Ide Liburan di Jakarta: Kunjungi 5 Museum Imersif, Tiket Mulai Rp 10.000
Suasana Instalasi ImersifA, Ruang Baru Imajinasi di Museum Nasional, Kamis (31/3/2022).(KOMPAS.com/FAQIHAH MUHARROROH ITSNAINI)
09:07
28 Desember 2025

Ide Liburan di Jakarta: Kunjungi 5 Museum Imersif, Tiket Mulai Rp 10.000

Konsep museum imersif semakin diminati di kota-kota besar, termasuk Jakarta. Berbeda dari museum konvensional, ruang imersif mengajak pengunjung terlibat langsung melalui instalasi visual, suara, gerak, hingga teknologi digital seperti augmented reality (AR) dan virtual reality (VR).

Bagi wisatawan urban yang ingin berlibur singkat tanpa keluar kota, museum imersif menjadi alternatif menarik karena menawarkan pengalaman edukatif sekaligus rekreatif.

Berikut lima museum imersif di Jakarta yang bisa dikunjungi saat long weekend:

1. Museum Pipilaka, Sarinah

Museum Pipilaka menghadirkan pameran imersif yang menggabungkan seni visual, musik, dan aktivitas interaktif dalam satu ruang.

Pengunjung tidak hanya diajak menikmati instalasi untuk berfoto, tetapi juga dapat menggambar, bermain gim interaktif, hingga menyaksikan penampilan Band Pipilaka yang menjadi bagian dari konsep pameran.

Instalasi yang responsif terhadap gerak dan sentuhan membuat pengalaman terlihat hidup dan dinamis, sehingga cocok dinikmati bersama keluarga maupun teman.

Pameran ini berlangsung 15 Desember 2025–8 Maret 2026 di Calling Mall Sarinah lantai 5, Jakarta, dan buka setiap hari pukul 10.00–22.00 WIB.

Harga tiket Rp 50.000 (weekday) dan Rp 75.000 (weekend).

2. Museum Wayang, Kota Tua

Museum Wayang di kawasan Kota Tua Jakarta kini dilengkapi area imersif yang dirancang untuk memperkenalkan seni pewayangan dengan pendekatan modern.

Di area ini, pengunjung dapat menjelajahi peta persebaran wayang Nusantara melalui layar sentuh, memasuki ruang hologram, hingga mencoba pengalaman AR dan VR untuk mempelajari tokoh serta cerita wayang.

Selain itu, tersedia pertunjukan animasi 3D dan diorama digital yang membuat sejarah wayang lebih mudah dipahami oleh anak-anak maupun generasi muda.

Pendekatan ini menjadikan Museum Wayang tetap relevan sebagai destinasi wisata budaya.

Tiket masuk Rp 10.000 (weekday) dan Rp 15.000 (weekend). Museum Wayang ini buka setiap Selasa - Minggu dan buka pada pukul 09.00–15.00 WIB. Setiap hari Senin dan hari libur nasional libur.

3. Nawa Majika, Museum Mandiri

Nawa Majika menawarkan pengalaman imersif bertema fantasi dengan durasi sekitar 60 menit.

Pengunjung diajak berpetualang di ruang interaktif yang memadukan video mapping, tata cahaya, dan suara untuk menciptakan pengalaman sensorik yang menyeluruh.

Dalam perjalanan ini, pengunjung dapat berinteraksi dengan visual dan mengaktifkan lentera ajaib, serta menikmati efek visual yang merespons gerakan tubuh.

Konsep ini dirancang untuk memberikan pengalaman bermain sekaligus eksplorasi imajinasi, khususnya bagi pengunjung keluarga dan anak-anak.

Harga tiket Rp 35.000, termasuk tiket masuk Museum Mandiri.

Jam operasional 09.00–16.00 WIB (weekday) dan 09.00–18.00 WIB (weekend).

4. Galeri Indonesia Kaya

Galeri Indonesia Kaya dikenal sebagai ruang publik yang mengemas budaya Nusantara dengan pendekatan digital.

Di area imersifnya, pengunjung dapat menjadi bagian dari cerita rakyat interaktif seperti Lutung Kasarung dan Empat Raja, di mana pengunjung berperan langsung dalam alur cerita.

Selain itu, tersedia pengalaman VR Museum Majapahit, pengenalan alat musik daerah melalui layar sentuh, serta pertunjukan audio visual budaya yang diproyeksikan 360 derajat.

Seluruh pengalaman ini dirancang untuk memperkenalkan budaya Indonesia secara ringan dan mudah diakses oleh pengunjung dari berbagai latar belakang.

Galeri ini berlokasi di Grand Indonesia, West Mall lantai 8, gratis, dan buka setiap hari pukul 10.00–21.30 WIB.

5. Museum Nasional Indonesia (Imersifa)

Museum Nasional Indonesia menghadirkan ruang imersif bernama Imersifa yang menampilkan sejarah dan budaya Nusantara melalui pemetaan proyeksi 360 derajat.

Visual ditampilkan ke dinding dan lantai, menciptakan ilusi seolah pengunjung berada di dalam narasi sejarah yang disajikan.

Pengalaman imersif ini dilengkapi dengan tur koleksi fisik serta program edukasi, sehingga pengunjung tidak hanya menikmati visual estetik, tetapi juga memperoleh konteks sejarah yang lebih utuh.

Tiket area imersif Rp 35.000 (terpisah dari tiket museum).
Tiket masuk Museum Nasional Indonesia mulai dari Rp 25.000 (WNI dewasa), Rp 15.000 (anak 3–12 tahun), dan Rp 50.000 (WNA).

Museum buka Selasa–Kamis 08.00–16.00 WIB, Jumat–Minggu 08.00–20.00 WIB, serta tutup setiap Senin dan hari libur nasional.

Tag:  #liburan #jakarta #kunjungi #museum #imersif #tiket #mulai #10000

KOMENTAR