutral (netral).
Keputusan ini diambil menyusul meningkatnya risiko investasi secara tajam setelah otoritas indeks global, MSCI, memberikan peringatan keras akan potensi penurunan status pasar modal Indonesia.
Dalam laporan terbarunya, Nomura menyoroti adanya ancaman nyata berupa aliran modal keluar (outflow) yang masif, terutama dari dana pasif (passive funds), jika Indonesia benar-benar didegradasi dari kelompok Emerging Market (Pasar Berkembang) ke Frontier Market (Pasar Pra-Berkembang).
## Kejutan Bagi Pelaku Pasar Modal
Ahli strategi Nomura, Chetan Seth, dalam catatan resminya mengungkapkan bahwa langkah MSCI tersebut merupakan hal yang tidak terduga, baik bagi lembaga mereka maupun bagi pasar secara keseluruhan.
"Peringatan MSCI mengenai kemungkinan penurunan status menjadi Frontier Market merupakan kejutan bagi kami dan pasar," tulis Seth dalam laporannya pada Senin (2/2/2026).
Padahal, sebelumnya Nomura memiliki pandangan positif terhadap pasar saham Indonesia. Sikap optimistis tersebut didasari oleh beberapa faktor fundamental, antara lain:
Valuasi Menarik: Harga saham di bursa Indonesia dinilai relatif murah dibandingkan pasar regional lainnya.
Stabilisasi Ekonomi: Adanya ekspektasi terhadap pemulihan kondisi ekonomi serta penguatan laba bersih perusahaan.
Potensi Keuntungan: Kombinasi antara nilai ekuitas dan nilai tukar mata uang dianggap menawarkan profil risiko dan imbal hasil (risk-reward) yang menarik bagi investor jangka panjang.
## Dampak Penurunan Peringkat
Penurunan peringkat oleh Nomura ini menjadi alarm bagi para pengelola dana global. Jika MSCI merealisasikan penurunan status Indonesia, maka dana-dana institusi yang mereferensikan portofolionya pada indeks MSCI Emerging Market secara otomatis harus menjual kepemilikan saham mereka di Indonesia.
Kondisi ini diperkirakan akan memperberat posisi IHSG di awal tahun 2026, mengingat kepercayaan investor kini sedang tergerus oleh isu aksesibilitas pasar dan transparansi data yang dipersoalkan oleh MSCI. Nomura kini memilih bersikap lebih waspada sembari mencermati perkembangan langkah reformasi yang dilakukan oleh otoritas bursa di Indonesia dalam beberapa bulan ke depan.
Tag: #imbas #msci #ihsg #turun #peringkat #dari #overweight #jadi #netral