IHSG Berpotensi Lanjut Koreksi, Tekanan Jual Diperkirakan Masih Mendominasi
- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan lanjut koreksi pada perdagangan Jumat (30/1/2026), setelah indeks ditutup anjlok 1,06 persen ke level 8.232
Analis teknikal MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, memperkirakan IHSG berada pada bagian dari wave (b) dari wave [x] dalam struktur wave 4. Dengan posisi tersebut, IHSG dinilai masih melanjutkan koreksi dalam waktu dekat. Area koreksi diperkirakan berada di kisaran 7.889-8.104.
“Posisi IHSG saat ini sedang berada pada bagian dari wave (b) dari wave [x] dari wave 4 pada label hitam, sehingga IHSG masih rawan melanjutkan koreksinya dahulu ke rentang 7.889-8.104 sebagai area koreksi terdekat,” ujar Herditya dalam analisa hariannya.
Meski demikian, peluang penguatan teknikal masih terbuka apabila IHSG mampu keluar dari tekanan jual. Pada skenario rebound, area penguatan diperkirakan akan menguji rentang 8.323-8.527.
Baca juga: IHSG Dibuka ke Zona Hijau Usai Anjlok Dua Hari Beruntun
Adapun level support terdekat IHSG berada di 7.985 dan 7.762. Sementara itu, area resistance diperkirakan di 8.296 dan 8.590.
Saham apa saja yang dapat dicermati pada perdagangan hari ini di Bursa Efek Indonesia? Berikut rekomendasi MNC Sekuritas:
Saham PT Harum Energy Tbk (HRUM) ditutup di Rp 1.070 dengan rekomendasi buy on weakness. HRUM saat ini berada pada bagian dari wave [iv] dari wave C. Pola tersebut mengindikasikan saham masih dalam fase koreksi terbatas sebelum berpotensi melanjutkan pergerakan berikutnya.
Saham PT Indosat Tbk (ISAT) ditutup di level Rp 2.240 dan juga direkomendasikan buy on weakness. ISAT berada pada bagian dari wave v dari wave (c) dari wave [ii]. Struktur ini mencerminkan saham masih dalam fase lanjutan tren naik, meskipun tetap berpotensi mengalami fluktuasi jangka pendek.
Saham PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA) ditutup di Rp 374 dengan rekomendasi speculative buy. Pergerakan MINA saat ini di wave [iv] dari wave C, yang menandakan fase konsolidasi dalam tren korektif.
Saham PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) ditutup pada Rp 3.450 dan direkomendasikan buy on weakness. TLKM berada pada bagian wave B dari wave (2), yang menunjukkan fase koreksi dalam struktur tren yang lebih besar. Kondisi ini membuka peluang akumulasi bertahap.
Disclaimer: Artikel ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Seluruh rekomendasi berasal dari analis sekuritas. Keputusan investasi menjadi tanggung jawab investor. Pastikan melakukan riset mandiri sebelum menentukan pilihan.
Tag: #ihsg #berpotensi #lanjut #koreksi #tekanan #jual #diperkirakan #masih #mendominasi