Tidak Ada Ganjil Genap, Cek Jadwal One Way Puncak Bogor Hari Ini
Kawasan Puncak di Kabupaten Bogor, Jawa Barat merupakan destinasi wisata yang selalu dipadati wisatawan setiap akhir tahun.
Keindahan alam pegunungan, udara sejuk, serta beragam pilihan tempat rekreasi menjadikan kawasan ini favorit bagi wisatawan lokal maupun luar daerah.
Tempat wisata di Puncak seperti Taman Safari Indonesia, Dairyland Farm Theme Park Cimory, hingga The Ranch Cisarua, dapat menjadi pilihan untuk menghabiskan waktu libur akhir tahun bersama keluarga
Berdasarkan survei Potensi Pergerakan Orang pada masa Natal dan Tahun Baru 2025/2026 yang dilakukan Kementerian Perhubungan melalui Badan Kebijakan Transportasi bekerja sama dengan Badan Pusat Statistik (BPS), Kementerian Komunikasi dan Digital, serta Akademisi, Jawa Barat tercatat sebagai provinsi tujuan terfavorit libur akhir tahun.
Jawa Barat berada di posisi ketiga sebagai provinsi tujuan terfavorit libur akhir tahun, setelah Jawa Tengah dan Jawa Timur.
Sebanyak 16,61 juta orang diperkirakan bakal bepergian ke provinsi Jawa Barat selama libur akhir tahun, seperti dikutip Kompas.com.
Sebelum berwisata ke Puncak, kamu bisa simak jadwal arus lalu lintas Puncak selama libur akhir tahun berikut ini.
Jadwal arus satu arah menuju Puncak
Situasi terkini jalur wisata Puncak Bogor, Jawa Barat, usai dibuka dua arah setelah diberlakukan one way sejak Rabu (24/12/2025) petang
Dikutip dari Kompas.com, Sabtu (27/12/2025), kawasan wisata Puncak, Kabupaten Bogor, tidak memberlakukan ganjil genap selama 20 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026, atau selama pelaksanaan Operasi Lilin Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026.
Meski demikian, polisi tetap menerapkan rekayasa lalu lintas buka tutup menuju Puncak selama libur akhir tahun.
Jadwal buka tutup jalan menuju Puncak dilakukan saat volume kendaraan meningkat sehingga belum ada waktu tepat kapan one way menuju Puncak diberlakukan.
Biasaya, one way menuju Puncak dilakukan pada pagi hari sekitar pukul 07.30-10.00 WIB. Sebaliknya, one way dari Puncak menuju Jakarta dilakukan mulai pukul 12.30 WIB dan kembali normal pukul 15.30 WIB.
Namun, perlu dicatat bahwa jadwal arus lalu lintas satu arah menuju Puncak ini bisa jadi berubah-ubah menyesuaikan kondisi padatnya kendaraan.
Masyarakat dapat mengikuti pantauan langsung arus lalu lintas menuju Puncak maupun sebaliknya via Instagram resmi Satuan Lalu Lintas Polres Bogor (Satlantas Polres Bogor) @satlantaspolresbogor.tmc.
Waspada cuaca ekstrem
Satlantas Polres Bogor mengimbau masyarakat yang akan berwisata ke kawasan Puncak untuk mengutamakan keselamatan selama perjalanan.
Imbauan ini disampaikan menyusul tingginya volume kendaraan serta karakteristik jalur Puncak yang rawan kepadatan dan perubahan cuaca ekstrem.
“Yang pertama, mohon agar selalu meng-update informasi waktu dan rekayasa pola pengaturan lalu lintas yang diberlakukan oleh Satlantas Polres Bogor melalui media sosial TMC Polres Bogor,” kata KBO Sat Lantas Polres Bogor Iptu Ardian, dikutip dari Kompas.com.
Masyarakat diminta aktif memantau informasi terbaru terkait rekayasa lalu lintas yang diberlakukan kepolisian. Informasi tersebut dapat diakses melalui kanal resmi TMC Polres Bogor.
Wisatawan juga diminta memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima sebelum melintasi jalur Puncak.
Sebab menurut Ardian, karakteristik jalur Puncak didominasi tanjakan yang membutuhkan performa kendaraan yang optimal.
“Jalur Puncak ini karakteristiknya tanjakan, sehingga dibutuhkan kondisi kendaraan yang betul-betul prima agar tidak menimbulkan gangguan lalu lintas maupun risiko kecelakaan,” tuturnya.
Ia mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai kondisi cuaca di kawasan Puncak yang kerap berubah secara tiba-tiba. Hujan lebat disertai angin kencang sering terjadi dan berpotensi mengganggu keselamatan perjalanan.
Mengingat jalur Puncak merupakan kawasan rawan bencana, seperti tanah longsor dan pohon tumbang. Karena itu, pengendara diimbau tidak memarkir kendaraan di lokasi berbahaya.
“Kami mengimbau agar tidak memarkirkan kendaraan di lereng tebing atau lokasi rawan. Gunakan kantong-kantong parkir yang tersedia atau rest area,” ujar Ardian.