Lapangan Padel Bermunculan di Mal dan Apartemen, Tren atau Peluang Bisnis?
– Tren gaya hidup aktif pascapandemi mendorong pengelola pusat perbelanjaan dan pengembang hunian menghadirkan fasilitas olahraga baru, salah satunya padel. Olahraga yang memadukan unsur tenis dan squash ini kini mulai banyak ditemui di mal hingga apartemen sebagai daya tarik tambahan.
Seiring maraknya pembangunan lapangan padel, muncul pertanyaan mengenai keberlanjutan dan potensi keuntungan investasi fasilitas ini hingga 2026.
Kepala Departemen Riset Colliers Indonesia Ferry Salanto menilai tren padel erat kaitannya dengan meningkatnya minat masyarakat terhadap gaya hidup aktif setelah pandemi.
“Retail dan apartemen membangun fasilitas ini memang oke. Dari post-pandemi ini memang active lifestyle itu sangat-sangat naik daun,” kata Ferry dalam paparan virtual, Rabu (7/1/2026).
Menurut Ferry, aktivitas yang berorientasi pada kesehatan dan olahraga mengalami lonjakan signifikan pascapandemi. Kondisi tersebut dimanfaatkan pemilik mal dan pengembang properti dengan menambah fasilitas hiburan dan olahraga guna menarik pengunjung.
Di sektor ritel, kehadiran lapangan padel dinilai mampu menjadi magnet baru untuk meningkatkan arus kunjungan. Fasilitas ini tidak hanya berfungsi sebagai sarana olahraga, tetapi juga memperpanjang durasi kunjungan pengunjung di kawasan komersial.
“Cara bagi pemilik mall ataupun developer untuk menangkap moment ini memang dengan menambah fasilitas hiburan dan juga sports. Seperti entertainment atau padel ini masuk ke mall (atau apartemen),” ujar Ferry.
Ia menambahkan, dari sisi ritel, fasilitas padel relatif efektif dalam mendorong traffic, meski cenderung bersifat jangka pendek.
Sementara itu, di sektor hunian, pengembangan fasilitas padel dinilai lebih fleksibel. Ferry menjelaskan lapangan padel tidak membutuhkan ruang yang terlalu besar, sehingga pengembang dapat menata ulang area tertentu di dalam kompleks apartemen.
“Kalau dari sisi apartemen mungkin karena padel tidak membutuhkan ruang yang terlalu signifikan, jadinya biasanya dari developer memang bisa untuk rearrange area-area tertentu mereka,” jelasnya.
Dengan fleksibilitas tersebut, fasilitas padel dapat menjadi nilai tambah bagi penghuni, khususnya komunitas yang memiliki minat tinggi terhadap olahraga.
“Jadi bisa mencukupi untuk kebutuhan dari masyarakat atau komuninya untuk berolahraga. Jadi sebenarnya trendnya memang ada, mendorong traffic juga mungkin subjectively bisa,” kata Ferry.
Meski tren padel saat ini cukup kuat, Ferry mengingatkan adanya tanda tanya terkait keberlanjutan olahraga ini dalam jangka panjang. Menurutnya, padel memang terasa dampaknya saat ini, namun belum bisa dipastikan apakah akan bertahan lama atau hanya bersifat sementara.
“Untuk saat ini, pengaruhnya memang terasa, terutama dalam mendorong traffic dan aktivitas. Tapi apakah padel akan relevan dan berkelanjutan dalam jangka panjang, itu yang masih perlu dicermati,” tegasnya.
Sejumlah apartemen yang telah memiliki fasilitas padel antara lain Tokyo Riverside PIK, Collins Boulevard Serpong, dan Bintaro Plaza Residences.
Sementara di sektor ritel, lapangan padel dapat ditemui di MaxxBox Karawaci, Summarecon Mall Bekasi, Mall Balekota Tangerang, Trans Studio Mall Cibubur, AEON Mall Sentul City, dan AEON Mall Deltamas.
Tag: #lapangan #padel #bermunculan #apartemen #tren #atau #peluang #bisnis