Trinity Traveler Ungkap Perubahan Gaya Wisata Masa Kini, Apa Bedanya?
Nusa Penida, Bali(Pixabay)
07:42
21 Januari 2026

Trinity Traveler Ungkap Perubahan Gaya Wisata Masa Kini, Apa Bedanya?

Media sosial, kemudahan akses informasi, dan perubahan gaya hidup membuat cara berwisata perlahan berubah.

Lebih dari dua dekade bepergian ke destinasi di dalam dan luar negeri, penulis perjalanan Trinity mengungkap perubahan gaya wisata menurut sudut pandangnya.

"Zaman dulu kan visa lebih susah dari sekarang ya. Misalnya ke Eropa gitu, dulu Schengen tuh harus satu-satu. Ke kedutaan Belanda, kedutaan Jerman, belum ada visa Schengen," kata Trinity saat ditemui Kompas.com usai peluncuran buku terbarunya Di Luar Radar, Minggu (11/1/2026).

Visa Schengen merupakan izin tinggal di 29 negara Eropa yang memungkinkan pelancong menetap selama 90-180 hari dalam sekali kunjungan.

Sejak Juli 2025, warga negara Indonesia (WNI) bahkan sudah bisa mengajukan visa cascade Schengen alias visa Schengen multi entry dengan masa berlaku lima tahun.

Kebijakan visa Schengen terbaru ini memungkinkan WNI bolak-balik ke berbagai negara di Eropa dalam waktu lama.

Selain kemudahan visa, Trinity juga menyoroti perubahan gaya wisata masa kini yang sangat dipengaruhi oleh media sosial.

Gaya wisata masa kini cenderung lebih instan. Begitu cara Trinity menggambarkan tren berlibur yang terus berubah.

Banyak pelancong kini lebih berfokus pada destinasi populer atau membuat konten untuk media sosial, alih-alih mengeksplorasi dan merasakan pengalaman mendalam di setiap tempat yang dikunjungi.

Ia membandingkan hal ini dengan belasan tahun lalu, ketika penggunaan media sosial belum meluas dan perjalanan wisata lebih banyak mengarah pada pendalaman budaya setempat.

"Kalau dulu, sekali jalan-jalan, kita sudah enggak ketahuan kapan pulangnya karena enggak ada handphone dan sebagainya kan," ungkap Trinity.

"Kalau sekarang kan enggak. Lu jalan-jalan hanya cari konten atau apa gitu," sambung dia.

Meski demikian, bukan berarti tren berwisata masa kini tidak sepenuhnya negatif. Banyak pelancong tetap bisa menemukan pengalaman bermakna, hanya caranya yang berbeda dengan gaya perjalanan beberapa dekade lalu.

Tag:  #trinity #traveler #ungkap #perubahan #gaya #wisata #masa #kini #bedanya

KOMENTAR