Warren Buffett Ungkap Alasan Investasi Saham Lebih Menarik daripada Properti
Investor legendaris Warren Buffett kerapa mengakui bahwa investasi saham lebih menguntungkan dibandingkan properti, meskipun sektor real estat kerap menawarkan peluang menarik.
Sebuah video investor berusia 95 tahun itu kembali beredar, yang memperlihatkan Buffett menjelaskan alasan mengapa investasi saham lebih menarik dibandingkan properti. Video tersebut diambil sebelum Buffett mundur dari jabatannya sebagai CEO Berkshire Hathaway pada 31 Desember, setelah lebih dari tiga dekade memimpin perusahaan tersebut.
Dalam kesempatan itu, investor yang dijuluki Oracle of Omaha ini menjelaskan bahwa transaksi properti jauh lebih rumit dan memakan waktu dibandingkan investasi di pasar saham.
“Dalam hal properti, prosesnya jauh lebih sulit dibandingkan saham, mulai dari negosiasi, kesepakatan, waktu yang dihabiskan, hingga keterlibatan banyak pihak dalam kepemilikan,” ujar Buffett.
Sebaliknya, Buffett menilai investasi saham lebih sederhana, transparan, dan mudah dieksekusi. Ia mencontohkan fleksibilitas pasar saham yang memungkinkan transaksi bernilai besar dilakukan dengan cepat.
Buffett mengungkapkan, Berkshire Hathaway sempat melakukan sejumlah transaksi properti pada 2008 dan 2009. Namun, menurutnya, waktu dan energi yang dibutuhkan untuk transaksi tersebut tidak sebanding dengan peluang investasi yang lebih efisien di pasar sekuritas.
“Dalam transaksi properti, setiap kalimat dalam kontrak sama pentingnya dengan satu orang. Sementara itu, untuk saham, jika seseorang ingin menjual 20.000 saham Berkshire atau sejenisnya, mereka cukup menghubungi kami, harganya sesuai, transaksi selesai dalam lima detik, dan selalu bisa ditutup,” kata Buffett.
Ia juga mengakui bahwa pada kondisi tertentu, terutama saat krisis, properti dapat berpindah tangan dengan harga murah. Namun secara historis, Buffett menilai saham tetap menawarkan nilai dan efisiensi yang lebih baik.
Buffett turut menyinggung mitra bisnis lamanya, Charlie Munger, yang dikenal menikmati transaksi properti dan sempat menutup sejumlah kesepakatan pada tahun-tahun terakhir hidupnya. Meski demikian, Buffett meyakini bahwa jika harus memilih sejak usia muda, Munger tetap akan menjatuhkan pilihan pada saham.
“Dia menikmati permainan itu, tetapi saya pikir jika ia diminta memilih saat berusia 21 tahun, dia tetap akan memilih saham pada akhirnya,” ujar Buffett.
Tag: #warren #buffett #ungkap #alasan #investasi #saham #lebih #menarik #daripada #properti