Panduan Liburan Akhir Tahun ke Taman Safari: Atraksi hingga Antisipasi Macet
Bagi Taman Safari, momen Hari Keanekaragaman Hayati selalu menjadi pengingat arti penting kerja konservasi yang konsisten(KOMPAS.com/ANINGTIAS JATMIKA)
08:14
28 Desember 2025

Panduan Liburan Akhir Tahun ke Taman Safari: Atraksi hingga Antisipasi Macet

Libur akhir tahun bisa dinikmati dengan mengunjungi destinasi wisata yang ramah keluarga sekaligus memberi pengalaman berbeda bagi anak-anak.

Di tengah banyaknya pilihan rekreasi, berkunjung ke kebun binatang menjadi alternatif liburan yang tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga memperkenalkan satwa dan lingkungan secara lebih dekat.

Memberikan pilihan liburan keluarga, Taman Safari Indonesia (TSI) menghadirkan beragam atraksi khusus untuk menyambut libur akhir tahun 2025/2026. Mengusung tema konservasi, rangkaian kegiatan ini dirancang untuk memberi pengalaman berlibur yang tidak hanya menghibur, tetapi juga sarat edukasi tentang satwa dan lingkungan.

Dilansir dari Antara, Chief Marketing Officer Taman Safari Indonesia Alexander Zulkarnain mengatakan bahwa tema konservasi dihadirkan agar pengunjung dapat menikmati liburan sambil belajar menjaga keseimbangan alam.

Menurutnya, momen libur akhir tahun menjadi waktu yang tepat untuk mengajak keluarga mengenal satwa secara lebih dekat dan menyenangkan.

Di Taman Safari Bogor, suasana liburan dikemas lewat tema “Rimba Warna” yang memadukan nuansa alam dengan kemeriahan akhir tahun.

Pengunjung dapat menikmati pengalaman safari malam yang memberikan sensasi berbeda saat melihat satwa aktif di malam hari.

Selain itu, terdapat berbagai aktivitas interaktif untuk anak, seperti area edukasi dan pertunjukan cahaya yang menambah daya tarik kunjungan di malam hari.

Sementara itu, Jakarta Aquarium & Safari menghadirkan konsep fantasi bertema “Blissful Fairyland”.

Atraksi ini mengajak pengunjung menjelajahi dunia bawah laut dengan sentuhan visual dan edukasi yang dikemas modern.

Konsep ini dirancang agar anak-anak maupun orang dewasa bisa belajar tentang ekosistem laut sambil menikmati hiburan visual yang imersif.

Di Solo Safari, perayaan akhir tahun dikemas melalui tema “Safari Christmas Joy”.

Nuansa Natal terasa kuat dengan berbagai aktivitas yang menggabungkan hiburan keluarga dan pengenalan satwa.

Pengunjung dapat menikmati pertunjukan tematik sekaligus berinteraksi langsung dengan lingkungan konservasi yang ada di kawasan tersebut.

Taman Safari Prigen dan Enchanting Forest di Jawa Timur juga menghadirkan suasana berbeda lewat tema “Colors of Africa”.

Pengunjung diajak merasakan atmosfer khas Afrika melalui safari malam, pertunjukan satwa, serta instalasi edukatif yang mengangkat pesan pelestarian alam.

Nuansa ini membuat pengalaman berkunjung terasa lebih imersif, terutama bagi wisatawan yang datang bersama keluarga.

Adapun di Bali, Taman Safari menghadirkan konsep edutainment yang memadukan interaksi satwa dan pertunjukan kelas internasional.

Pengunjung dapat mengikuti aktivitas edukatif seperti memberi makan satwa, menyaksikan pertunjukan teater akuatik, hingga menikmati pengalaman bersantap dengan latar habitat satwa.

Seluruh atraksi ini dirancang untuk memperkenalkan konservasi dengan cara yang lebih santai dan menghibur.

Sebagaimana dilansir dari Antara, Melalui rangkaian atraksi tersebut, Taman Safari Indonesia berharap wisatawan tidak hanya menghabiskan waktu libur, tetapi juga membawa pulang pengalaman dan pemahaman baru tentang pentingnya menjaga satwa serta lingkungan.

Taman Safari Cisarua menyeimbangkan tiga pilar jati diri, yakni konservasi, edukasi, dan rekreasi, dengan menempatkan konservasi sebagai fondasi utama. KOMPAS.com/ANINGTIAS JATMIKA Taman Safari Cisarua menyeimbangkan tiga pilar jati diri, yakni konservasi, edukasi, dan rekreasi, dengan menempatkan konservasi sebagai fondasi utama.

Tips liburan ke Taman Safari akhir tahun 2025

1. Cek jadwal buka-tutup Jalur Puncak

Selama libur Nataru, Jalur Puncak kerap menerapkan sistem satu arah (one way) atau penutupan sementara. One way biasanya diberlakukan pagi–siang dari Jakarta menuju Puncak dan sore–malam dari arah sebaliknya. Pastikan memantau informasi resmi sebelum berangkat.

2. Perhatikan jadwal Car Free Night (CFN) Puncak

Pada periode libur akhir tahun, Car Free Night umumnya diberlakukan pada malam pergantian tahun dengan penutupan total kendaraan di jalur tertentu. Atur waktu perjalanan agar tidak terjebak penutupan, terutama jika berencana mengikuti safari malam atau menginap.

3. Datang lebih pagi

Masuk kawasan Puncak sejak pagi hari membantu menghindari antrean panjang akibat one way, sekaligus memberi waktu lebih panjang untuk menikmati area safari.

4. Sesuaikan jadwal pulang

Hindari keluar kawasan Puncak pada sore hari saat arus balik one way diberlakukan. Menginap satu malam atau pulang lebih malam bisa menjadi pilihan untuk mengurangi risiko macet panjang.

5. Pilih hari kunjungan dengan cermat

Jika memungkinkan, hindari tanggal puncak libur seperti mendekati Natal dan Tahun Baru. Hari kerja di sela libur panjang cenderung lebih lengang.

6. Pantau kondisi lalu lintas secara real time

Gunakan aplikasi navigasi dan ikuti kanal resmi kepolisian atau media arus utama untuk mengetahui perubahan mendadak jadwal buka-tutup jalur.

7. Bawa persediaan makanan dan minuman

Kemacetan panjang di Jalur Puncak kerap sulit diprediksi saat libur akhir tahun. Membawa air minum dan makanan ringan membantu menjaga stamina, terutama bagi anak-anak dan lansia, selama perjalanan.

Tag:  #panduan #liburan #akhir #tahun #taman #safari #atraksi #hingga #antisipasi #macet

KOMENTAR