Harga Emas dan Perak Naik pada Perdagangan Perdana 2026
Harga emas dunia dan harga perak membuka perdagangan awal 2026 dengan penguatan. Sentimen safe haven menopang pergerakan logam mulia.()
14:16
2 Januari 2026

Harga Emas dan Perak Naik pada Perdagangan Perdana 2026

– Harga emas dan perak memulai perdagangan awal Tahun Baru 2026 dengan penguatan signifikan pada Jumat (2/1/2026). Kenaikan ini melanjutkan reli logam mulia yang telah terbentuk sepanjang 2025.

Penguatan harga emas dipicu oleh ketegangan geopolitik global serta harapan penurunan suku bunga tahun ini. Kondisi tersebut menjaga minat investor terhadap logam mulia sebagai aset aman atau safe haven.

Dikutip dari Reuters, Jumat (2/1/2026), harga emas di pasar spot tercatat naik 1,5 persen menjadi 4.378,75 dollar AS per troy ons pada pukul 05.53 GMT.

Harga emas dunia sebelumnya sempat menyentuh rekor tertinggi sepanjang masa di level 4.549,71 dollar AS per troy ons pada 26 Desember 2025, sebelum turun ke level terendah dua pekan pada Rabu lalu.

Sementara itu, harga kontrak emas berjangka Amerika Serikat untuk pengiriman Februari naik 1,2 persen menjadi 4.392,20 dollar AS per troy ons.

“(Logam mulia) tampaknya sedang memulihkan diri dari aksi jual akhir tahun yang menimpa mereka di awal pekan. Tekanan penutupan posisi akhir tahun telah mereda dan emas memulai tahun 2026 dengan keuntungan, sekarang fundamental kembali menjadi fokus,” kata Kepala Analis Pasar KCM Trade Tim Waterer.

Sepanjang 2025, emas batangan mencatatkan reli luar biasa. Logam mulia ini mengakhiri tahun dengan kenaikan tahunan mencapai 64 persen, yang menjadi capaian terbesar sejak 1979.

Kenaikan harga emas dunia pada tahun lalu didorong oleh pemangkasan suku bunga, spekulasi pelonggaran lanjutan oleh Federal Reserve AS, konflik geopolitik, permintaan kuat dari bank sentral, serta peningkatan kepemilikan pada dana yang diperdagangkan di bursa (exchange traded fund/ETF).

Pada pekan lalu, warga Amerika Serikat mengajukan klaim pengangguran baru terendah dalam satu bulan terakhir. Meski telah menurun dari puncaknya, pasar tenaga kerja dinilai masih melemah di bawah masa jabatan kedua Presiden AS Donald Trump.

Menurut Waterer, data klaim pengangguran tersebut hanya memberikan pengaruh terbatas terhadap ekspektasi pasar terkait potensi penurunan suku bunga tahun ini.

“Logam mulia memulai tahun 2026 dengan cara yang hampir sama seperti yang mereka lakukan pada tahun 2025, yaitu dengan momentum ke depan,” ujarnya.

Saat ini, investor memperkirakan setidaknya akan ada dua kali penurunan suku bunga oleh Federal Reserve sepanjang 2026. Dalam kondisi suku bunga rendah, aset yang tidak memberikan imbal hasil cenderung berkinerja baik.

Di sisi lain, harga perak di pasar spot melonjak 3,7 persen menjadi 73,90 dollar AS per troy ons, setelah sebelumnya mencapai rekor tertinggi sepanjang masa di level 83,62 dollar AS per troy ons pada Senin lalu.

Sepanjang 2025, harga perak mencatatkan kenaikan tajam hingga 147 persen, jauh melampaui emas dan menjadi kinerja tahunan terbaik sepanjang sejarahnya.

Penguatan harga perak didorong oleh penetapannya sebagai mineral penting oleh Amerika Serikat, kendala pasokan, serta rendahnya persediaan di tengah meningkatnya permintaan industri dan investasi.

Adapun harga platinum spot naik 2,5 persen menjadi 2.105,48 dollar AS per troy ons, setelah sebelumnya menyentuh rekor tertinggi sepanjang masa di level 2.478,50 dollar AS per troy ons pada Senin.

Sepanjang 2025, platinum mencatatkan kenaikan tahunan terbesar dengan lonjakan 127 persen.

Sementara itu, harga palladium menguat 2,1 persen menjadi 1.639,12 dollar AS per troy ons. Logam ini menutup tahun sebelumnya dengan kenaikan 76 persen, yang menjadi kinerja terbaik dalam 15 tahun terakhir.

Tag:  #harga #emas #perak #naik #pada #perdagangan #perdana #2026

KOMENTAR