Ketegangan Geopolitik Meningkat, Harga Bitcoin Terjun di Bawah 65.000 Dollar AS
Ilustrasi bitcoin. (WIKIMEDIA COMMONS/JORGE FRANGANILLO)
07:04
24 Februari 2026

Ketegangan Geopolitik Meningkat, Harga Bitcoin Terjun di Bawah 65.000 Dollar AS

- Harga aset kripto Bitcoin (BTC) turun di bawah 65.000 dollar AS pada awal pekan ini.

Penurunan harga Bitcoin terjadi karena investor mempertimbangkan ketidakpastian tarif yang meningkat dan kekhawatiran geopolitik.

Token tersebut diperdagangkan terendah di level 64.830 dollar AS di awal perdagangan.

Angka tersebut setara Rp 1,08 miliar dengan asumsi kurs Rp 16.808 per dollar AS.

Volatilitas harga ini melanjutkan penurunan hampir 5 persen yang terlah terjadi sejak hari sebelumnya.

Baca juga: Harga Bitcoin (BTC) Anjlok, Tertekan Rencana Tarif Global AS

Dilansir dari CNBC, sepanjang akhir pekan kemarin, penurunan tersebut membawa aset digital ini ke titik terendah yakni di level 64.324 dollar AS.

Titik ini menandai level terendahnya sejak 6 Februari ketika sempat mencapai level harga 60.062 dollar AS.

Sedikit catatan, aset kripto Bitcoin terakhir kali turun lebih dari 2 persen menjadi 65.836,68 dollar AS pada pukul 09.40 waktu setempat di hari Senin.

Mata uang kripto tertua di dunia telah mengalami penurunan tajam, terutama karena ketidakpastian geopolitik dan makroekonomi memicu investor untuk menghindari investasi berisiko.

Pekan lalu, Presiden AS Donald Trump mengatakan dia akan memutuskan apakah akan menyerang Iran dalam 10 hari ke depan karena penolakan Iran terhadap kesepakatan nuklir baru.

Ketegangan tampaknya meningkat dalam beberapa hari terakhir, dengan AS terus menempatkan pasukan militernya di seluruh Timur Tengah.

Secara terpisah, Trump mengatakan pada hari Sabtu dalam sebuah unggahan di media sosial bahwa ia akan menaikkan tarif pembalasan terhadap banyak mitra dagang asing AS menjadi 15 persen.

Penerapan tarif tersebut berlaku segera hanya satu hari setelah Mahkamah Agung membatalkan pajak perdagangan sebelumnya .

Sebagai informasi, sejak awal tahun, Bitcoin telah kehilangan 24 persen nilainya akibat gempuran ancaman makro.

Sementara itu, aset yang dianggap kurang berisiko seperti logam mulia justru melonjak.

Komoditas emas telah naik sekitar 20 persen sepanjang tahun ini, sedangkan perak bertambah 23 persen selama periode yang sama.

Baca juga: Aset Kripto Terseret ke Zona Merah, Bitcoin Ambruk 4 Persen

Tag:  #ketegangan #geopolitik #meningkat #harga #bitcoin #terjun #bawah #65000 #dollar

KOMENTAR