7 Lokasi Terbaik untuk Melihat Aurora Borealis di Tahun 2026
Tahun 2026 diprediksi menjadi salah satu periode terbaik dalam lebih dari satu dekade untuk menyaksikan aurora borealis atau cahaya utara.
Prediksi ini disampaikan para ilmuwan seiring siklus aktivitas Matahari yang sedang berada di fase puncak. Bagi pemburu aurora, momen ini menjadi kesempatan langka untuk melihat pertunjukan cahaya alami paling spektakuler di langit malam.
Fotografer dan pemburu aurora asal Inggris, Wil Cheung, yang telah menyaksikan aurora lebih dari 400 kali, memberikan lokasi terbaik di dunia untuk melihat cahaya utara, berdasarkan pengalaman langsungnya.
Baca juga: Tahun 2025 Jadi Puncak Orang Indonesia Bepergian, Tertinggi Sejak Pandemi
Menurut Cheung, aurora paling sering muncul di area yang dikenal sebagai auroral oval, yakni zona berbentuk cincin di sekitar Lingkar Arktik. Karena itu, peluang terbaik melihat aurora berada di wilayah-wilayah lintang tinggi di belahan bumi utara.
“Itu seperti Bumi sedang melindungi kehidupan, dan kita diberi kesempatan untuk menyaksikannya,” ujarnya dikutip dari BBC Travel beberapa waktu lalu.
Lokasi terbaik untuk melihat aurora
Beberapa lokasi yang disebut Cheung sebagai tempat terbaik untuk berburu aurora antara lain:
- Norwegia – terutama kawasan utara yang berada di dalam Lingkar Arktik. Kota Tromsø sering disebut sebagai salah satu destinasi aurora terbaik di dunia, meski tantangannya adalah tutupan awan yang cukup sering.
- Islandia bagian utara – Cheung menyebut Akureyri sebagai salah satu lokasi favoritnya karena keseimbangan antara posisi aurora dan kondisi cuaca. Islandia juga dinilai ramah bagi wisatawan karena mudah dijelajahi dengan mobil.
- Finlandia – terutama wilayah Lapland yang terkenal dengan langit gelap dan minim polusi cahaya.
- Swedia utara – kawasan terpencil dengan malam panjang selama musim dingin.
- Greenland – menawarkan langit sangat gelap dan aurora yang intens, meski aksesnya lebih terbatas.
- Kanada – wilayah utara Kanada dikenal memiliki aurora yang cerah dan luas.
- Alaska (Amerika Serikat) – salah satu destinasi klasik untuk melihat cahaya utara.
Cheung juga merekomendasikan cruise aurora di perairan Norwegia. Berada di laut membuat wisatawan menjauh dari polusi cahaya dan awan daratan, sehingga peluang melihat aurora meningkat drastis.
Baca juga: Jadwal, Promo, dan Cara Dapat Cashback hingga Rp 1,69 Juta di ASTINDO Travel Fair 2026
Waktu dan kondisi terbaik melihat aurora
Selain lokasi, kondisi langit menjadi faktor penentu utama. Cheung menyarankan wisatawan untuk:
- Menghindari area perkotaan dan mencari lokasi dengan langit gelap
- Memperhatikan prakiraan cuaca dan tutupan awan
- Menggunakan peta polusi cahaya seperti light pollution map
- Memilih periode tanpa bulan purnama, meski di lintang utara aurora tetap bisa terlihat saat bulan terang
Secara statistik, sekitar 21 Maret dan 21 September menjadi waktu terbaik karena badai geomagnetik lebih sering terjadi.
Bagi wisatawan yang ingin berburu aurora secara mandiri, Cheung menyarankan menginap di kabin atau penginapan terpencil dengan langit gelap. Dengan begitu, wisatawan bisa memantau aurora sepanjang malam tanpa bergantung pada jadwal tur.
Aurora, kata Cheung, sering muncul dalam fase. Sebagian besar waktu hanya tampak sebagai cahaya samar, sementara fase paling spektakuler, saat aurora bergerak, membentuk pilar, dan meledak di langit, bisa berlangsung sangat singkat.
Menurut Cheung, aurora bukan sekadar pemandangan indah. Cahaya ini merupakan bukti bagaimana medan magnet Bumi melindungi manusia dari radiasi berbahaya Matahari, lalu mengubahnya menjadi pertunjukan cahaya yang memukau.
Tag: #lokasi #terbaik #untuk #melihat #aurora #borealis #tahun #2026