Meski Pendaki yang Hilang Ditemukan Selamat, Kawah Ijen Tutup hingga 26 Februari 2026
— Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Timur resmi menutup sementara kegiatan kunjungan dan pendakian di kawasan Taman Wisata Alam (TWA) Kawah Ijen mulai 19 hingga 26 Februari 2026.
Kebijakan ini diambil menyusul laporan hilangnya seorang pendaki serta untuk mendukung kelancaran operasi pencarian dan penyelamatan (SAR).
Dalam pengumuman resmi yang diterbitkan di Sidoarjo pada Kamis (19/2/2026), Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Timur menyatakan bahwa seluruh aktivitas wisata, penelitian, hingga pendidikan di kawasan Ijen dihentikan sementara.
Baca juga: 2 Hari Hilang di TWA Kawah Ijen, Dzikri Ditemukan Selamat di Tebing yang Rimbun
Penutupan dilakukan untuk memastikan keamanan pengunjung serta memberikan ruang penuh bagi tim SAR yang bertugas.
Keputusan ini berkaitan dengan hilangnya seorang pendaki bernama Muhammad Dzikri Maulana (16), warga Desa Tamansari, Kecamatan Licin, Banyuwangi, yang dilaporkan tidak kembali saat melakukan pendakian pada Rabu (18/2/2026).
Pendaki Kawah Ijen yang hilang ditemukan selamat
Dilansir dari Kompas.com (20/2/2026), setelah lebih dari 14 jam pencarian, kabar baik datang.
Dzikri berhasil ditemukan dalam kondisi selamat namun lemas oleh tim SAR gabungan. Ia ditemukan di area tebing dengan radial 6,7 derajat dan jarak sekitar 890 meter dari titik lokasi kejadian (LKP).
Lokasinya tertutup rimbun pakis gunung, sehingga membuat proses pencarian cukup menantang.
Dzikri terdengar merespons panggilan tim SAR dari balik rimbunnya vegetasi. Permintaan pertamanya setelah ditemukan adalah air minum.
Tim SAR pun segera memberikan air dan buah sebagai pertolongan pertama sebelum mengevakuasinya turun ke Pos Paltuding.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banyuwangi, I Made Oka Astawa, menjelaskan bahwa operasi SAR dilakukan dengan membagi tim menjadi dua kelompok.
SRU 1 melakukan penyisiran dari Pos Paltuding menuju puncak sejauh 3,6 kilometer menggunakan metode Explore SAR (ESAR) tipe 1.
Baca juga: Momen Penyelamatan Pendaki yang Hilang di TWA Kawah Ijen, Ini Permintaan Pertamanya
SRU 2 menyisir area sekitar LKP dengan pola ESAR tipe 2 open grid seluas satu kilometer persegi.
Pencarian juga diperkuat dengan drone thermal serta peralatan jungle rescue untuk menjangkau area yang sulit.
“Alhamdulillah korban berhasil ditemukan dalam keadaan hidup. Terima kasih kepada seluruh unsur yang terlibat atas dedikasi dan kerja sama yang solid dalam operasi kemanusiaan ini,” ujar Oka.
Imbauan keselamatan untuk pendaki
Keberhasilan penyelamatan ini sekaligus menjadi pengingat pentingnya mematuhi prosedur keselamatan saat mendaki. Tim SAR mengimbau pendaki untuk:
- tidak memisahkan diri dari rombongan,
- memperhatikan cuaca dan kondisi medan,
- serta selalu melapor kepada petugas sebelum dan sesudah pendakian.
Baca juga: Pendaki Hilang di Kawah Ijen, 4 Temannya Pulang ke Rumah Tanpa Lapor Petugas
Kegiatan kunjungan ke Kawah Ijen direncanakan dibuka kembali pada 27 Februari 2026, setelah proses SAR dan evaluasi keamanan dinyatakan selesai.
Tag: #meski #pendaki #yang #hilang #ditemukan #selamat #kawah #ijen #tutup #hingga #februari #2026