7 Gunung di Jateng yang Ramah Bagi Pendaki Baru, Jalurnya Mudah Dilalui
Bendera Merah Putih ukuran 79x45 meter dibentangkan di area Gunung Andong, Magelang, Sabtu (17/8/2024).(KOMPAS.com/Egadia Birru)
20:07
1 Mei 2026

7 Gunung di Jateng yang Ramah Bagi Pendaki Baru, Jalurnya Mudah Dilalui

KOMPAS.COM - Bagi kamu yang ingin mulai mencoba hobi mendaki namun masih ragu dengan ketahanan fisik, Jawa Tengah punya banyak pilihan puncak yang bersahabat. 

Mendaki gunung tidak selalu harus ekstrem dan menghabiskan waktu berhari-hari. 

Beberapa gunung di Jawa Tengah justru menawarkan jalur yang santai, waktu tempuh singkat, namun tetap menyuguhkan pemandangan awan yang luar biasa.

Berikut adalah 7 rekomendasi gunung di Jawa Tengah yang sangat cocok bagi pendaki baru karena jalurnya yang relatif mudah dilalui:

1. Gunung Andong (Magelang)

Jalur Pendakian Gunung Andong via Temu Kidul yang Lagi Ramai, Rabu (12/2/2026).KOMPAS.com/ANGGARA WIKAN PRASETYA Jalur Pendakian Gunung Andong via Temu Kidul yang Lagi Ramai, Rabu (12/2/2026).

Gunung ini adalah primadona bagi para pendaki pemula. Memiliki ketinggian sekitar 1.726 mdpl, waktu tempuh menuju puncak hanya berkisar 1,5 hingga 2 jam saja. 

Jalurnya sudah tertata dengan baik, bahkan tersedia warung di area puncak. Dari sini, kamu bisa melihat pemandangan Gunung Merbabu, Merapi, Sindoro, dan Sumbing sekaligus.

Baca juga: Rute ke Gunung Kelir Wonogiri yang Lagi Viral karena Lautan Awannya

2. Gunung Prau (Wonosobo)

Sabana di Jalur pendakian Gunung Prau via Dieng.KOMPAS.com/ANGGARA WIKAN PRASETYA Sabana di Jalur pendakian Gunung Prau via Dieng.

Gunung Prau terkenal dengan golden sunrise-nya yang disebut-sebut sebagai salah satu yang terbaik di Asia Tenggara. 

Meskipun berada di ketinggian 2.565 mdpl, jalur pendakian via Patak Banteng tergolong singkat dengan estimasi waktu 2-3 jam.

Area puncaknya berupa bukit teletubbies yang sangat luas dan landai, sangat nyaman untuk berkemah.

3. Gunung Telomoyo (Magelang/Semarang)

Suasana di Gunung Telomoyo pada Kamis (19/9/2024) setelah terbakar Rabu.KOMPAS.com/Dian Ade Permana Suasana di Gunung Telomoyo pada Kamis (19/9/2024) setelah terbakar Rabu.

Ingin merasakan sensasi berada di puncak gunung tanpa harus lelah berjalan kaki? Gunung Telomoyo adalah jawabannya. 

Gunung ini memiliki akses jalan aspal hingga ke puncak, sehingga bisa dicapai menggunakan sepeda motor atau mobil jip wisata. 

Namun, bagi yang ingin mendaki santai, terdapat jalur jalan kaki yang sangat ramah bagi keluarga maupun pendaki baru.

Baca juga: Pendakian Gunung Arjuno-Welirang Buka Lagi 7 Mei 2026, Pesan Tiket H-3

4. Gunung Ungaran (Semarang)

Jalur pendakian Gunung Ungaran.KOMPAS.com/ANGGARA WIKAN PRASETYA Jalur pendakian Gunung Ungaran.

Bagi warga Semarang dan sekitarnya, Gunung Ungaran adalah lokasi latihan mendaki yang paling pas. Jalur via Basecamp Mawar atau Perantunan cukup populer karena medannya yang tidak terlalu terjal. 

Di sepanjang perjalanan, kamu akan disuguhi pemandangan hutan pinus yang asri dan kebun kopi milik warga.

5. Gunung Beser (Purbalingga)

Gunung Beser di Purbalingga Jawa Tengah Gunung Beser di Purbalingga Jawa Tengah

Mungkin namanya tidak setenar Prau, namun Gunung Beser di Purbalingga menawarkan pesona yang tak kalah cantik. Gunung ini sangat cocok bagi pendaki santai karena puncaknya bisa dicapai dalam waktu yang sangat singkat.

Pemandangan hamparan perkebunan teh di bawahnya menjadi daya tarik utama yang menyejukkan mata.

Baca juga: Kronologi Pendaki Gunung Lawu Rebutan Spot Foto Hargo Dumilah hingga Ricuh

6. Gunung Pakuwaja (Wonosobo)

Jalan terjal di Gunung PakuwajaKOMPAS.com/ANGGARA WIKAN PRASETYA Jalan terjal di Gunung Pakuwaja

Masih berada di kawasan Dieng, Gunung Pakuwaja menawarkan jalur yang cenderung landai dengan pemandangan Telaga Warna dari ketinggian. 

Salah satu keunikan gunung ini adalah keberadaan batu besar tegak di puncaknya yang dikeramatkan warga. Jalurnya yang jelas membuat pendaki baru tidak akan kesulitan menemukan jalan menuju puncak.

7. Gunung Bismo (Wonosobo)

Panorama sisi barat Gunung Bismo, Wonosobo.KOMPAS.com/ANGGARA WIKAN PRASETYA Panorama sisi barat Gunung Bismo, Wonosobo.

Gunung Bismo mulai naik daun karena pemandangan puncaknya yang menyerupai sabit. Jalur pendakian via Silandak tergolong ramah dengan anak tangga alami yang tertata. 

Meskipun membutuhkan tenaga ekstra di beberapa tanjakan, rasa lelah akan terbayar lunas saat melihat kaldera Dieng yang megah dari atas.

Meskipun gunung-gunung di atas dikategorikan ramah pemula, pastikan kamu tetap mempersiapkan perlengkapan mendaki yang standar, menjaga kebersihan dengan tidak membuang sampah sembarangan, dan selalu cek perkiraan cuaca sebelum berangkat. Selamat bertualang!

Baca juga: Awas Kecele, Ini Jadwal Penutupan Gunung Semeru dan Gunung Bromo 2026

Baca juga: Cara Reschedule Tiket Pendakian Gunung Semeru, Pendaki Wajib Tahu

Tag:  #gunung #jateng #yang #ramah #bagi #pendaki #baru #jalurnya #mudah #dilalui

KOMENTAR