Festival Bau Nyale NTB Hadirkan Film Pendek Legenda Putri Mandalika
Dinas Pariwisata Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) memproduksi film pendek bertajuk Mandalika: Harmoni Logika dan Nurani sebagai bagian dari rangkaian Festival Bau Nyale 2026. Film ini mengangkat legenda Putri Mandalika dan menjadi salah satu atraksi wisata budaya yang ditawarkan kepada pengunjung festival tahunan tersebut.
Film pendek tersebut dijadwalkan diputar dalam acara Culture Night of Mandalika “Bau Nyale Short Movie Screening”, yang bakal digelar di Kuta Mandalika Beach Park, Jumat (6/2/3036). Acara ini terbuka untuk umum dan dapat dihadiri secara gratis. Pemutaran film menjadi salah satu agenda yang melengkapi kemeriahan festival yang rutin digelar setiap tahun di kawasan Mandalika.
“Tujuan utama film ini adalah untuk promosi kebudayaan Sasak yang ritualnya dilaksanakan satu tahun sekali dalam gelaran event Bau Nyale. Akan sayang sekali ketika kita punya budaya yang baik, dan tidak bisa dimanfaatkan untuk jangkauan yang lebih luas,” ujar Kepala Dinas Pariwisata Provinsi NTB Ahmad Nur Aulia dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Selasa (4/2/2026).
Baca juga: Festival Pesona Bau Nyale 2023, Ada Tari Kolosal hingga Penobatan Putri Mandalika
Menurut Ahmad, Bau Nyale merupakan salah satu kekayaan budaya NTB yang memiliki daya tarik kuat bagi wisatawan domestik maupun mancanegara. Karena itu, pemutaran film dijadwalkan berlangsung sehari sebelum puncak ritual Bau Nyale digelar.
Bau Nyale merupakan tradisi masyarakat pesisir selatan Lombok. Dalam bahasa Sasak, “bau” berarti menangkap, sedangkan “nyale” adalah cacing warna-warni yang muncul secara musiman di pesisir pantai. Masyarakat setempat meyakini nyale sebagai jelmaan Putri Mandalika yang melarungkan dirinya ke laut.
“Nyale sebenarnya sudah ada sejak dahulu kala, kemudian Putri Mandalika memberikan petunjuk kepada pangeran-pangeran yang ingin menikahinya, bahwa ada berkah yang lebih besar daripada memperebutkan dirinya. Akhirnya dia meminta pangeran-pangeran itu untuk datang ke Pantai Seger pada tanggal 20 bulan 10 di penanggalan Sasak dan dia pergi menghilang. Itulah khazanah ilmu pengetahuan yang ditinggalkan Mandalika,” ujar budayawan Sasak Lalu Agus Fathurrahman.
Baca juga: Membuka Kembali Legenda Putri Mandalika...
Festival Bau Nyale setiap tahun menjadi magnet wisata budaya di NTB. Selain menyaksikan ritual tradisi, pengunjung juga dapat menikmati berbagai rangkaian acara yang menampilkan kekayaan seni dan budaya lokal Mandalika.
Tag: #festival #nyale #hadirkan #film #pendek #legenda #putri #mandalika