Kapan Gerhana Matahari Total 2026? Ini Jadwal dan Lokasi Melihatnya
Gerhana Matahari Total 2026 bakal menjadi salah satu fenomena astronomi yang paling dinantikan karena dapat disaksikan dari sejumlah wilayah di dunia pada waktu tertentu.
Dilansir dari situs resmi NASA, Gerhana Matahari Total 2026 akan menghiasi langit bumi pada 12 Agustus 2026.
Gerhana Matahari Total merupakan fenomena yang terjadi saat Bulan sepenuhnya menutupi Matahari dan menciptakan kegelapan pada siang hari di jalur tertentu di permukaan bumi.
Peristiwa ini merupakan bagian dari siklus astronomi yang diprediksi dengan presisi oleh badan antariksa dunia seperti NASA, sekaligus menjadi salah satu momen langit paling dinanti bagi pengamat bintang dan astronom amatir.
Lokasi melihat Gerhana Matahari Total 2026
Gerhana Matahari Total 2026 akan terlihat di sejumlah wilayah dunia, yakni Greenland, Islandia, Spanyol, Rusia, dan sebagian kecil wilayah Portugal.
Sementara itu, beberapa negara lainnya dapat menyaksikan Gerhana Matahari Sebagian yang akan terlihat di Eropa, Afrika, Amerika Utara, Samudra Atlantik, Samudra Arktik, dan Samudra Pasifik.
Selama fase totalitas, piringan Matahari sepenuhnya tertutup oleh Bulan sehingga pengamat yang berada di jalur totalitas akan melihat langit mendadak gelap layaknya senja atau malam, meskipun masih siang hari.
Sebanyak tiga lokasi diprediksi menjadi zona terbaik untuk menyaksikan fase totalitas Gerhana Matahari Total 2026 pada waktu tertentu, yakni:
- Greenland: fase totalitas lebih dari satu menit, menjelang sore waktu setempat.
- Islandia: fase totalitas lebih dari satu menit di beberapa tempat.
- Spanyol Utara (termasuk wilayah seperti Gijón dan Mallorca): fase totalitas singkat namun spektakuler saat Matahari mulai terbenam di langit barat.
Apakah Gerhana Matahari Total 2026 bisa dilihat di Indonesia?
Meski sudah ditunggu-tunggu, fenomena Gerhana Matahari Total 2026 sayangnya tidak bisa disaksikan di langit Indonesia karena berada di lintasan lintang utara dekat kutub dan Eropa.
Profesor Riset Astronomi dan Astrofisika Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Thomas Djamaluddin menjelaskan, hanya ada satu gerhana sepanjang 2026 yang bisa diamati dari Indonesia, yakni Gerhana Bulan Total yang terlihat pada 3 Maret 2026 mendatang.
"Hanya Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026 yang bisa diamati di Indonesia," ujar Thomas kepada Kompas.com, Selasa (23/9/2025).
Adapun tiga gerhana lainnya pada 2026, termasuk Gerhana Matahari Total yang akan terlihat pada Agustus 2026, tidak bisa teramati di Indonesia.
"Gerhana Matahari 17 Februari 2026 terjadi di sekitar Antartika dan Afrika Selatan. Gerhana Matahari 12 Agustus 2026 terjadi di sekitar Arktik, Amerika Utara, dan Eropa," ujar Thomas.
Ia menjelaskan, Indonesia tidak mendapat jatah menyaksikan Gerhana Bulan Sebagian karena bertepatan dengan siang hari.
Meski sebagian besar gerhana Bulan dan Matahari tidak bisa disaksikan secara langsung, masyarakat Indonesia dapat mengamatinya dengan layanan live streaming yang tersedia.
Daftar gerhana tahun 2026
Empat gerhana Bulan dan Matahari akan terjadi sepanjang 2026. Gerhana Matahari Cincin menjadi fenomena pertama yang akan menghiasi langit pada tahun ini, tepatnya pada 17 Februari 2026.
Selengkapnya, simak daftar gerhana Bulan dan Matahari 2026, lengkap dengan lokasi melihatnya.
1. Gerhana Matahari Cincin
Gerhana Matahari Cincin akan terlihat pada 17 Februari 2026 di Antartika. Selanjutnya, Gerhana Sebagian akan terlihat di Antartika, Afrika, Amerika Selatan, Samudra Pasifik, Samudra Atlantik, dan Samudra Hindia.
2. Gerhana Bulan Total
Gerhana Bulan Total akan terlihat pada 3 Maret 2026 di Asia, Australia, Kepulauan Pasifik, dan Amerika.
3. Gerhana Matahari Total
Terjadi pada 12 Agustus dan akan terlihat di Greenland, Islandia, Spanyol, Rusia, serta sebagian kecil wilayah Portugal.
4. Gerhana Bulan Sebagian
Terjadi pada 27-28 Agustus 2026 dan akan terlihat di sebagian Amerika, Eropa, Afrika, serta Asia Barat.
Tag: #kapan #gerhana #matahari #total #2026 #jadwal #lokasi #melihatnya