Harga Emas Dunia Kembali Tembus 5.000 Dollar AS Usai Insiden Drone Iran
Ilustrasi emas, harga emas. Harga emas dunia. Harga emas dunia kembali menguat dan tembus di atas 5.000 dollar AS per ons pada Rabu (4/2/2026), setelah Amerika Serikat (AS) menembak jatuh drone Iran di Laut Arab. (PEXELS/MICHAEL STEINBERG)
07:56
5 Februari 2026

Harga Emas Dunia Kembali Tembus 5.000 Dollar AS Usai Insiden Drone Iran

– Harga emas dunia kembali menguat dan tembus di atas 5.000 dollar AS per ons pada Rabu (4/2/2026), setelah Amerika Serikat (AS) menembak jatuh drone Iran di Laut Arab.

Logam mulia yang kerap dianggap sebagai aset safe haven saat ketidakpastian meningkat itu melonjak ke 5.061 dollar AS per ons, setelah sebelumnya mengalami penurunan tajam dalam beberapa hari terakhir.

Lonjakan tersebut membuat harga emas kini sekitar 80 persen lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Baca juga: Kian Diburu, JP Morgan Prediksi Harga Emas Dunia Sentuh 6.300 Dollar AS

Insiden Drone Iran Picu Ketegangan

Dikutip dari BBC, Kamis (5/2/2026), juru bicara militer AS mengonfirmasi drone Iran ditembak jatuh setelah "mendekati secara agresif" kapal induk Amerika di Laut Arab.

Pemerintah Iran belum memberikan komentar terkait insiden yang terjadi pada Selasa tersebut.

Sebelumnya, harga emas terdorong ke rekor tertinggi akibat perubahan cepat kebijakan perdagangan AS, ketidakpastian geopolitik yang berkelanjutan, konflik global, serta peningkatan pembelian emas oleh bank sentral.

Emas sempat menyentuh puncak 5.500 dollar AS pada Januari.

Harga emas dunia turun drastis di awal Februari 2026, mencatat penurunan terbesar dalam satu dekade terakhir. Apa penyebab di balik koreksi ini?Freepik Harga emas dunia turun drastis di awal Februari 2026, mencatat penurunan terbesar dalam satu dekade terakhir. Apa penyebab di balik koreksi ini?

Baca juga: Harga Emas Dunia Anjlok Tajam, Apa Faktor Utamanya?

Harga Emas Anjlok Tajam Pekan Lalu

Namun, pada Jumat (30/1/2026), lalu harga emas anjlok setelah Presiden AS Donald Trump mencalonkan Kevin Warsh sebagai Ketua Federal Reserve menggantikan Jerome Powell.

Warsh dipandang investor sebagai pilihan yang relatif aman. Penunjukan ini meredakan kekhawatiran terhadap independensi bank sentral setelah serangan Trump terhadap Powell dan kebijakan penurunan suku bunga.

Harga emas jatuh 9 persen pada hari itu, menjadi penurunan harian terbesar sejak 1983.

Berdasarkan data Bloomberg, harga emas yang awal Januari berada di 4.319 dollar AS per ons sempat melonjak ke 5.563 dollar AS pada 29 Januari.

Harga emas kemudian turun ke sekitar 4.500 dollar AS pada 2 Februari, sebelum kembali naik ke 5.061 dollar AS pada pukul 10.00 GMT, 4 Februari.

Baca juga: Harga Emas Hari Ini di Pegadaian 5 Februari 2026: Galeri 24 dan UBS Stabil

Spekulan Manfaatkan Koreksi Harga Emas

Chief Investment Strategist Hargreaves Lansdown Emma Wall mengatakan kenaikan harga emas "sebagian besar didorong oleh spekulan yang membeli saat harga turun."

"Penurunan tersebut terlalu menarik untuk diabaikan dan faktor fundamental logam ini tetap utuh," ujarnya.

Namun, ia memperingatkan volatilitas kemungkinan masih akan berlanjut. Faktor yang memengaruhi antara lain keputusan suku bunga di AS, pemilu paruh waktu pada November, serta ketegangan yang berlanjut di Ukraina dan Timur Tengah.

Harga Perak Juga Pulih

Harga perak turut pulih dari tekanan dalam beberapa hari terakhir. Pada Rabu, harga perak naik sekitar 5 persen menjadi 92 dollar AS per ons.

Logam tersebut sebelumnya mengalami penurunan lebih tajam dibandingkan emas setelah lonjakan Januari, dengan penurunan 27 persen dalam satu hari pada Jumat lalu.

Baca juga: Investasi Logam Mulia: Daftar Harga Emas Galeri 24 dan UBS Per 5 Februari 2026

Meski masih jauh dari puncak Januari di atas 120 dollar AS, harga perak saat ini tetap hampir tiga kali lipat dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Investment strategist Quilter Lindsay James menyebut harga emas sangat volatil, namun menilai ada faktor yang mendukung kenaikan jangka panjang.

Ia mengatakan bank sentral dari China hingga Polandia masih terus membeli emas sehingga menopang harga.

"Seiring kegelisahan pasar juga meningkat akibat gangguan yang disebabkan AI terhadap perusahaan perangkat lunak dan teknologi, investor biasanya akan beralih ke aset safe haven hingga badai tersebut berlalu," ujarnya.

Tag:  #harga #emas #dunia #kembali #tembus #5000 #dollar #usai #insiden #drone #iran

KOMENTAR