Tiket Mudik Lebaran 2026 Masih Ada, Sudah Pesan?
Ilustrasi penumpang kereta api milik KAI.(DOK. Humas KAI)
21:56
5 Februari 2026

Tiket Mudik Lebaran 2026 Masih Ada, Sudah Pesan?

- Tiket kereta mudik Lebaran 2026 masih tersedia, pemudik yang belum beli tiket masih punya kesempatan beli tiket mudik untuk pulang ke kampung halaman.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan, hingga 5 Februari 2026 pukul 10.00 WIB, total pemesanan tiket untuk periode 11 Maret hingga 22 Maret 2026 telah mencapai 496.967 tiket.

"Saat ini, pemesanan tiket baru dapat dilakukan hingga 22 Maret 2026 sesuai skema H-45, dan angka tersebut diperkirakan akan terus bertambah seiring masih berlangsungnya penjualan," kata Anne, dikutip dari siaran resmi, Kamis (5/2/2026).

Baca juga: Masih Banyak Sisa Tiket Kereta Api Libur Imlek 2026, Awas Kehabisan

Melalui pengaturan Angkutan Lebaran 2026, sambungnya, KAI membuka penjualan tiket secara bertahap mulai H-3, H-2, H-1, H1, hingga H2 Lebaran.

Pola tersebut, kata Anne, dirancang untuk memberi fleksibilitas waktu perjalanan, sekaligus mendukung pengelolaan arus penumpang, yang lebih seimbang di berbagai tanggal keberangkatan.

  • Secara rinci, pada H-3 Lebaran atau 18 Maret 2026 tercatat 58.430 tiket telah terjual.
  • Penjualan tiket H-2 Lebaran atau 19 Maret 2026 mencapai 60.577 tiket. Untuk H-1 Lebaran atau 20 Maret 2026, tiket yang telah dipesan mencapai 47.490 tiket.
  • Sementara itu, pada H1 Lebaran atau 21 Maret 2026 tercatat 41.228 tiket telah terjual, dan pada H2 Lebaran atau 22 Maret 2026 sebanyak 39.802 tiket telah dipesan.

Berdasarkan data tersebut, H-3 dan H-2 Lebaran masih menjadi tanggal keberangkatan dengan tingkat pemesanan tertinggi.

Tiket tanggal lain pada periode lebaran masih ada

Meski demikian, KAI mencatat bahwa tiket pada tanggal lain di sekitar periode Lebaran masih tersedia dan dapat dimanfaatkan sebagai alternatif perjalanan bagi masyarakat.

Penerapan skema penjualan H-45 juga memungkinkan KAI mengelola pergerakan penumpang secara lebih proporsional.

Anne mengatakan, dengan perencanaan sejak dini, pelanggan memiliki kesempatan lebih besar untuk memilih jadwal, dan layanan kereta api reguler sesuai kebutuhan perjalanan masing-masing.

Baca juga: KAI Bagikan Tips Beli Tiket Kereta Api untuk Lebaran

Anne menambahkan, KAI terus menyiapkan langkah operasional untuk mendukung kelancaran Angkutan Lebaran.

Termasuk, rencana pengoperasian KA tambahan yang akan diumumkan setelah proses finalisasi.

KAI siapkan saran perkeretaapian untuk Lebaran

Di sisi lain, KAI juga melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap sarana perkeretaapian, mencakup lokomotif dan rangkaian kereta.

Pemeriksaan ini dilakukan guna memastikan seluruh layanan berada dalam kondisi optimal, saat melayani pelanggan pada periode puncak mudik dan balik.

Lebih lanjut disampaikan, dalam rangka menjaga ketertiban layanan, sistem ticketing KAI menerapkan mekanisme pemesanan yang transparan dan terkontrol.

Saat ini, PT KAI (Persero) sudah menerapkan Face Recognition di 22 stasiun besar, termasuk di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat. Stasiun Gambir memiliki empat line Face Recognition yang terdapat di Hall Selatan untuk mempermudah penumpang kereta api.Kompas.com/Krisda Tiofani Saat ini, PT KAI (Persero) sudah menerapkan Face Recognition di 22 stasiun besar, termasuk di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat. Stasiun Gambir memiliki empat line Face Recognition yang terdapat di Hall Selatan untuk mempermudah penumpang kereta api.

Setiap tiket wajib menggunakan identitas asli penumpang dengan ketentuan satu identitas untuk satu nama.

Proses boarding juga didukung pemanfaatan teknologi face recognition, serta pembatasan transaksi per kode booking, guna memastikan tiket digunakan oleh pelanggan yang berhak.

KAI mengimbau masyarakat untuk melakukan pembelian tiket melalui kanal resmi, yaitu aplikasi Access by KAI, situs booking.kai.id, serta mitra resmi Online Travel Agent (OTA) yang bekerja sama dengan KAI.

Hal ini penting diingat guna menghindari potensi penipuan dan memastikan keabsahan tiket perjalanan.

Baca juga: Sejarah Kereta Api Wonogiri-Baturetno, Kini Tinggal Kenangan

Selain itu, KAI juga menerapkan ketentuan khusus dalam pemesanan tiket rombongan untuk menjaga pemerataan akses bagi masyarakat.

Alokasi tiket rombongan dibatasi maksimal 10 persen dari total kapasitas tempat duduk yang tersedia.

Adapun prioritas utama tempat duduk diberikan kepada program mudik gratis yang diselenggarakan oleh Pemerintah dan berbagai instansi.

KAI juga menegaskan, pihaknya berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan dengan mengedepankan keselamatan, kenyamanan, dan transparansi.

Baca juga: Tumbler Jadi Salah Satu Barang yang Sering Ketinggalan di Kereta

"Dengan dukungan seluruh Insan KAI Group, kami ingin memastikan perjalanan mudik Lebaran 2026 dengan kereta api berlangsung tertib, aman, dan memberikan pengalaman perjalanan yang nyaman bagi masyarakat,” kata Anne.

Tag:  #tiket #mudik #lebaran #2026 #masih #sudah #pesan

KOMENTAR