Harga Emas dan Perak Meroket, Prospek Logam 2026 Semakin Cerah
()
16:52
26 Desember 2025

Harga Emas dan Perak Meroket, Prospek Logam 2026 Semakin Cerah

– Harga aset logam menunjukkan kenaikan signifikan sepanjang 2025. Kombinasi sentimen safe haven, terbatasnya pasokan industri, dan meningkatnya permintaan dari sektor energi terbarukan serta kecerdasan buatan (AI) membuat prospek komoditas logam tetap positif di 2026.

Pada perdagangan Jumat (26/12/2025) pukul 15.18 WIB, harga emas di pasar spot mencapai 4.515,8 dollar AS per troy ons, naik 8,43 persen secara bulanan dan 71,86 persen secara year-to-date (YtD).

Di sisi lain, harga perak melesat lebih tajam menjadi 74,68 dollar AS per troy ons, naik 39,82 persen bulanan dan 158,64 persen YtD.

Logam tembaga juga mencatat kenaikan, yaitu 12 persen secara bulanan dan 42,89 persen YtD menjadi 5,69 dollar AS per pon.

Presiden Komisioner HFX International Berjangka, Sutopo Widodo, menyatakan bahwa tahun ini menjadi panggung bagi komoditas logam yang mendominasi aset berperforma terbaik.

Melesatnya harga emas dan perak didorong oleh status safe haven dan defisit pasokan industri. Kenaikan tembaga juga signifikan karena investasi besar-besaran di infrastruktur AI dan kendaraan listrik.

Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong, menambahkan bahwa pergerakan harga emas juga didukung oleh ketegangan geopolitik global. Kenaikan harga perak sebenarnya merupakan usaha mengejar ketertinggalan rasio 1:50 terhadap emas.

“Output tembaga stagnan sementara permintaan melonjak, terutama dari sektor pembangkit listrik konvensional dan hijau,” kata Lukman.

Selain itu, pelemahan dollar AS dan pemangkasan suku bunga The Fed ikut mendorong harga logam naik.

Pengamat komoditas dan Founder Traderindo.com, Wahyu Tribowo Laksono, menjelaskan pergerakan harga emas dan perak sepanjang 2025 melalui beberapa fase.

Fase awal Januari–Mei 2025, pasar mengakumulasi emas sebagai antisipasi pemangkasan suku bunga The Fed. Pada Juni–Oktober 2025, terjadi reli spekulatif didorong ketidakpastian geopolitik dan aksi pembelian agresif bank sentral dunia.

Sutopo memproyeksi bahwa kebijakan suku bunga The Fed akan tetap menjadi pendorong utama harga emas dan perak, karena menurunkan opportunity cost kepemilikan aset tanpa bunga.

Sementara itu, prospek tembaga didukung optimisme pemulihan sektor properti Tiongkok dan belanja modal di pusat data AI.

Menurut Sutopo, perak dan tembaga akan menjadi komoditas unggulan tahun 2026. Perak menghadapi defisit struktural memasuki tahun ketujuh, seiring tingginya permintaan panel surya global.

Tembaga menjadi “emas baru” ekonomi digital, karena kebutuhan kabel pusat data dan motor listrik yang tidak tergantikan.

“Emas tetap instrumen wajib untuk lindung nilai, tapi diversifikasi ke perak dan tembaga paling masuk akal, apalagi energi berbasis bensin mulai jenuh karena transisi ke energi terbarukan,” jelas Sutopo.

Lukman mengingatkan pelaku pasar untuk mencermati risiko global, seperti eskalasi geopolitik di Laut Karibia, Laut China Selatan, dan perang Ukraina yang berpotensi menimbulkan volatilitas.

Kebijakan China menahan overcapacity industri juga penting diwaspadai.

Perkembangan teknologi AI diperkirakan terus mendorong kebutuhan energi dan logam industri, meskipun risiko bubble AI bisa menekan harga logam secara tajam.

Dengan berbagai sentimen tersebut, Lukman memperkirakan harga logam tahun depan akan naik kompak: emas di kisaran 5.000–5.700 dollar AS per troy ons, perak 90–110 dollar AS per troy ons, dan tembaga 13.000–13.500 dollar AS per ton.

Sutopo memproyeksikan emas pada 4.000–4.400 dollar AS per troy ons, perak 60–100 dollar AS per troy ons jika defisit fisik berlanjut, dan tembaga stabil menguat ke 5,50–5,80 dollar AS per pon.

Wahyu memprediksi emas bergerak di 4.500–5.300 dollar AS per troy ons, perak di 55–110 dollar AS per troy ons, dan tembaga di 9.000–13.000 dollar AS per ton.

(Reporter: Vatrischa Putri Nur | Editor: Handoyo)

Artikel ini telah tayang di Kontan.co.id dengan judul Harga Logam Melejit pada 2025, Emas, Perak, dan Tembaga Masih Prospektif Tahun Depan

Tag:  #harga #emas #perak #meroket #prospek #logam #2026 #semakin #cerah

KOMENTAR