Mengenal Desa Wisata Nglanggeran Gunungkidul, Peraih Best Tourism Village
Desa Wisata Nglanggeran, Gunungkidul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) ()
11:07
1 Januari 2026

Mengenal Desa Wisata Nglanggeran Gunungkidul, Peraih Best Tourism Village

Desa Wisata Nglanggeran di Kecamatan Patuk, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, menjadi salah satu destinasi desa wisata paling menonjol di Indonesia.

Berjarak sekitar 25 kilometer dari pusat Kota Yogyakarta atau sekitar satu jam perjalanan dengan mobil, desa ini menawarkan perpaduan lanskap alam purba, budaya lokal, dan pengelolaan pariwisata berbasis masyarakat.

Pada 2021, Nglanggeran dinobatkan sebagai Best Tourism Village versi UNWTO (United Nations World Tourism Organization).

Penghargaan tingkat dunia tersebut menilai desa ini berhasil mengembangkan pariwisata berkelanjutan yang menjaga lingkungan sekaligus menggerakkan ekonomi warga.

Sebelumnya, Nglanggeran juga meraih predikat Salah Satu Desa Wisata Terbaik ASEAN 2017 dengan konsep Community Based Tourism (CBT).

Mayoritas warga Nglanggeran berprofesi sebagai petani, pekebun, dan peternak.

Keterlibatan masyarakat lokal inilah yang menjadi fondasi utama pengelolaan desa wisata, mulai dari atraksi, akomodasi, hingga produk oleh-oleh.

Ikon Wisata: Gunung Api Purba Nglanggeran

Daya tarik utama Desa Wisata Nglanggeran adalah Gunung Api Purba Nglanggeran, yang diperkirakan berusia sekitar 60–70 juta tahun berdasarkan sejarah geologinya (Oligosen–Miosen).

Gunung ini merupakan formasi batuan andesit hasil endapan vulkanik purba dan menjadi bagian dari Geosite Gunung Sewu UNESCO Global Geopark.

Wisatawan dapat melakukan trekking menyusuri gugusan batu raksasa yang menjulang tinggi menyerupai gedung-gedung bertingkat.

Aktivitas ini tak hanya menawarkan tantangan fisik, tetapi juga pengalaman visual berupa bentang alam pedesaan, persawahan, hingga panorama matahari terbit dan terbenam dari puncak gunung.

Kampung Pitu dan Embung Nglanggeran

Selain Gunung Api Purba, wisatawan dapat mengunjungi Kampung Pitu, sebuah perkampungan unik yang hanya dihuni oleh tujuh kepala keluarga.

Kampung ini memiliki sumber mata air sakral bernama Tlaga Guyangan, yang dipercaya masyarakat setempat sebagai tempat pemandian kuda sembrani.

Dari puncak Kampung Pitu, pengunjung dapat menikmati panorama Kota Yogyakarta serta Gunung Merapi dan Merbabu, sekaligus menjadi spot favorit untuk sunrise dan wisata minat khusus seperti tyrolean dan cliff swing.

Sementara itu, Embung Nglanggeran menjadi destinasi favorit untuk menikmati pemandangan perbukitan dan genangan air yang berfungsi sebagai sumber irigasi sekaligus objek wisata.

Desa Wisata Berbasis Ekowisata dan Teknologi

Nglanggeran dikenal sebagai pelopor inovasi desa wisata, salah satunya melalui penerapan sistem e-ticketing sejak 2016.

Sistem ini dikembangkan untuk mengurangi penggunaan kertas, mempercepat pelayanan, meminimalkan kesalahan pencatatan, serta meningkatkan transparansi.

Data jumlah kunjungan diperbarui secara berkala dan dapat diakses publik melalui laman desa.

Selain itu, melalui lokakarya penyusunan grand desain ekoeduwisata, BP2SDM Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan menunjuk Desa Wisata Nglanggeran sebagai role model pengembangan hutan dan alam berbasis ekoeduwisata.

Model pengelolaan ini nantinya menjadi acuan pengembangan Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK) di Indonesia.

Cokelat Lokal hingga Glamping

Desa Wisata Nglanggeran juga dikenal sebagai sentra olahan kakao melalui Griya Cokelat Nglanggeran, yang dikembangkan sejak 2014 dengan pendampingan lembaga riset dan pemerintah daerah.

Wisatawan dapat belajar proses pengolahan kakao dari hulu ke hilir sekaligus membawa pulang produk cokelat sebagai oleh-oleh.

Untuk akomodasi, tersedia berbagai pilihan mulai dari homestay warga hingga Kedung Kandang Glamping, yang beroperasi sejak 2021.

Terletak sekitar 1,5 kilometer dari Gunung Api Purba, glamping ini menawarkan pengalaman menginap di tengah hamparan sawah dan perbukitan dengan fasilitas setara hotel.

Dengan kekayaan alam, budaya, serta pengelolaan wisata yang berkelanjutan, Desa Wisata Nglanggeran menjadi contoh bagaimana desa dapat berkembang tanpa kehilangan jati diri.

Tag:  #mengenal #desa #wisata #nglanggeran #gunungkidul #peraih #best #tourism #village

KOMENTAR