Digitalisasi Jadi Kunci Apotek UMKM Perluas Pasar Kesehatan
Platform digital dimanfaatkan apotek UMKM untuk memperluas jangkauan pasar produk kesehatan.(DOK. KITA)
14:04
30 Januari 2026

Digitalisasi Jadi Kunci Apotek UMKM Perluas Pasar Kesehatan

– Transformasi digital semakin menjadi penopang keberlanjutan usaha apotek usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap akses produk kesehatan yang mudah, cepat, dan terpercaya.

“Melalui digitalisasi aktivitas pemasaran, kami memfasilitasi apotek untuk memperluas jangkauan distribusi dan melakukan pengiriman produk ke seluruh Indonesia,” ujar Direktur PT Karsa Inti Tuju Askara (KITA), Ruth Retno Dewi, dalam keterangan resmi, Jumat (30/1/2026).

Digitalisasi pemasaran dinilai mampu membantu apotek UMKM mengatasi keterbatasan jangkauan pasar sekaligus meningkatkan efisiensi distribusi. Dengan dukungan teknologi, apotek tidak hanya bergantung pada konsumen di sekitar lokasi fisik, tetapi dapat menjangkau pembeli lintas wilayah.

Upaya digitalisasi tersebut dilakukan melalui GoApotik, platform digital kesehatan milik PT KITA, entitas anak PT Medela Potentia Tbk (MDLA). Platform ini menyediakan akses produk kesehatan, mulai dari vitamin, obat-obatan, suplemen, hingga obat herbal.

Baca juga: Indonesia 2026 di Persimpangan: Ekonomi, Regulasi dan Digitalisasi Jadi Kunci

Ruth menjelaskan, fokus utama GoApotik adalah memperluas akses masyarakat terhadap produk kesehatan sekaligus mendorong pertumbuhan penjualan apotek mitra. Hingga saat ini, layanan GoApotik telah menjangkau 483 kota di seluruh Indonesia.

Seiring berkembangnya ekosistem digital, strategi pemasaran berbasis teknologi dinilai memberi dampak langsung terhadap kinerja penjualan apotek UMKM. Penyesuaian terhadap tren digital memungkinkan apotek menjangkau konsumen yang sebelumnya sulit diakses melalui kanal penjualan konvensional.

“Digitalisasi pemasaran memberi nilai tambah bagi apotek, baik dari sisi efisiensi operasional maupun perluasan distribusi produk kesehatan,” kata Ruth.

Baca juga: Beri Pelatihan Pemasaran Digital, Semen Indonesia Bantu Usaha Mikro dan Kecil Tingkatkan Daya Saing

Pendekatan digital marketing tersebut turut mendapat pengakuan melalui ajang Indonesia Digital Marketing Champions 2025 yang diselenggarakan Majalah SWA dan Business Digest. GoApotik meraih predikat Excellent dengan nilai akhir 88,9, tertinggi dibandingkan peserta lain dalam ajang tersebut.

Chairman SWA Media Group, Kemal Gani, menilai pemanfaatan teknologi digital mampu memberikan dampak nyata bagi pelaku usaha.

“Dengan dukungan teknologi, GoApotik saat ini membantu sekitar 8.000 apotek yang mayoritas apotek UMKM. Ini menunjukkan bahwa digital marketing mampu memberikan nilai yang nyata bagi pelanggan,” kata Kemal.

Penghargaan tersebut diserahkan di Hotel Shangri-La, Jakarta, dan dihadiri jajaran manajemen PT Medela Potentia Tbk, termasuk Direktur Wimala Widjaja dan Information Technology Director Cahyadi Suwindra Sugondo.

Wimala menyampaikan, pencapaian tersebut sejalan dengan komitmen perusahaan dalam mendorong transformasi digital sektor kesehatan.

“Melalui pemanfaatan teknologi, perusahaan mendorong terciptanya ekosistem kesehatan Indonesia yang lebih inklusif, sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap produk kesehatan di seluruh Indonesia,” ujar Wimala.

Baca juga: Digitalisasi Koperasi: Bertransformasi atau Terdisrupsi

Tag:  #digitalisasi #jadi #kunci #apotek #umkm #perluas #pasar #kesehatan

KOMENTAR