Wisata Keluarga Jadi Fokus Dubai 2026, Ini Destinasi dan Daya Tariknya
Di tahun 2026 Dubai memosisikan diri bukan sekadar sebagai destinasi wisata yang mewah dan modern, melainkan sebagai kota yang ramah bagi keluarga, tempat berbagai generasi dapat berbagi cerita, pengalaman, dan kenangan dalam satu perjalanan.
Tren perjalanan global menunjukkan semakin banyak wisatawan memilih liburan lintas generasi atau family miles, di mana beberapa generasi dalam satu keluarga bepergian bersama.
Dubai menjawab tren ini dengan menghadirkan kombinasi atraksi hiburan, budaya, alam, hingga fasilitas kota yang memudahkan keluarga menikmati liburan tanpa rasa repot.
“Wisatawan Indonesia kini semakin mengutamakan perjalanan keluarga yang nyaman dan fleksibel. Karena itu, Dubai berupaya menghadirkan pengalaman yang aman, mudah diakses, dan relevan untuk semua usia,” ujar Shahab Shayan, Regional Director Asia Pacific Visit Dubai (DET), dalam acara Indonesia Media Luncheon 2026 di Jakarta, Selasa (7/1/2026).
Kite Beach menyediakan lintasan jogging sepanjang 14 kilometer. (Dok. Dubai Tourism)
Pilihan destinasi ramah keluarga
Sebagai destinasi keluarga, Dubai menawarkan spektrum aktivitas yang luas. Untuk keluarga dengan anak-anak, taman hiburan berskala besar seperti IMG Worlds of Adventure menjadi salah satu pilihan utama, menghadirkan wahana indoor yang nyaman dikunjungi sepanjang tahun.
Kawasan pantai seperti JBR Beach dan La Mer juga dirancang ramah keluarga, dengan area bermain anak, jalur pejalan kaki, serta fasilitas umum yang tertata.
Dubai juga menghadirkan pengalaman yang memadukan hiburan dan edukasi. Museum of the Future menjadi salah satu destinasi yang menarik bagi keluarga karena menyajikan pameran interaktif yang mengajak anak-anak dan remaja memahami sains, teknologi, dan masa depan dengan cara yang menyenangkan.
Bagi keluarga yang ingin menikmati alam, safari gurun dengan konsep ramah keluarga memungkinkan wisatawan menikmati lanskap khas Timur Tengah tanpa mengorbankan kenyamanan.
“Dubai menawarkan kebebasan bagi keluarga untuk memilih pengalaman sesuai minat masing-masing, tanpa harus mengorbankan kenyamanan bersama,” kata Shahab.
Al Seef menghadirkan perpaduan unik antara tradisi dan modernitas di tepi Dubai Creek. Dengan bangunan bergaya kampung nelayan tempo dulu, kawasan ini menjadi tempat sempurna untuk bersantai sambil menikmati kuliner khas Timur Tengah
Menyusuri budaya dan sejarah
Selain atraksi modern, Dubai juga memperkaya pengalaman keluarga lewat wisata budaya dan warisan sejarah. Kawasan Al Fahidi Historic District mengajak keluarga berjalan kaki menyusuri gang-gang bersejarah, mengenal arsitektur tradisional, serta memahami kehidupan Dubai sebelum era modern.
Kegiatan ini sering menjadi cara untuk mengenal budaya Timur Tengah kepada anak-anak.
Selanjutnya, ada pasar tradisional atau souk, seperti Gold Souk dan Spice Souk, memberi pengalaman visual dan sensorik yang unik bagi keluarga.
Anak-anak dapat melihat langsung ragam rempah, tekstil, hingga perhiasan, sementara orang tua menikmati suasana pasar khas yang masih bertahan di tengah kota modern.
Pengalaman budaya semakin lengkap melalui Etihad Museum, yang menyajikan sejarah Uni Emirat Arab secara visual dan mudah dipahami.
Sementara itu, Sheikh Mohammed bin Rashid Al Maktoum Centre for Cultural Understanding (SMCCU) menawarkan jamuan makan tradisional bersama warga lokal, mengajak keluarga berdialog langsung tentang kebiasaan, nilai, dan kehidupan sehari-hari masyarakat Emirat.
“Nilai keramahtamahan dan rasa saling menghormati adalah bagian penting dari budaya Dubai, dan ini sangat dekat dengan wisatawan Indonesia,” ujar Shahab.
Ciel Marina Dubai Hotel Tertinggi di Dunia
Hotel sebagai bagian dari liburan keluarga
Memasuki 2026, tren destination check-in semakin kuat di Dubai. Hotel tidak lagi sekadar tempat menginap, tetapi menjadi bagian dari pengalaman liburan keluarga.
Properti seperti Atlantis The Royal dan Jumeirah Marsa Al Arab menawarkan fasilitas yang memungkinkan keluarga menikmati aktivitas, kuliner, dan rekreasi tanpa harus sering berpindah lokasi.
Sejumlah resor ramah keluarga, termasuk JA The Resort, menyediakan kids’ club, area bermain, serta pilihan restoran yang sesuai untuk berbagai usia. Dengan konsep ini, keluarga dapat menikmati liburan yang lebih santai, sekaligus memastikan setiap anggota keluarga memiliki aktivitas yang sesuai dengan minatnya.
“Kami ingin setiap wisatawan Indonesia, baik yang bepergian bersama anak kecil maupun keluarga besar, merasa nyaman dan diterima selama berada di Dubai,” kata Shahab.
Transportasi umum yang memudahkan pertualangan
Kemudahan mobilitas juga menjadi faktor penting yang mendukung Dubai sebagai destinasi ramah keluarga.
Kota ini dilengkapi sistem transportasi umum yang modern, aman, dan mudah digunakan, termasuk Dubai Metro, tram, dan bus kota yang terintegrasi.
Dubai Metro menjadi pilihan populer bagi keluarga karena bersih, nyaman, dan memiliki gerbong khusus untuk perempuan dan anak-anak.
Jalur metro menghubungkan berbagai kawasan utama, mulai dari bandara, pusat perbelanjaan, hingga kawasan wisata. Selain itu, halte dan stasiun dirancang ramah stroller dan kursi roda, sehingga memudahkan keluarga dengan anak kecil atau anggota keluarga lanjut usia.
Konektivitas ini memungkinkan keluarga menjelajahi kota tanpa harus selalu bergantung pada kendaraan pribadi, sekaligus memberi rasa aman dan efisiensi selama perjalanan.
Dengan perpaduan destinasi hiburan, wisata budaya, hotel ramah keluarga, serta transportasi umum yang mendukung, Dubai menawarkan pengalaman liburan keluarga yang lengkap.
“Seiring Dubai melangkah ke masa depan, kami berkomitmen untuk terus memastikan wisatawan Indonesia merasa diterima dan dihargai. Kami ingin setiap kunjungan terasa personal dan relevan,” ujar Shahab.
Tag: #wisata #keluarga #jadi #fokus #dubai #2026 #destinasi #daya #tariknya