Airlangga: Sawit RI Masuk Skema Tarif Nol Persen AS, Tekstil Gugur
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto (KOMPAS.com/DEBRINATA RIZKY )
20:52
26 Desember 2025

Airlangga: Sawit RI Masuk Skema Tarif Nol Persen AS, Tekstil Gugur

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, Amerika Serikat (AS) telah sepakat untuk memasukkan kelapa sawit ke dalam daftar komoditas yang menikmati fasilitas pembebasan tarif bea masuk alias tarif nol persen.

Namun demikian, kata Airlangga, tekstil tak masuk ke dalam kesepakatan bebas tarif bea masuk tersebut.

"Tekstil kan bukan dari alam. Jadi ya semua yang sumber daya alam berbasis tropical," ujar Airlangga usai meninjau persiapan Work From Anywhere (WFA) di Pondok Indah Mall 1, Jakarta, Jumat (26/12/2025).

Ilustrasi tarif Trump. Presiden Prabowo dan Presiden Trump sepakat menurunkan tarif ekspor RI ke AS menjadi 19 persen.canva.com Ilustrasi tarif Trump. Presiden Prabowo dan Presiden Trump sepakat menurunkan tarif ekspor RI ke AS menjadi 19 persen.

Adapun Airlangga mengatakan keputusan ini hadir dan menjadi bagian dari Agreement on Reciprocal Tariff (ART), pasca-terbitnya perintah eksekutif (executive order) Presiden AS Donald Trump soal tarif resiprokal pada awal April 2025.

Namun, ia belum memerinci jumlah pasti total pos yang akan mendapatkan fasilitas 0 persen tersebut. Ia hanya menekankan bahwa detail teknis masih dalam tahap finalisasi.

Airlangga hanya memastikan bahwa kriteria produk yang berhak mendapatkan fasilitas tarif nol persen tersebut secara spesifik ditujukan bagi komoditas sumber daya alam (SDA) berbasis tropis (tropical based natural resources).

Sehingga, komoditas hasil manufaktur seperti tekstil, yang banyak diekspor ke AS, akan tetap dikenai tarif resiprokal 19 persen.

Adapun sebelumnya, Airlangga mengatakan pemerintah telah menyelesaikan perundingan lanjutan termasuk negosiasi tarif respirokal dengan AS.

Airlangga mengaku dari hasil perundingan yang dilakukan dengan Ambassador United States Trade Representative (USTR) Jamieson Greer, telah disepakati tenggat waktu penyelesaian negosiasi tarif dagang kedua negara.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga HartartoKOMPAS.com/DEBRINATA RIZKY Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto

Hasilnya sebelum akhir Januari 2026 akan disiapkan dokumen kesepakatan yang ditandatangani secara resmi.

Kesepakatan ini nantinya secara resmi akan ditandatangani oleh Presiden Prabowo Subianto dan Presiden AS Donald Trump.

Menurut Airlangga, negosiasi lanjutan tarif respirokal ini berjalan baik. Saat ini, pemerintah AS masih mengatur waktu yang tepat untuk menjadwalkan pertemuan antara kedua pemimpin negara.

"Sebelum akhir Januari akan disiapkan dokumen kesepakatannya dan akan di tandatangani secara resmi," kata Airlangga saat konferensi pers dari Washington DC, Selasa (23/12/2025).

Tag:  #airlangga #sawit #masuk #skema #tarif #persen #tekstil #gugur

KOMENTAR