Borobudur Bakal Ramai di Akhir Tahun, Kunjungan Diprediksi Tembus 170.000 Wisatawan
Candi Borobudur, cek harga tiket dan jam buka.(canva.com)
17:07
24 Desember 2025

Borobudur Bakal Ramai di Akhir Tahun, Kunjungan Diprediksi Tembus 170.000 Wisatawan

Pengelola destinasi wisata Candi Borobudur memprediksi jumlah kunjungan wisatawan selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 mencapai 170.000 orang, meningkat sekitar 10 persen dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya.

Direktur Komersial PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko atau InJourney Destination Management (IDM), Gistang Richard Panutur, mengatakan mayoritas pengunjung diproyeksikan berasal dari wisatawan domestik.

“Wisatawan mancanegara sekitar 20 persen dari target kami. Fokus kami memang pada mobilitas wisatawan domestik,” ujar Gistang di kompleks Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Senin (22/12/2025), dikutip dari Kompas.com.

Mengapa Kunjungan Borobudur Diprediksi Tinggi?

Menurut pengelola, tingginya proyeksi kunjungan tak lepas dari panjangnya masa libur Nataru, yang mendorong perjalanan keluarga dan rombongan dalam negeri.

Candi Borobudur masih menjadi pilihan utama karena aksesnya relatif mudah dari Yogyakarta dan Jawa Tengah.

Borobudur juga tidak hanya menawarkan wisata sejarah, tetapi pengalaman budaya dan lanskap alam yang indah, termasuk Desa Wisata Borobudur dan Candi Mendut, yang kerap menjadi tujuan pelengkap selama musim liburan.

Antisipasi Kemacetan

Untuk mengantisipasi lonjakan wisatawan, IDM telah menyiapkan pelatihan bagi petugas layanan dan pemandu wisata.

Koordinasi juga dilakukan bersama Dinas Perhubungan Kabupaten Magelang untuk pengaturan lalu lintas di sekitar kawasan candi.

“Untuk mobilitas, kami berhubungan dengan Dinas Perhubungan karena pasti akan terjadi penumpukan kendaraan,” kata Gistang.

Sekretaris Dinas Perhubungan Kabupaten Magelang Mashadi mengatakan, titik rawan kemacetan berada di sepanjang Jalan Candi Mendut, pertigaan Karet, hingga pertigaan Kujon.

“Masalahnya memang di rangkaian jalur itu,” ujar Mashadi kepada Kompas.com, Senin (15/12/2025).

Kemacetan biasanya terjadi satu minggu hingga dua hari setelah Natal, dengan puncak kepadatan pada pagi hari.

Pada sore hari, antrean kendaraan kerap mengular hingga kawasan Candi Mendut menjelang jam operasional berakhir.

Dialihkan ke Jembatan Sigug

Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kabupaten Magelang Suhud Joko Prayitno menjelaskan, sebagian kendaraan pengunjung akan dialihkan menuju Jembatan Sigug usai keluar dari kawasan candi.

“Pengendara tujuan Yogyakarta diarahkan ke perempatan Masjid Kubah Mas. Kendaraan kecil bisa belok kanan, sementara bus belok kiri menuju Blondo agar tidak menambah kemacetan,” jelas Suhud.

Jika arus masih padat, kendaraan kecil akan diarahkan memutar melalui Lapangan drh. Soepardi, sedangkan bus tetap melalui jalur Blondo.

Penulis: Egadia Birru
Editor: Krisiandi

Tag:  #borobudur #bakal #ramai #akhir #tahun #kunjungan #diprediksi #tembus #170000 #wisatawan

KOMENTAR