Dokumen Terbaru Epstein Files Ungkap Foto Kontroversial Andrew Mountbatten Windsor dan Virginia Giuffre
Foto Andrew Mountbatten‑Windsor bersama Virginia Giuffre yang muncul dalam dokumen Epstein Files. (Foto: The Guardian)
15:39
5 Februari 2026

Dokumen Terbaru Epstein Files Ungkap Foto Kontroversial Andrew Mountbatten Windsor dan Virginia Giuffre

 

— Sebuah email yang diyakini berasal dari Ghislaine Maxwell kembali mengangkat kontroversi global mengenai dugaan keterlibatan mantan pangeran Inggris, Andrew Mountbatten‑Windsor dengan Virginia Giuffre, korban jaringan Jeffrey Epstein. 

Pesan tersebut, dirilis oleh Departemen Kehakiman Amerika Serikat (DOJ) dalam gelombang terbaru dokumen Epstein files, menegaskan bahwa foto yang memperlihatkan Mountbatten‑Windsor dengan lengan di sekitar pinggang Virginia Giuffre adalah nyata. Pernyataan ini langsung memicu perdebatan internasional mengenai kredibilitas bukti sebelumnya.

Dilansir dari The Guardian, Kamis (5/2/2026), email yang dikirim Maxwell pada 2015, berjudul “draft statement” dan ditujukan kepada Jeffrey Epstein, memuat pernyataan mengejutkan. Dalam pesannya, Maxwell menulis: “Pada 2001 saya berada di London ketika [nama disensor] bertemu dengan beberapa teman saya termasuk Pangeran Andrew. Sebuah foto diambil, yang saya kira ia ingin tunjukkan kepada teman dan keluarga.” Pesan ini secara implisit mengonfirmasi keberadaan foto yang selama ini menjadi sumber kontroversi.

Virginia Giuffre, penyintas jaringan Epstein yang meninggal dunia karena bunuh diri pada April 2025, menuduh mantan Pangeran Andrew melakukan hubungan seksual dengannya sebanyak tiga kali ketika ia masih remaja. Namun, mantan pangeran Inggris tersebut berulang kali membantah tuduhan itu, termasuk dalam wawancara dengan BBC Newsnight pada 2019, di mana ia menyatakan: “Tidak ada yang bisa membuktikan apakah foto itu telah dimanipulasi, tetapi saya tidak ingat foto itu pernah diambil.” Pernyataan ini sekaligus menegaskan klaim Andrew bahwa ia tidak mengenal Giuffre.

Keluarga Giuffre menanggapi rilis email Maxwell dengan tegas. Saudara Mendiang Giuffre, Sky Roberts, menyatakan: “Ini benar‑benar membela Virginia … dia tidak berbohong selama ini. Ini adalah momen di mana kami sangat bangga pada saudari kami.” Pernyataan tersebut menegaskan bahwa email Maxwell memperkuat klaim Giuffre, yang selama bertahun‑tahun sempat diragukan oleh publik dan media internasional.

Selain email Maxwell, dokumen lain dari DOJ juga menyebutkan bahwa Maxwell sendiri tidak menyadari adanya tindakan yang tidak pantas di rumahnya pada saat itu. Kondisi ini semakin menambah kompleksitas bukti, karena nama Giuffre disunting dalam versi publik email, meskipun kronologi dan konteks mendukung identifikasi bahwa korban yang dimaksud adalah dirinya.

Sementara itu, Andrew Mountbatten‑Windsor sebelumnya menyatakan bahwa pada malam yang diklaim foto itu diambil, ia berada di restoran Pizza Express di Woking, Surrey. Pernyataan ini diajukan sebagai alibi untuk menyangkal kebenaran foto yang dipermasalahkan.

Selanjutnya, pada Desember 2025, Metropolitan Police meninjau kembali bukti dugaan hubungan seksual mantan Pangeran Andrew dengan Virginia Giuffre di London pada 2001. Peninjauan ini juga mencakup klaim bahwa Andrew diduga menekan bodyguard pribadinya untuk mencari informasi yang dapat merugikan Giuffre. Meski demikian, polisi memutuskan untuk tidak melanjutkan penyelidikan pidana penuh, walaupun kasus ini tetap menjadi sorotan publik dan media internasional.

Sementara itu, Buckingham Palace hingga kini belum memberikan komentar tambahan terkait rilis dokumen terbaru ini. Perkembangan ini meningkatkan tekanan dari publik dan media internasional agar institusi terkait, termasuk Buckingham Palace dan aparat hukum, memberikan penjelasan yang jelas dan terbuka mengenai kasus yang telah lama menjadi sorotan global.

Kasus ini menyoroti dinamika kekuasaan dan hubungan elite di panggung global. Rilis email Maxwell tidak hanya sekadar dokumen administratif, tetapi menjadi bukti yang meruntuhkan narasi lama dan memaksa penilaian ulang terhadap reputasi figur publik berpengaruh.

Dokumen terbaru juga menunjukkan korespondensi antara Andrew dan Epstein yang memperkuat dugaan keterlibatan sang mantan pangeran dalam jaringan Epstein. Publik internasional kini menuntut pertanggungjawaban lebih jelas dari institusi monarki dan sistem hukum Inggris terkait kasus yang telah menyita perhatian dunia belakangan ini.

Perkembangan terbaru ini mencerminkan bagaimana dokumen yang sebelumnya dianggap minor kini memiliki implikasi besar, memengaruhi opini global, reputasi institusi, serta menimbulkan pertanyaan mendalam mengenai akuntabilitas dan perlindungan korban dalam jaringan kekuasaan tinggi.

Editor: Setyo Adi Nugroho

Tag:  #dokumen #terbaru #epstein #files #ungkap #foto #kontroversial #andrew #mountbatten #windsor #virginia #giuffre

KOMENTAR