Kebun Raya Bogor Sabet Penghargaan Pariwisata Berkelanjutan di ATF 2026
Kebun Raya Bogor, salah satu tempat wisata asri yang banyak dikunjungi warga Bogor, Jakarta, dan sekitarnya.(Dok. Kebun Raya Bogor)
06:07
5 Februari 2026

Kebun Raya Bogor Sabet Penghargaan Pariwisata Berkelanjutan di ATF 2026

- Kebun Raya Bogor (KRB) menyabet penghargaan ASEAN Sustainable Tourism Award dalam Urban Category pada ajang ASEAN Tourism Awards (ATF) 2026.

Tahun ini, ajang pariwisata tahunan terbesar di kawasan Asia Tenggara tersebut diselenggarakan di Cebu, Filipina.

"Penghargaan ini adalah apresiasi bagi seluruh pihak yang telahbekerja keras menjaga keseimbangan antara fungsi konservasi lingkungan dan pariwisata,” kata Direktur Perseroan PT. Mitra Natura Raya, Marga Anggrianto dalam keterangan tertulisnya, Rabu (5/2/2026).

PT Mitra Natura Raya (MNR) berperan sebagai pengelola pariwisata Kebun Raya Bogor sekaligus mitra strategis Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dalam mengelola empat kebun raya. Kebun Raya Bogor termasuk di dalamnya.

Baca juga: Sebulan Ditutup, Pelayaran Wisata ke TN Komodo Kini Kembali Dibuka

Kebun Raya Bogor (KRB) menyabet penghargaan ASEAN Sustainable Tourism Award dalam Urban Category pada ajang ASEAN Tourism Awards (ATF) 2026.
DOK. Kebun Raya Kebun Raya Bogor (KRB) menyabet penghargaan ASEAN Sustainable Tourism Award dalam Urban Category pada ajang ASEAN Tourism Awards (ATF) 2026. "Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan Kebun Raya Bogor agar bisa menjadi destinasi wisata lingkungan sesuai standar internasional," sambung Marga dalam keterangan pers yang diterima Kompas.com, Rabu (4/1/2026).

Marga menjelaskan, penghargaan ini diberikan setelah melalui proses kurasi ketat yang menilai efektivitas manajemen lingkungan, keterlibatan masyarakat lokal, serta upaya pelestarian keanekaragamanhayati di tengah kota.

Didirikan pada tahun 1817, Kebun Raya Bogor adalah kebun raya tertua di Asia Tenggara. Berfungsi sebagai pusat penelitian botani dan konservasi ex-situ, Kebun Raya Bogor kini bertransformasi menjadi ikon wisata edukasi yang mengelola lebih dari 12.000 spesimen tumbuhan di lahan seluas 87 hektardi jantung Kota Bogor.

Baca juga: Air Terjun Niagara Membeku, Wisatawan Justru Berdatangan

Lebih lanjut, keberhasilan Kebun Raya Bogor di Cebu diprediksi akan memperkuat citra pariwisata Indonesia di kancah internasional, khususnya dalam kategori Green Tourism.

Hal ini sejalandengan visi ATF 2026 untuk menjadikan ASEAN sebagai single destination yang berkualitas dan bertanggung jawab terhadap lingkungan..

“Dengan koleksi lebih dari 12.000 spesimen tumbuhan, KebunRaya Bogor menjadi bukti nyata bahwa pariwisata dan lingkungan dapat berjalan bersama-sama secara sustainable,” ungkap Marga.

Baca juga: Transjabodetabek Rute Blok M-Bandara Soetta Beroperasi Pekan Depan, Tarif Rp 3.500

Untuk diketahui, tahun ini, ATF melibatkan sektor publik dan swasta dari 10 negara anggota ASEAN dengan agenda utama pertemuan tingkat menteri dan Travel Exchange (TRAVEX).

Lewat tema penguatan resiliensi dan pariwisata berkelanjutan, kata Marga, ATF 2026 di Cebu menjadi saksi bagaimana Indonesia, melalui Kebun Raya Bogor, mampu mengungguli standar ASEAN Sustainable Tourism Award melalui integrasi antara konservasi lingkungan, riset botani, dan kenyamanan publik.

Baca juga: Geser Bali, Phu Quoc Vietnam Siap Jadi Tren Wisata Dunia 2026

Tag:  #kebun #raya #bogor #sabet #penghargaan #pariwisata #berkelanjutan #2026

KOMENTAR