Badai Musim Dingin Hantam AS: 900 Penerbangan Dibatalkan, 8.000 Ditunda
- Badai musim dingin yang menyapu wilayah Timur Laut Amerika Serikat (AS) membuat lalu lintas udara sempat kacau di puncak musim liburan akhir tahun dan tahun baru.
Lebih dari 900 penerbangan dibatalkan dan hampir 8.000 penerbangan lainnya tertunda pada Sabtu (27/12/2025) waktu setempat.
Mengutip CNBC, Minggu (28/12/2025), meski intensitas salju tidak separah prakiraan awal, dampaknya tetap terasa di bandara-bandara utama.
Ilustrasi penerbangan terlama di dunia, salah satunya menggunakan Qantas Airlines dari New York (JFK) ke Auckland (AKL).
John F. Kennedy International Airport (JFK) dan Newark Liberty International Airport masing-masing mencatat lebih dari 10 sentimeter curah salju, menurut National Weather Service.
Data FlightAware menunjukkan, di bandara JFK sebanyak 136 penerbangan, sekitar 20 persen jadwal keberangkatan, dibatalkan.
Sementara itu, di LaGuardia Airport, 87 penerbangan atau sekitar 20 persen jadwal harian ikut disapu pembatalan. Adapun di bandara Newark, 72 penerbangan atau 12 persen keberangkatan tak jadi terbang.
Langkah antisipatif sudah dilakukan sehari sebelumnya. Pada Jumat (26/12/2025) waktu setempat, maskapai membatalkan lebih dari 1.700 penerbangan, mayoritas sebelum badai datang, untuk mencegah pesawat, penumpang lanjutan, dan kru terjebak di bandara.
Kabar baiknya, kondisi mulai mereda pada Minggu, FlightAware hanya mencatat 27 penerbangan yang dibatalkan di seluruh AS.
Sejumlah maskapai besar, seperti American Airlines, Delta Air Lines, United Airlines, Southwest Airlines, dan JetBlue Airways, memberikan kelonggaran biaya perubahan jadwal, termasuk untuk tiket ekonomi dasar.
Ilustrasi pesawat American Airlines.
Maskapai juga memastikan tidak ada selisih tarif bagi pelanggan yang mengubah penerbangan dari dan ke sejumlah bandara di Timur Laut AS.
Namun, perubahan jadwal harus dilakukan sebelum akhir tahun. Dengan kursi yang kian langka di pekan Natal, bepergian lebih awal dinilai menjadi pilihan paling realistis.
Kelompok lobi industri Airlines for America memproyeksikan maskapai akan melayani rekor 52,6 juta penumpang sepanjang 19 Desember hingga 5 Januari, dengan Jumat dan Minggu sebagai hari-hari tersibuk.
Di tengah cuaca ekstrem, strategi pembatalan dini menjadi kunci.
Maskapai memilih menahan penerbangan saat badai diperkirakan datang, seperti badai salju, demi mencegah gangguan berantai yang lebih luas.
Tag: #badai #musim #dingin #hantam #penerbangan #dibatalkan #8000 #ditunda