5 Cara Memilih Sepatu yang Tepat agar Kaki Tidak Sakit dan Tetap Sehat
Sepatu sering kali dianggap sekadar pelengkap gaya, padahal fungsinya jauh lebih penting dari itu.
Sepatu yang tepat berperan besar dalam menjaga kesehatan kaki, kenyamanan saat beraktivitas, hingga mencegah berbagai keluhan seperti nyeri tumit, kapalan, hingga sakit punggung.
Sayangnya, masih banyak orang yang memilih sepatu hanya berdasarkan model atau tren, tanpa mempertimbangkan dampaknya bagi kesehatan kaki.
Padahal, kaki menopang seluruh berat tubuh dan digunakan hampir sepanjang hari. Jika sepatu yang dipakai tidak sesuai, risiko kaki cepat lelah dan sakit akan semakin besar.
Agar tidak salah pilih, berikut lima cara memilih sepatu yang tepat supaya kaki tetap nyaman, tidak sakit, dan sehat dalam jangka panjang.
PerbesarIlustrasi sepatu (freepik)1. Pilih Ukuran yang Benar-Benar Pas di Kaki
Ukuran sepatu adalah faktor paling dasar namun sering diabaikan. Banyak orang tetap membeli sepatu meski terasa sempit atau kebesaran dengan alasan "nanti juga menyesuaikan".
Padahal, sepatu yang terlalu sempit bisa menekan jari kaki dan menyebabkan lecet atau kapalan, sementara sepatu yang terlalu longgar membuat kaki tidak stabil saat melangkah.
Idealnya, sepatu memiliki sedikit ruang di bagian depan agar jari kaki bisa bergerak bebas. Pastikan tumit tidak mudah terangkat saat berjalan dan kaki terasa nyaman sejak pertama kali dicoba.
Jangan ragu mencoba sepatu di sore hari, karena ukuran kaki biasanya sedikit membesar setelah beraktivitas.
2. Perhatikan Bentuk Sepatu Sesuai Anatomi Kaki
Setiap orang memiliki bentuk kaki yang berbeda, ada yang ramping, lebar, hingga memiliki lengkungan tertentu. Oleh karena itu, penting memilih sepatu yang mengikuti bentuk alami kaki, bukan memaksakan kaki menyesuaikan sepatu.
Sepatu dengan ujung terlalu runcing, misalnya, bisa membuat jari kaki saling menekan dan memicu rasa nyeri. Pilih sepatu dengan toe box yang cukup lebar agar jari kaki tidak terhimpit.
Bagi pemilik kaki lebar atau memiliki kondisi khusus seperti bunion, sepatu dengan desain lebih luas akan terasa jauh lebih nyaman.
PerbesarIlustrasi sepatu. (Freepik)3. Pilih Sol yang Nyaman dan Mampu Meredam Benturan
Sol sepatu memiliki peran penting dalam menjaga kenyamanan kaki. Sol yang baik mampu meredam benturan saat kaki menyentuh tanah, terutama jika sering berjalan jauh atau berdiri lama.
Sol yang terlalu tipis atau keras bisa membuat tumit dan telapak kaki cepat terasa sakit.
Pilih sepatu dengan bantalan yang empuk namun tetap fleksibel mengikuti gerakan kaki. Cobalah menekuk sepatu secara perlahan; sepatu yang baik akan lentur di bagian depan, bukan di tengah. Hal ini membantu kaki bergerak secara alami saat berjalan.
4. Sesuaikan Sepatu dengan Aktivitas yang Dilakukan
Tidak semua sepatu cocok untuk semua aktivitas. Sepatu olahraga, sepatu kerja, dan sepatu santai memiliki fungsi yang berbeda.
Menggunakan sepatu yang tidak sesuai peruntukan bisa meningkatkan risiko cedera atau membuat kaki cepat lelah.
Misalnya, sepatu olahraga dirancang untuk menopang gerakan aktif dan menyerap benturan, sementara sepatu kerja lebih fokus pada kenyamanan jangka panjang dan tampilan rapi.
Dengan memilih sepatu sesuai aktivitas, kaki akan mendapatkan dukungan yang tepat dan tetap nyaman meski digunakan berjam-jam.
5. Perhatikan Bahan Sepatu dan Sirkulasi Udara
Bahan sepatu juga memengaruhi kesehatan kaki. Sepatu dengan bahan yang tidak memiliki sirkulasi udara baik dapat membuat kaki lembap, meningkatkan risiko bau tidak sedap dan infeksi jamur. Oleh karena itu, pilih sepatu dengan bahan yang breathable dan nyaman di kulit.
Material seperti mesh, kanvas, atau kulit asli berkualitas biasanya lebih ramah bagi kaki. Selain itu, pastikan bagian dalam sepatu tidak kasar agar tidak menyebabkan iritasi atau lecet, terutama jika sepatu sering dipakai tanpa kaus kaki tebal.
Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni
Tag: #cara #memilih #sepatu #yang #tepat #agar #kaki #tidak #sakit #tetap #sehat