Panduan Lengkap Road Trip dari Lampung ke Jakarta: 7 Ruas Tol yang Harus Diketahui
Ilustrasi Tol Trans Sumatera. (Kris Samiaji/Sumatera Ekspres)
14:35
24 Desember 2025

Panduan Lengkap Road Trip dari Lampung ke Jakarta: 7 Ruas Tol yang Harus Diketahui

Road trip dari Lampung ke Jakarta masih jadi pilihan favorit banyak orang, terutama saat libur panjang, mudik, atau sekadar ingin menikmati perjalanan darat lintas pulau. 

Selain fleksibel soal waktu, perjalanan ini juga menawarkan pengalaman unik: menyusuri Jalan Tol Trans-Sumatera, menyeberang Selat Sunda, lalu lanjut melaju di jaringan tol Trans-Jawa bagian barat.

Meski terdengar sederhana, perjalanan Lampung–Jakarta lewat tol tetap perlu persiapan matang. Salah satunya adalah memahami ruas-ruas tol yang akan dilewati agar kamu bisa memperkirakan waktu tempuh, biaya tol, hingga titik istirahat yang tepat. 

Nah, supaya perjalananmu lebih nyaman dan minim drama, berikut panduan lengkap tujuh ruas tol utama yang perlu kamu tahu sebelum memutar kunci mobil.

1. Tol Bakauheni–Terbanggi Besar (Bakter), 
Gerbang Awal Road Trip di Lampung

Perjalanan darat dari Lampung menuju Jakarta biasanya dimulai dari Pelabuhan Bakauheni. Begitu keluar dari area pelabuhan, kamu akan langsung terhubung dengan Tol Bakauheni–Terbanggi Besar, atau yang lebih dikenal dengan Tol Bakter.

Ruas tol ini membentang sepanjang kurang lebih 140 kilometer dan menjadi tulang punggung Jalan Tol Trans-Sumatera di Provinsi Lampung. Kondisi jalannya relatif mulus, dengan lanskap khas perkebunan dan hamparan hijau di kiri-kanan jalan. 

Rest area tersedia di beberapa titik dan cukup nyaman untuk mengisi bahan bakar, makan, atau sekadar meregangkan kaki setelah perjalanan panjang.

Tol Bakter menjadi penentu ritme perjalanan. Jika kamu berangkat pagi dari Bakauheni, biasanya ruas ini bisa ditempuh dalam waktu 2–3 jam, tergantung kondisi lalu lintas.

 

2. Penyeberangan Selat Sunda: Bakauheni–Merak

Meski bukan ruas tol, penyeberangan Selat Sunda adalah bagian krusial dalam road trip Lampung–Jakarta. Dari Pelabuhan Bakauheni, kendaraan akan menyeberang menggunakan kapal feri menuju Pelabuhan Merak, Banten.

Durasi penyeberangan rata-rata sekitar 1,5–2,5 jam, tergantung cuaca dan antrean kapal. Pada musim liburan atau akhir pekan panjang, waktu tunggu bisa lebih lama. Karena itu, banyak pelancong memilih memesan tiket feri lebih awal agar perjalanan lebih terencana.

Setibanya di Merak, perjalanan darat kembali dilanjutkan melalui jaringan tol di Pulau Jawa.

 

3. Tol Merak–Tangerang, Akses Utama dari Pelabuhan ke Perkotaan

Keluar dari Pelabuhan Merak, kamu akan langsung masuk ke Tol Merak–Tangerang. Ruas tol ini berfungsi sebagai penghubung utama antara kawasan pelabuhan dengan wilayah Tangerang dan sekitarnya.

Panjang tol Merak–Tangerang sekitar 72 kilometer. Di jam-jam tertentu, terutama pagi dan sore hari, lalu lintas bisa cukup padat karena menjadi jalur vital aktivitas logistik dan komuter. Meski begitu, kondisi jalannya relatif baik dan dilengkapi rest area untuk kebutuhan singkat.

 

4. Tol Tangerang–Jakarta, Gerbang Masuk Ibu Kota

Setelah melewati wilayah Tangerang, perjalanan dilanjutkan melalui Tol Tangerang–Jakarta. Ruas ini menjadi akses utama menuju pusat Jakarta dan biasanya berakhir di kawasan Tomang atau Slipi.
Di sinilah pengemudi perlu ekstra waspada. 

Kepadatan lalu lintas sering terjadi, terutama pada hari kerja. Namun, dengan pengaturan waktu yang tepat—misalnya menghindari jam sibuk—ruas ini tetap bisa dilalui dengan relatif lancar.

 

5. Tol Dalam Kota Jakarta, Menembus Jantung Ibu Kota

Tol Dalam Kota Jakarta menjadi ruas penting bagi kamu yang ingin menuju berbagai titik strategis di ibu kota. Jalur ini menghubungkan kawasan Cawang, Tomang, hingga Pluit.

Meski sering dianggap menantang karena volume kendaraan tinggi, Tol Dalam Kota menawarkan akses cepat ke banyak wilayah Jakarta tanpa harus melewati jalan arteri biasa. Pastikan kamu sudah menentukan tujuan akhir sejak awal agar tidak salah mengambil jalur.

 

6. Tol Prof. Dr. Ir. Soedijatmo (Tol Bandara), Khusus Tujuan Soekarno-Hatta

Jika tujuan road trip-mu adalah Bandara Internasional Soekarno-Hatta atau kawasan sekitarnya, Tol Prof. Dr. Ir. Soedijatmo menjadi pilihan utama. Tol ini terhubung langsung dari Tol Dalam Kota Jakarta dan dikenal sebagai Tol Bandara.

Ruas ini relatif lancar di luar jam sibuk dan menawarkan perjalanan yang lebih terprediksi, cocok bagi penumpang yang mengejar jadwal penerbangan.

 

7. Tol Tambahan Sesuai Tujuan Akhir di Jakarta dan Sekitarnya

Selain enam ruas utama di atas, ada beberapa tol tambahan yang mungkin kamu lewati tergantung lokasi akhir perjalanan:
Tol JORR (Jakarta Outer Ring Road): Cocok untuk menghindari pusat kota dan menuju kawasan TB Simatupang, Cilandak, Cakung, atau Jakarta Timur.

Tol Jagorawi: Digunakan jika tujuanmu mengarah ke Bogor, Ciawi, atau kawasan Puncak.

Tol Jakarta–Cikampek: Menjadi akses utama menuju Bekasi, Karawang, hingga Jawa Tengah.

Tips Singkat agar Road Trip Lampung–Jakarta Lebih Nyaman

Sebelum berangkat, pastikan kondisi kendaraan prima, saldo kartu tol mencukupi, serta cek jadwal dan ketersediaan kapal feri. Mengatur waktu keberangkatan di luar jam padat juga bisa menghemat energi dan waktu tempuh.

 

Dengan memahami urutan ruas tol dari Lampung ke Jakarta, road trip lintas pulau ini bukan lagi perjalanan yang melelahkan, melainkan pengalaman seru yang bisa dinikmati sejak awal hingga tiba di tujuan. (*)

Editor: Dinarsa Kurniawan

Tag:  #panduan #lengkap #road #trip #dari #lampung #jakarta #ruas #yang #harus #diketahui

KOMENTAR