8 Rute dan Moda Transportasi dari Bandung ke Jakarta yang Paling Banyak Diminati saat Arus Balik Akhir Tahun
Ilustrasi Kereta Cepat Jakarta-Bandung atau Whoosh. (RianAlfianto/JawaPos.com)
20:07
1 Januari 2026

8 Rute dan Moda Transportasi dari Bandung ke Jakarta yang Paling Banyak Diminati saat Arus Balik Akhir Tahun

 

- Arus perjalanan dari Bandung menuju Jakarta selalu mencapai titik sibuk setiap kali libur panjang dan akhir tahun usai. Kota Kembang yang menjadi destinasi favorit liburan perlahan kembali melepas para pendatangnya, mulai dari wisatawan, mahasiswa, hingga pekerja yang harus kembali beraktivitas di ibu kota.

Namun satu hal yang selalu jadi pertimbangan sebelum berangkat adalah memilih rute dan moda transportasi yang paling pas. Cepat atau nyaman? Hemat atau fleksibel? Anti-macet atau bebas atur waktu sendiri?

Kini, pilihan perjalanan Bandung–Jakarta semakin beragam. Tak hanya kereta dan shuttle, kehadiran kereta cepat Whoosh ikut mengubah peta mobilitas. Berikut delapan rute dan moda transportasi yang paling sering dipilih masyarakat untuk perjalanan pulang liburan akhir tahun.

1. Kereta Cepat Whoosh, Opsi Paling Cepat Bandung–Jakarta

Kereta Cepat Whoosh menjadi pilihan baru bagi penumpang yang ingin memangkas waktu perjalanan secara drastis. Dari Stasiun Padalarang ke Halim, waktu tempuh hanya sekitar 45 menit, menjadikannya moda tercepat saat ini untuk rute Bandung–Jakarta.

Akses ke Padalarang kini semakin mudah berkat KA Feeder Padalarang–Bandung, sementara di Jakarta penumpang bisa melanjutkan perjalanan dengan LRT, taksi, atau kendaraan daring. Saat Tol Cipularang padat dan perjalanan darat tak menentu, Whoosh sering dipilih oleh mereka yang dikejar waktu.

Meski harga tiket lebih tinggi dibanding kereta reguler, kecepatan dan ketepatan waktu menjadi nilai jual utama.
Cocok untuk: pekerja profesional, pelancong dengan agenda padat, dan penumpang anti-macet.

2. Kereta Api Parahyangan, Klasik yang Tetap Jadi Andalan

Sebelum era kereta cepat, KA Parahyangan sudah lama menjadi tulang punggung perjalanan Bandung–Jakarta. Hingga kini, moda ini tetap diminati karena kenyamanan dan kestabilan waktu tempuh.

Berangkat dari Stasiun Bandung atau Kiaracondong menuju Gambir atau Jatinegara, kereta ini menawarkan beberapa kelas layanan. Perjalanan sekitar 2,5–3 jam terasa lebih santai karena penumpang terbebas dari kemacetan jalan raya.

Tiket KA Parahyangan juga relatif mudah didapat lewat aplikasi pemesanan online, meski saat libur panjang tetap disarankan pesan lebih awal. Cocok untuk: keluarga kecil, penumpang reguler, dan pencinta perjalanan tenang.

3. Cititrans, Shuttle Favorit dengan Jadwal Hampir Tiap Jam

Cititrans juga masih menjadi primadona shuttle Bandung–Jakarta. Jadwal keberangkatannya padat dari pagi hingga malam, dengan armada Toyota Hiace yang nyaman dan terawat.

Keunggulan utama Cititrans ada pada titik jemput dan antar yang strategis, terutama di Jakarta seperti Central Park, Blok M, dan Kuningan. Hal ini membuatnya sangat digemari pekerja kantoran.

Meski waktu tempuh bergantung kondisi tol, banyak penumpang tetap setia karena layanan yang konsisten. Cocok untuk: komuter dan penumpang yang ingin praktis tanpa ribet.

4. Baraya Travel, Pilihan Hemat dengan Jaringan Pool Luas

Baraya Travel sering jadi alternatif favorit bagi penumpang yang mencari harga lebih terjangkau. Meski tarifnya ekonomis, kenyamanan perjalanan tetap terjaga untuk jarak Bandung–Jakarta.

Pool Baraya tersebar di berbagai titik strategis, memudahkan penumpang memilih lokasi terdekat dari tempat tinggal.

Cocok untuk: mahasiswa, pelancong hemat, dan perjalanan dadakan.

5. Jackal Holidays, Shuttle Premium untuk Perjalanan Lebih Eksklusif

Jackal Holidays dikenal dengan pendekatan premium. Interior kendaraan yang lega, fasilitas tambahan, serta pelayanan yang rapi membuat perjalanan terasa lebih nyaman.

Harga tiket memang lebih tinggi, namun sebanding dengan pengalaman yang ditawarkan, terutama bagi penumpang yang ingin tetap segar setibanya di Jakarta.
Cocok untuk: wisatawan, pebisnis, dan penumpang yang mengutamakan kenyamanan ekstra.

6. Lintas Shuttle dan Pasteur Trans

Ketika tiket shuttle populer habis, Lintas Shuttle dan Pasteur Trans sering menjadi penyelamat. Keduanya menawarkan jadwal yang cukup variatif dengan rute langsung ke area favorit Jakarta.

Meski tidak selalu sepadat Cititrans, kedua operator ini konsisten dipilih karena reliabilitasnya. Cocok untuk: penumpang fleksibel yang butuh opsi cadangan tepercaya.

7. Arnes Shuttle dan Per Trans, Favorit Komuter Cepat dan Efisien

Arnes Shuttle dan Per Trans banyak digunakan oleh komuter harian. Proses naik-turun penumpang yang relatif cepat dan rute yang efisien membuat perjalanan terasa ringkas.

Tarifnya pun bersaing, menjadikannya pilihan rasional bagi perjalanan rutin.
Cocok untuk: pekerja harian dan perjalanan reguler.

8. Kendaraan Pribadi via Tol Cipularang atau Jalur Alternatif

Menggunakan mobil pribadi masih menjadi opsi favorit bagi keluarga besar atau penumpang dengan banyak barang. Tol Cipularang menawarkan rute tercepat dalam kondisi normal, sekitar 1,5–3 jam.
Namun saat arus balik akhir tahun, waktu tempuh bisa melonjak drastis.

Sebagian pengendara memilih jalur alternatif seperti Puncak atau Cileunyi demi menghindari kepadatan, meski jaraknya lebih panjang. Cocok untuk: keluarga, perjalanan fleksibel, dan yang ingin kontrol penuh waktu.

Intinya, dengan hadirnya kereta cepat Whoosh dan beragam moda lainnya, perjalanan Bandung–Jakarta kini bisa disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing. Baik mengejar waktu, kenyamanan, maupun efisiensi biaya, perencanaan yang tepat akan membuat perjalanan pulang liburan akhir tahun tetap lancar dan minim stres.

 

Editor: Sabik Aji Taufan

Tag:  #rute #moda #transportasi #dari #bandung #jakarta #yang #paling #banyak #diminati #saat #arus #balik #akhir #tahun

KOMENTAR